
"Kok lama Ra?" tanya Ratih
"It-u pak David itu,sakit!" jawab Dara sedikit gugup.
"Jadi agak lama gitu deh jelasin nya"jawab Dara membuat Ratih dan Ranti saling pandang
"Kenapa kalian, nggak percaya? lihat aja sendiri, pak David muntah-muntah" ucap Dara saat melihat Ekspresi kedua sahabatnya ini
"Siapa bilang nggak percaya, percaya kok,iya kan Tih percaya,cuma agak heran aja kenapa pak David terus minta kamu yang menjelaskan nya, kenapa sekali-kali nggak minta kita,kita kan juga mau deketin pak David ra" ujar Ranti dan di anggukki Ratih setuju
"Kalian suka pak David?" tanya Dara
"Bukan suka tapi kagum,habis nya do'i tampan banget ra, udah punya pacar belum ya pak David nya,kalau punya anak dari pak David kaya nya seru deh ra pasti tampan dan ganteng" celetuk Ratih
"Ya lihat bibit ibu nya dulu dong,kalau jelek bisa aja kan anak nya ikutan jelek,ikut ke ibu nya" jawab Dara
__ADS_1
"Iya juga ya ra hihihi" sahut Ratih tertawa kecil
Dara menghela nafas panjang, untung saja dua sahabat nya ini tidak curiga,tadi dia ingin segera kembali ke pabrik tapi David terus saja memeluk nya, meskipun tidak melakukan apa-apa tapi Dara merasa ketakutan jika ada yang mengetahui hubungan mereka bisa-bisa Dara di tuduh perempuan penggoda atau pun gatal karena dia sudah punya suami padahal orang tidak tau apa yang sudah terjadi pada rumah tangga nya selama ini.
***
"Mas kalau begini terus seperti nya kamu harus berobat deh mas,aku khawatir" ucap Dara sambil menggosok punggung David yang tengah berbaring di paha nya, David tak mengizinkan Dara pergi dari sisi nya karena bau tubuh Dara membuat nya tenang dan jika berjauhan David akan merasa mual lagi.
"Apa begini efek kecanduan istri orang ya sayang nggak mau jauh" ujar David lemah
"Apa mungkin ini karma untuk ku sayang karena sudah mengganggu kamu yang memiliki suami" tanya David
"Karma kok begini mas,ini sih doyan" Celetuk Dara membuat David terkekeh kecil, memang benar jika dia berjauhan dengan Dara mual nya semakin parah, wangi tubuh Dara lah yang bisa membantu David lebih tenang.
"Besok aku temani mas ke dokter saja biar tau apa penyakit nya mas" ucap Dara dan di anggukki David lemah
__ADS_1
"Ayo tidur,sini aku peluk ya"
"Hmmm"jawab David yang memang ingin berbaring bawah ketiak Dara.
****
"Dara kamu di mana? aku tunggu di rumah sekarang" pesan Heri
Ternyata Heri langsung mengurus cuti nya agar bisa menyelesaikan urusan nya dengan Dara,dia tidak mau hubungan nya dan Dara justru makin memburuk.
Dara membelalakkan matanya saat melihat isi pesan Heri yang sudah menunggu nya di rumah.
"Aku kerja" jawab Dara
"Aku susul ke tempat kerja jika kamu tidak mau pulang"ancam Heri membuat Dara bangkit dari tempat tidur nya dan segera merapikan penampilan nya,di liriknya David yang masih tertidur pulas Dara tidak tega membangunkannya nya karena semalam David mengingau dan baru tertidur pukul dua dini hari.
__ADS_1
Di cium nya kening kekasih nya ini lalu Dara segera pergi,Dara juga merasa perlu menyelesaikan permasalah nya dan Heri agar segera bercerai.