Pernikahan Luar Biasa

Pernikahan Luar Biasa
Anak Heri


__ADS_3

"David jadi pergi hari ini pa?" tanya Miranda mulai menyelidiki


"Hmmm...siang ini"jawab pak Haris


Miranda menarik sudut bibirnya kecil tanpa dia ketahui kalau pak Haris sudah mengetahui semua kebusukannya.


"Pa,hari ini aku tidak enak badan,aku mau istirahat di kamar saja,papa mau keluar?" tanya Miranda dan di jawab gelengan oleh pak Haris


"Papa harus mengecek beberapa laporan keuangan dari kantor,tadi sudah dia email oleh Andi" jawab pak Haris,Andi selain keponakan Pak Haris dia bertugas mengawasi semua perusahaan karena jika David sendiri tidak akan mampu jadi Andi adalah salah satu orang kepercayaan mereka.


"Papa ke ruang kerja dulu ya" ucap Haris dan di anggukki Miranda.


Bukan tanpa alasan Miranda tidak mau keluar rumah dia ingin skenario nya berjalan mulus,Jika terjadi sesuatu pada Dara dia bukan pelakunya secara dia di rumah dari pagi.Semalam Miranda sudah membujuk Roni semalam agar menjalankan aksinya dan Miranda menjanjikan keselamatan untuk kekasih gelap nya itu.


Pak Haris menghubungi David terlebih dahulu untuk selalu berhati-hati, David sudah mengarahkan anak buahnya di setiap sudut rumah dan dari ujung ke ujung jalan sudah di kepung tanpa sepengetahuan Roni,kali ini Pak Haris sendiri yang ikut campur dalam menjebak Miranda agar masuk ke perangkap nya dan dia akan menjebloskan Miranda ke penjara.


"Pintar sekali kamu ingin cuci tangan dari masalah ini Miranda" gumam Pak Haris pelan


Lelaki yang sudah lebih dari setengah abad itu sedikit menggeleng kan kepala nya karena merasa bodoh sendiri sudah menikahi perempuan seperti Miranda.

__ADS_1


****


"Mas,hari ini kamu nggak ke kantor?" tanya Dara yang melihat sang suami hanya berbaring di kamar


"Tidak sayang,mas mau menemani kamu hari ini"


"Tumben mas?" tanya Dara mendekati sang suami sambil memegang dahi David takut-takut kalau sang suami sakit ataupun sedang mengidam lagi seperti dulu.


"Nggak panas" gumam Dara


"Memang tidak sakit,jadi tidak mungkin panas sayang"jawab David menarik Dara kedalam pelukannya


"Mas mau peluk-peluk kamu sayang" manja David membuat Dara kegelian


"Mas....ini sudah pagi loe"ingat Dara


"Pagi dan malam tidak ada beda nya sayang, sama-sama enak kan" ucap David sedikit terkekeh membuat Dara menggelengkan kepalanya melihat kelakuan mesum sang suami.


***

__ADS_1


"Pulang ri kalau tidak ibu letakkan anak ini di panti asuhan,ibu tidak mau" kesal ibu Heri


"Sabar bu,nanti aku hubungi Rani"


"Cepat!!! ibu tidak mau sampai warga melihat anak ini, sialan perempuan pelacur itu seenaknya meletakkan anak nya di depan rumah,ibu macam apa dia" omel ibu Heri lagi membuat kepala Heri pusing


"Iya...iya bu"


"Ibu tidak mau tau hari ini harus di ambil kembali anak ini kalau tidak ibu letakkan di panti"ancam ibu Heri lagi


"Hoek......hoek...."terdengar suara tangisan sang bayi membuat ibu Heri semakin pusing


"Diam.....!!! bisa pecah ini kepala ku kalau kamu nangis melulu"geram ibu Heri


"Cepat pulang Ri" ketus nya sambil menutup ponsel.


Rania meletakkan anak nya di depan pintu rumah ibu Heri, sesuai dengan ucapan nya dulu,dia tidak ingin di sulitkan dengan anak itu karena dia ingin kembali ke profesi nya jika memiliki bayi akan sulit untuk menjadi wanita malam kembali.


Tapi ibu Heri tidak yakin kalau anak itu anak Heri membuat nya tidak mau mengurus nya apalagi jika ada tetangga yang tau sudah pasti akan menjadi buah bibir di kampung mereka.

__ADS_1


__ADS_2