Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Pulang kampung


__ADS_3

Rasa haru dan perasaan campur aduk di rasakan Dara saat ini karena dia sedang memegang akta cerai nya dengan Heri.


Kenapa bisa cepat? jangan di tanyakan lagi semua nya karena David yang mengurus nya bahkan Dara tak sekalipun bertemu Heri lagi semua tentang Heri sudah di kubur Dara dalam-dalam dan Askes komunikasi pun sudah di tutup oleh Dara hingga tak ada lagi kenangan bersama Heri.


"Mas sebaiknya aku pulang dulu ke kampung sampai masa Iddah ku berakhir" ujar Dara


"Kenapa sayang?"


"Aku takut kalau Keluarga ku tau dari Heri nanti malah salah paham, lebih baik aku yang cerita apalagi perut ku akan makin membesar nanti nya mas" ucap Dara


"Lalu bagaimana dengan mas?"


"Setelah anak ini lahir kita menikah"


"Sayang itu terlalu lama mas tidak sanggup berjauhan dengan kamu selama itu,kamu tau sendiri kan mas yang sering mengidam selama ini dan cuma kamu yang bisa menjadi penawar nya.


"Lalu bagaimana mas, tidak mungkin aku tetap tinggal di apartemen ini dalam kondisi hamil dan kita kumpul kebo begini,apa kata orang jika ada yang tau?"

__ADS_1


"Kenapa tidak menikah sekarang saja?"


"Mas aku tidak mengerti dengan pandangan agama,lagi pula kalau menikah harus ada wali nya yaitu ayah ku mas,aku harus jelas kan semua nya dan tidak mungkin aku mengatakan bercerai dengan mas Heri karena hamil anak kamu"


David menendang kaki nya ke udara,dia tidak bisa jauh dari Dara,tapi dia mau bagaimana lagi Dara masih punya keluarga tidak mungkin dia bertahan dengan ego nya.


"Tapi kamu harus kabari mas terus sayang,aku tidak mau hilang kontek mas bisa gila kalau kehilangan kamu dan anak kita"Pinta David dan diangguki Dara.


"Jaga terus anak sayang,tiap bulan akan mas kirim uang,jangan lupa periksa dan Vitamin nya,beli apapun yang kamu mau jangan sampai anak kita ileran" ujar David membuat Dara mengerutkan keningnya


"Mas suka baca Artikel sayang,kata nya kalau ngidam ibu hamil tidak di turuti akan ileran"


Dara menggeleng pelan sampai sebegitu nya David mempelajari tentang ibu hamil.


****


Setelah pergi periksa kehamilan pagi ini David mengantarkan Dara ke Bandara karena perempuan itu meminta pulang kampung halaman nya terlebih dahulu,Berkali-kali David mencium kening Dara karena tidak ingin berpisah.

__ADS_1


"Sayang mas yakin tidak akan bisa makan dan tidur nyenyak karena jauh dari kamu" ujar David manja


"Hanya sementara mas,kita pasti akan bersama kamu tenang saja"


"Jika semua nya selesai mas akan menyusul kamu,beri mas kabar secepatnya sayang" pinta David yang sudah mengantongi alamat Dara di kampung.


"Iya,mas jangan terlalu lelah bekerja"ingat Dara


"Mas harus semangat sayang karena akan ada anak kita yang bersiap menghabiskan uang papa nya,dan ada kamu yang harus mas buat bahagia" jawab David membuat Dara terharu,jika boleh memilih dia ingin selalu menemani David tapi Dara juga harus pulang agar Keluarga nya tau dengan kondisi nya saat ini.


Elusan lembut di perut Dara membuat perempuan ini mengeluarkan air mata.


David menghapus air mata Dara dan mencium perut perempuan cantik ini jika saja ini bukan di Bandara David pasti kan perpisahan ini seperti Drakor yang sering di putar Dara tapi ini Indonesia akan banyak pasangan mata yang memperhatikan mereka jika berciuman di tempat umum.


"Hati-hati di jalan sayang,terus kabari mas" pinta David saat melepas kan kepergian sang kekasih, Dara melambaikan tangan nya lalu segera masuk ke dalam Bandara.


David berdiam diri setelah kepergian Dara, seperti nya dia harus mengatakan pada sang ayah mengenai pernikahan nya nanti.

__ADS_1


__ADS_2