
"Bagaimana langkah selanjutnya pa?" tanya David pada sang papa yang terlihat duduk berdiam diri.
"Ntah lah Vit yang jelas surat cerainya akan papa urus secepatnya,papa tidak mau Miranda hadir lagi dalam kehidupan kita,cukup sudah kesalahan papa dengan menikahi nya,papa tidak bisa bayangkan jika dia berhasil mencelakai Dara,papa benar-benar berdosa!"
"Maaf kan aku pa"
"Bukan kamu yang harus minta maaf tapi papa Vid,papa yang gegabah untuk menikah lagi,andai saja dulu papa tetap sendiri memang tidak ada yang bisa menggantikan posisi mama kamu"aku pak Haris
"Sudah lah pa,jangan menyesali diri,Dara juga tidak kenapa-kenapa, Miranda hanya wanita yang gila harta pa,dia tau harta papa ada semua pada ku jadi dia ingin mencelakai Dara karena sakit hati" jelas David dan di anggukki Pak Haris
"Untung saja semua nya sudah kamu kuasai kalau tidak sudah pasti wanita gila itu akan memaksa papa dengan semua kegilaan nya"
"Aku akan selalu melindungi papa dan Dara semampu ku" ucap David memeluk tubuh sang papa.
*****
__ADS_1
Seminggu sudah berlalu Heri sendiri sudah meletakkan anak nya di panti asuhan hanya itu satu-satunya cara yang dia bisa lakukan saat ini karena ibu nya tidak mau menerima anak itu dengan alasan bukan cucu nya.
Sebenarnya Heri mau saja merawat nya tapi untuk saat ini dia harus bekerja,jika ibu nya berbaik hati merawat anak itu Heri yang akan mengirim kan uang setiap bulan nya tapi ibu Heri terlalu malu mengakui anak itu apalagi hampir seluruh warga tau kalau Heri menikahi mantan pelacur dan kini kembali lagi menjadi pelacur setelah mereka bercerai.
"Maaf kan ayah nak,hanya ini jalan satu-satunya yang ayah punya,jika ayah sudah menikah lagi akan ayah jemput kamu kembali dan tiap bulan akan ayah kirim kan kamu uang" ucap Heri pada bayi perempuan mungil itu.
Bayi yang tak berdosa tapi harus menanggung akibat perceraian orang tua nya.
"Bu,titip anak saya ya,tiap bulan nya akan saya kirimkan uang untuk beli susu ke rekening yayasan bu" ucap Heri
"Saya yang seharusnya berterima kasih Bu karena panti ini sudah mau menampung anak saya" ujar Heri lagi
Heri mencium kening anak nya lalu segera pamit,air mata nya menetes saat hendak pergi, seharusnya anak perempuan mendapatkan perlindungan dari seorang ayah tapi justru di letakkan di panti asuhan, sungguh miris! Heri merasa dia menjadi seorang ayah yang tidak berguna tapi mau bagaimana lagi,dia harus bekerja demi menghidupi dirinya dan anak perempuan nya ini,kali ini Heri benar-benar ingin bekerja dan mengumpulkan uang untuk tabungan agar bisa membuka usaha dan bersama dengan anak nya.
****
__ADS_1
"Kenapa aku tidak tau mas?" tanya Dara
"Cerita nya panjang sayang mas tidak mau kamu terpikir oleh itu, karena kamu sedang hamil"
"Tapi aku juga harus tau mas,bukan nya seperti orang bego begitu" kesal Dara karena hanya dia yang tidak tau kejadian Miranda di penjara
Saat ini sepasang suami istri itu tengah menginap di rumah pak Haris, sudah dua hari ini sang papa tidak enak badan membuat David dan Dara berinisiatif menemani nya,tapi Dara tak melihat Miranda dan saat bertanya pada sang bibi,bibi mengatakan kalau Miranda di kantor polisi sudah seminggu ini dan pak Haris sedang mengurus perceraian mereka,betapa malu nya Dara karena lebih tau pembantu dari pada dirinya yang berstatus menantu.
"Aku mau kamu ceritain semua nya mas?"
"Iya....iya,nanti malam sayang,jangan sekarang kasihan papa" bujuk David yang melihat Dara cemberut.
****
Izin promo kak, mampir di cerita terbaru ku kak Terjebak cinta om Duda 🙏
__ADS_1
Sudah rilis beberapa bab.