Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Lepas KB


__ADS_3

Hari ini Dara sudah berdandan rapi dia sengaja ingin ke puskesmas untuk melepaskan KB nya,Dara sengaja tidak memberitahu Heri karena dia siap menanggung apapun resiko nya nanti jika Heri marah.


"Mau kemana neng udah rapi" sapa kang Doni tetangga Dara


"Ke puskesmas Kang" jawab Dara lembut


"Kenapa? neng Dara sakit?"


"Nggak kang cuma mau periksa aja, duluan kang" jawab Dara segera pergi.


***


David sedang gelisah menunggu keberangkatan nya yang di tunda karena cuaca di Bali pagi ini sedikit buruk.


"Kenapa bisa begini sih" kesal nya sambil menggenggam ponsel


Sambil menunggu keberangkatan nya David memperhatikan ponsel dan sesekali tersenyum melihat foto-foto dia dan Dara, bermacam-macam gaya Dara tunjukan, wajah imut nya terlihat jelas membuat David bertambah rindu.


"Kamu benar-benar membuat ku gila ra" gumam nya pelan


***


"Sudah..... semoga cepat isi ya bu" ujar sang Bidan

__ADS_1


"Amiin... terimakasih bu,saya pamit dulu" ucap Dara


Setelah dari puskesmas Dara menuju supermarket dia ingin membeli keperluan nya karena memang sudah banyak yang habis terakhir minggu lalu saat bersama Heri itu pun tidak semua nya Dara belanja.


Dara mengambil beberapa cemilan karena malam ini dia berniat nonton Drakor di ponsel nya dan mengambil beberapa suplemen vitamin untuk tubuh nya.


"Bagaimana ya kalau aku hamil pasti lucu dengan perut buncit tapi badan kurus lebih mirip busung lapar..hahaha" oceh Dara tersenyum sendiri sambil menggelengkan kepalanya.


Selesai berbelanja Dara segera kembali kerumah hari ini dia ingin istirahat sambil menikmati drakor nya.


****


Hari sudah pukul dua siang membuat David kesal bukan main untung saja dia bisa terbang hari ini jika tidak mungkin lelaki tampan ini akan mengamuk di Bandara karena menahan rindu.


Sesaat dia melihat ke arah jendela, pesawat pelan-pelan mulai bergerak hati David sedikit tenang karena tidak lama lagi dia dan Dara akan bertemu.


****


Detik jam berjalan begitu cepat dan sekarang sudah jam 11 malam tapi Dara juga belum bisa tidur, sudah dua drakor yang di tonton nya tapi tetap tak membuat hati ini membaik justru dia semakin bosan apalagi kala adegan romantis dia teringat David yang sering memperlakukan nya mesra.


"Mas...kamu sedang apa" isak Dara tiba-tiba teringat akan David


"Apa kamu nggak rindu mas sama aku?,apa kamu nggak kangen sama aku?,apa kamu sudah dapat perempuan baru yang lebih pintar di ranjang dari pada aku?" cecar Dara kesal sambil memeluk bantal guling dan sesekali memukul bantal tersebut.

__ADS_1


"Janjinya satu Minggu tapi ternyata kamu pergi untuk menikah mas,mana janji kamu yang kata nya cinta, lelaki buaya" isak Dara lagi


"Siapa yang buaya sayang?"


"Sayang"


Dara menoleh ke arah pintu kamar nya yang terbuka, memperlihatkan lelaki tampan itu tengah tersenyum pada nya.


"Gila....kenapa bisa begini,Dara loe sedang berhalusinasi, sadar ra" gumam nya sambil mencubit kecil pipi nya sendiri


"Awww....." ringis nya


"Sana mas,,sana!! aku benci kamu jangan datang lagi" usir Dara karena dia merasa berhalusinasi sangking rindunya pada David membuat David tersenyum puas melihat sang pujaan hati tengah merindukan nya.


"Sayang ini aku, kekasih mu"


"Bohong!!! sana!" pekik Dara melempar kan bantal guling nya pada David yang masih berdiri di depan pintu.


Dara menutup tubuh nya dengan selimut membuat David mendekat dan menyibak selimut nya lalu memeluk sang kekasih dan mencium tengkuk Dara.


"Mas ini kamu?" tanya Dara dan di anggukki David sambil tersenyum


"Mas David,aku kangen" aku Dara membalas pelukan David erat..

__ADS_1


__ADS_2