Queen Mafia And Handsome Army

Queen Mafia And Handsome Army
Sahabat Sejati


__ADS_3

Di hutan yang cukup lebat, terlihat sebuah mobil sport melintas disana. Tak lama kemudian, mobil tersebut berhenti di tempat yang terlihat cukup luas. Setelah itu, keluarlah seorang gadis berparas cantik dengan memancarkan aura yang sangat kuat.


"Aku harap, ini adalah keputusan yang sangat tepat." Ucap gadis itu sembari melihat sekelilingnya. Dia tak lain dan tak bukan adalah Olive.


Setelah mengatakan itu, Olive berjalan menuju sebuah pohon besar yang disana terdapat sebuah tombol rahasia. Dengan segera, ia berjongkok untuk memencet tombol tersebut. Namun tiba tiba saja....


Hap


Ada seseorang mencekal tangannya hingga membuat dia menghentikan aktifasnya. Olive pun langsung menengadahkan kepalanya untuk menatap orang tersebut, seketika ia di buat terkejut bukan main saat melihat dua orang yang sangat ia kenal berada disana.


"Kalian..." Pekik Olive kemudian berdiri dari jongkoknya dan orang itu juga melepaskan cekalannya


"Olive, apa kamu sudah gila? Jangan aneh aneh deh." Kesal orang itu tiba tiba, dia ternyata adalah Yuki dan ada Via yang berdiri disampingnya.


Entah sejak kapan mereka berada disana, tidak ada yang tahu. Bahkan mobil yang di kendarai mereka sudah terparkir tepat di belakang mobil Olive.


"Iya Liv, aku tahu kalau kamu masih belum bisa mengikhlaskan semua ini sepenuhnya. Tapi jangan sampai melakukan hal konyol seperti ini." Timpal Via yang juga ikut kesal


"Ya, aku memang gila, sangat gila. Dan yang membuatku gila adalah mereka, mereka yang sudah merusak kebahagiaanku. Hidupku yang sangat sempurna, seketika menjadi hancur karna mereka dan aku tidak bisa berdiam diri saja melihat semuanya hancur di depan mataku sendiri." Seru Olive mendadak tersulut emosi sembari menunjuk dirinya sendiri dan juga sedikit meninggikan suaranya


"Tapi tidak harus seperti ini kan. Kita bisa cari jalan lain dan kita bisa menyerahkan semuanya pada pihak berwajib." Ujar Yuki mencoba memberi pengertian


"Sekarang aku tanya, Apa mereka sudah berhasil menangkapnya? Apa mereka juga berhasil melacak keberadaanya? Dan apa mereka sudah menemukan salah satu dari rekannya? Enggak kan. Bahkan sampai sekarang, mereka sama sekali belum menemukan titik terang tentang keberadaannya." Balas Olive berusaha menahan amarahnya agar tidak kelepasan


"Liv, jika kamu tetap melakukan ini, itu sama aja kalau kamu..." Belum sempat Via menyelesaikan ucapannya, tiba tiba saja sudah di sela oleh seseorang


"Penjahat. Ya, aku penjahat bahkan akan lebih jahat dari mereka. Mereka sudah berani membangunkan iblis, jadi merekalah yang harus menanggung akibatnya." Potong Olive dengan sorot mata penuh kebencian sembari mengepalkan kedua tangannya


"Aku mengerti perasaan kamu Olive, tapi kenapa semuanya harus begini?" Batin Yuki menatap Olive sendu


"Apa Olive akan benar benar melakukannya? Ini sangat tidak baik." Batin Via khawatir


"Apa kalian tahu, siapa dalang dibalik kejadian ini?" Tanya Olive tiba tiba


"Siapa?" Tanya Via penasaran begitupun dengan Yuki


"Mereka tak lain adalah Mafia The Scorpion King." Jawab Olive menekankan kata katanya yang seketika membuat Yuki dan Via terkejut bukan main


"Apa?! Mafia?! Kamu tahu darimana soal ini?" Pekik Yuki kemudian bertanya kepada Olive


"Aku mengetahuinya dari Cakra dan Gerry saat kita bertemu di pemakaman waktu itu. Dan mereka juga menemukan bukti akurat jika mafia itu adalah pelakunya." Jelas Olive mengatakan yang sejujurnya


"Pantas saja semua polisi bahkan tentara sekalipun sangat sulit melacak keberadaan mereka. Ternyata mereka seorang mafia, sungguh aku tidak menyangkanya." Ucap Yuki pelan, tapi masih bisa di dengar oleh kedua sahabatnya


"Sekarang kalian tahukan, kenapa aku harus melakukan ini. Aku harus melakukannya agar mommy sama daddy bisa mendapatkan keadilan yang sesungguhnya." Seru Olive penuh penekanan

__ADS_1


Saat Yuki hendak membuka suaranya lagi, tiba tiba saja tanah lapang disana terbuka dan tak lama kemudian keluarlah dua orang yang sangat mereka kenal mengendarai sebuah sepeda motor dengan berboncengan.


"Mereka..." Pekik kedua orang itu


Kedua orang itu yang melihat kehadiran mereka cukup terkejut, kemudian sang pengemudinya pun menghentikan motornya saat sudah berada di atas tanah atau lebih tepatnya berada tak jauh dari Olive dkk.


