Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Kelas ibu hamil


__ADS_3

"Sayang hari ini jadi kelas ibu hamil nya?" tanya David yang melihat sang istri masih berbaring cantik di ranjang empuk mereka.


"Hmmm...jam 10 mas"


"Mas antar?"


"Nggak usah naik taksi aja, kasihan mas bolak-balik kantor nanti"


"Buat kamu nggak ada yang sulit sayang, apalagi untuk baby kita nanti, semua akan mas lakukan"


"Gombal!!!" cebik Dara


"Kok gombal sih sayang,itu cinta nama nya" jelas David tak terima sang istri menuduhnya hanya sekedar gombal padahal dia benar-benar tak bisa jauh dari Dara.


"Mas, mungkin siang ini aku ke kantor ya,mau ketemu Ratih sama Ranti sekalian mau ngobrol sama bu Kia"


"Tumben?"


"Pengen aja mas,Ratih sama Ranti mau jahilin bu Kia, sesekali"

__ADS_1


"Usil nih mommy kamu dek" ucap David mengusap perut sang istri


"Geli mas"


Deg.....


David merasa kan sesuatu pergerakan di perut Dara.


"Sayang,gerak dedek nya" ujar David histeris lalu meletakkan kembali tangan nya di perut Dara tapi sudah tak ada lagi pergerakan.


"Nakal ya kamu dek,ngerjain papa"


Berkali-kali dia mencium wajah Dara membuat Dara sampai gerah.


"Mas,kata nya mau kerja"


"Nggak bisa pisah dari kamu sayang" rengek David manja


"Kalau papa nggak kerja siapa yang mau cari uang,terus buat lahiran dedek nya gimana? buat perawatan mama nya gimana? harus semangat sayang, cinta juga perlu uang bukan hanya sekedar perasaan" ujar Dara dan dia anggukki David setuju karena dari awal David mengikat Dara masuk kedalam kehidupan nya David sudah berjanji akan membuat Dara bahagia dan memenuhi semua keinginan Dara.

__ADS_1


"Iya sayang mas semangat" jawab David mencium kening Dara


Dara menggandeng tangan David saat mereka keluar dari kamar menuju meja makan untuk menemani sang suami tercinta sarapan setelah itu mengantarkan David sampai ke depan gerbang garasi rumah mereka,di garasi mobil mereka hanya ada dua mobil satu mobil sport mewah milik sang suami dan satu lagi mobil keluarga yang sering dipakai David ke kantor, David sudah beberapa kali mengajak Dara untuk membeli mobil khusus untuk saat istri tapi Dara menolak karena merasa belum membutuhkan nya,saat ini dia lebih nyaman menggunakan taksi dari pada sopir karena Dara jarang keluar sendiri,tapi setelah anak nya lahir mungkin Dara akan menggunakan jasa sopir karena akan lebih banyak keluar membeli kebutuhan sang baby nanti.


***


David sedang memeriksa langsung ke bagian produksi di sana sudah ada Ranti dan Ratih serta bu Kia yang sedang mengawasi para pekerja.


"Saya berniat untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan luar pak Rudi karena ada beberapa teman saya menawarkan nya,jadi saya minta untuk lebih di tingkat kan lagi kwalitas nya agar saat kita mengirim kan sampel barang nya nanti mereka akan tertarik" jelas David


Ratih dan Ranti memperhatikan sang bos dari kejauhan.


"Gimana nggak kepincut si Dara Tih,loe lihat tu big bos tampan nya nggak ada obat,siapa pun juga mau menjadi posisi Dara meskipun sudah punya suami" ucap Ranti


"Ya Ran, beruntung ya si Dara dapat big bos,kita sebagai sahabat nya juga bisa ikut senang lah penderitaan nya di bayar kontan oleh Tuhan" sahut Ratih


"Jujur gue sedikit takut lihat si Bella itu tih,takut nya pak bos malah kepincut, soalnya dia kan sedikit liar gitu, kemarin-kemarin nggak berani karena memang pak David masih lajang kan , sekarang dia sudah tau pak David punya istri Dara ,takut nya dia nekad"


"Semoga aja nggak Ran,Dara bening gitu apalagi cantik banget,gue nggak yakin lah pak Bos bisa berpaling dari Dara"jawab Ratih,bu Kia yang mendengar kan sejenak percakapan dua bawah nya ini menjadi tertarik untuk meminta Bella mengganggu Pak David,mana tau saja pak David berpaling dari Dara soalnya dia sedikit tidak suka pad Dara yang cantik dan kelihatan sombong menurut nya.

__ADS_1


__ADS_2