
"Zain, kamu... besok jaga dimana? Tanya Ica sembari matanya gak lepas dari layar lebar di depannya.
Ketiganya masih asyik menonton film yang diputar sambil duduk beralaskan tikar hasil beli lima ribuan di ibu-ibu yang keliling menawarkan tikar sekali pakai.
Ica dan Zain nampak nyaman duduk lesehan di tanah atau bahasa kerennya Ngelempo. Berbeda dengan Aksa, ia nampak gelisah tidak bisa duduk dengan nyaman.
"Brahu..." Sahut Zain cepat.
"Kalo Mas Aksa, besok mau ikut Zain?" Tanya Ica membuat Aksa terkejut diberi pertanyaan sama cewek cantik di depannya itu.
"Besok aku gak akan kemana-mana. Mau nyusun laporan." Bisik Aksa.
"Oohh... ya sudah.. padahal mau aku ajak jalan-jalan lagi." Ucap Ica dengan cueknya sambil mengunyah tahu goreng.
"Hmmm..... udah berapa lama yaa... aku gak makan tahu goreng kayak gini." Ica masih bergumam dengan dirinya sendiri.
"Ca.. berisik banget siih... kamu mau nonton atau makan siih?" Protes Zain.
"Makan... tuuh yaaa... di sekeliling ini banyak orang jualan makanan, sayang banget kalo dilewatkan... " Ucapnya sengaja berbisik dengan kencangnya di telinga Zain.
"Busyeeet... deh. Kuping aku masih normal gak usah teriak kenapa?" Omel Zain
"Wkwkwkkkkkk...." Tawa keras Aksa melihat kedua makhluk di depannya.
"Zain... kamu mau sosis gak?" Ica menawari Zain sosis bakar di tangan kanannya.
"Aaiissh... makan lagi makan lagi... tuh perut atau gentong sih?" Umpat Zain tapi tangannya menerima sosis bakar yang ditawari Ica.
"Haa haaa.... Zain, kalo masih mau makan gak usah ngumpat-ngumpat gitu kaleee..." Suara Aksa tampak meledeknya dengan mulut yang juga penuh sosis bakar.
"Ca... sumpah deh, kalo pergi sama kamu aku gak takut kelaparan. Ciamiik... Keren kamu Ca... " Puji Aksa sambil memberikan jempolnya ke arah Ica.
"Gak butuh jempol. Ica lagi butuh es Capcin yang sueegeerr... buaangeet nee Mas.." Ucap Ica seenaknya.
"Wkwkkk..... noo.. bidadari lagi butuh minum. Sudah sana beliin." Ledek Zain.
__ADS_1
"Kampret .. bales aku yaa." Kata Aksa sambil ngeluyur nyari es capcin sesuai permintaan Ica.
" Zain..., Malam-malam makan rujak enak kalee yaa..." Kata Ica dengan senyum mautnya.
Seakan tahu perkataan Ica adalah titah, Zain berdiri, "Sumpah ya...Ca. Cukup, ini yang terakhir.... Sekarang sudah putaran film terakhir tapi kamu dari tadi memamah biak gak jelas gitu."
Ica hanya cengar cengir mendengar ucapan Zain yang baginya adalah sebuah lelucon. Tak pernah dianggap serius.
"Loo Zain kemana?" Tanya Aksa saat mereka berpapasan.
"Si Mak Lampir cantik itu minta rujak." Ucap Zain dengan kesal.
"Syukuriin..." Kede Aksa sambil berlari kembali ke tempat Ica duduk.
Ica dari jauh nampak kegirangan, bisa ngeprank dua cowok ge-je yang bersamanya itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pukul 08.00
**Flashback kemarin malam....
Pulang dari nonton layar tancap**...
"Ca, besok aku jemput jam delapan yaa... Kita jalan-jalan." Bisik Ica ditengah perjalanan menuju rumahnya.
"Gak usah bisik-bisik aku denger." Sahut Zain dari depan.
Ica terlihat kaget mendengar permintaan Aksa, karena tadi kan katanya mau bikin laporan.
"Nguping aja..." Omel Aksa
"Haa... ha.. gak nguping sih, tp suara kamu tuh terdengar sampai sini." Ledek Zain.
"Mas Aksa udah pernah ke petilasan Siti Hinggil?" Tanya Ica
__ADS_1
"Belum...."
"Okay... besok ke sana. Mumpung Zain gak di sana." Kata Ica sambil tersenyum meledek ke arah Zain yang spontan menoleh ke belakang karena namanya si sebut.
"Kampret .... mentang-mentang udah dapet teman kencan aku di tinggalin yaa." Protes Zain, disambung tawa pedas Ica dan Aksa.
Now...
Smart fortwo passion Aksa melengang di jalanan Trowulan.
"Ngerasain juga duduk di dalam smart fortwo passion. Mobilnya orang songong. 😅😅😅." Kata Ica dengan senyum manisnya.
"Kok mobil orang songong sih Ca?" Yang punya mobil gak terima dibilang songong.
"Lha gak songong gimana? Mobilnya aja muat berdua doang. Apalagi coba namanya kalo bukan songong. Gak bole orang lain nebeng. Tapi masih level dua sih. masih ada lagi mobil songong level 1." Kata Ica sambil sesekali membetulkan poninya yang jatuh ke depan wajahnya karena sudah mulai panjang.
"Emang yang level 1, mobil apa Ca?" Kepo aksa.
"Mobil balap." Seketika tawa Aksa membahana seantero mobil.
"Berisik..." Potong Ica disela-sela suara tawa Aksa yang gak bisa berhenti.
"Ya iyyaa laaahh.... " Ucap Aksa mengalir tawanya.
"Kita cari makan dulu ya Ca." Kata Aksa begitu sampai perempatan Traffight Light Trowulan sebelum belok kanan menuju Petilasan Siti Hinggil.
Ica hanya mengangguk. Karena sekarang dia mencoba memakaikan jepit rambut di poninya supaya tidak menganggu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
**Maaf ya teman-teman baru update...
support terus yaa....karyaku...
kasih like , komen, vote dan rate yaa... pliss....
__ADS_1
💖💖💖**