Setelah motor terparkir, mereka segera menghampiri Olive dkk dan tanah yang terbuka tadi tiba tiba saja tertutup secara otomatis.


"Sedang apa kalian disini?" Tanya salah satu orang itu yang tak lain adalah Cakra dan tentunya ia bersama dengan Gerry


"Kita gak ngapa ngapain." Balas Yuki dengan cepat sebelum Olive menjawabnya


"Kita hanya ingin jalan kesini aja." Timpal Via


"Lalu kenapa-..."


"Apa tawaran kalian masih berlaku?" Tanya Olive tiba tiba dengan memotong ucapan Gerry


Mendengar pertanyaan Olive barusan tentu membuat Yuki dan Via menatapnya dengan tatapan tak percaya. Sedangkan Cakra dan Gerry saling pandang satu sama lain dengan mengerutkan keningnya bingung tentang maksud dari pertanyaan Olive, namun seketika mereka berdua mengerti maksud dari pertanyaan itu.


"Tentu. Sampai kapanpun itu akan berlaku." Jawab Cakra penuh semangat


"Liv, jangan." Ucap Via melarangnya, sedangkan Yuki hanya menggelengkan kepalanya saja, pertanda ia juga melarangnya


"Aku mau menjadi Queen kalian." Finish Olive tanpa mempedulikan larangan dari kedua sahabatnya


"Apa aku kelihatan bercanda?" Balik tanya Olive dengan tatapan dinginnya membuat Cakra dan Gerry tersenyum senang


"Dan untuk kalian berdua. Sekeras apapun kalian melarangnya, aku akan tetap pada pendirianku. Terserah kalau kalian menganggap aku egois, tapi aku tidak punya pilihan lain. Maaf, kalau aku harus membuat kalian kecewa. Jika kalian tidak mau berteman denganku lagi atau bahkan kalian membenciku, aku tidak masalah dan aku juga tidak bisa membenci kalian berdua karna ini adalah kesalahanku. Tapi aku minta sama kalian, jangan pernah mengatakan ini sama bang Genta ataupun kak Shifa. Aku tidak mau jika mereka membenciku karna ini." Lanjut Olive panjang lebar sembari menatap Yuki dan Via dengan intens


"..........." Tak ada jawaban dari kedua sahabatnya karena mereka sendiri bingung harus mengatakan apa


"Hmm... Kalau begitu, Queen ikut dengan kami untuk memperkenalkan Queen pada semua anggota, kebetulan saat ini semua anggota sedang berkumpul." Ajak Cakra


"Baiklah." Balas Olive langsung menyetujuinya


Gerry pun berjalan ke pohon besar itu dan dia langsung memencet tombol untuk membuka ruang bawah tanah tersebut. Setelah terbuka Olive melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam namun saat beberapa langkah, tiba tiba saja...


"Aku ikut denganmu." Seru Yuki tiba tiba membuat langkah Olive terhenti dengan posisi membelakanginya


"Aku juga." Timpal Via tanpa keraguan sedikitpun


Seketika Olive pun membalikkan badannya untuk menatap kedua sahabatnya itu.


"Apa yang kalian katakan?" Tanya Olive tak percaya dengan permintaan kedua sahabatnya

__ADS_1


"Seorang sahabat tidak akan pernah membiarkan sahabatnya mengalami masalah yang berat. Kita akan selalu bersama saat suka maupun duka, karna kita adalah sahabat sejati, sahabat sehidup semati." Ucap Yuki menatap Olive intens


"Liv, kita bukan hanya sekedar sahabat, melainkan sudah menjadi keluarga. Jadi jangan pernah menganggap diri kamu hanya sendirian, karna kami disini selalu ada buat kamu." Timpal Via


"Kalian..." Ucap Olive pelan yang tanpa terasa menitikkan air matanya karena sangkin terharunya, bahkan Cakra dan Gerry juga dibuat terharu dengan persahabatan mereka bertiga


"Kenapa kamu berpikir jika kita akan membenci kamu hanya karna kamu adalah seorang mafia? kita bersahabat dengan kamu itu tulus dari hati, bukan karna status atau apapun itu. Jadi, mau kamu seorang mafia sekalipun, itu tidak akan membuat persahabatan kita goyah. Karna bagi kita, kamu adalah Olive yang kita kenal dengan sosok baik, dan itu tidak akan berubah sampai kapanpun." Seru Yuki lagi


"Kita tahu, kamu melakukan ini karna keadaanlah yang memaksa dan kita bisa memakluminya. Mungkin jika kami yang berada di posisi kamu, kami akan melakukan hal yang sama. Jadi izinkan kami untuk membantu kamu membalaskan dendam pada mereka semua, agar Om Adam dan tante Okta bisa mendapatkan keadilan." Pinta Via yang juga di angguki Yuki


"Tapi ini bahaya." Ucap Olive penuh kekhawatiran


"Justru karna ini bahaya, kami tidak mungkin membiarkan kamu melakukan semuanya sendiri. Jika kita bersatu, maka kesempatan untuk menang akan sangat besar." Balas Via


"Dan kamu jangan mengkhawatirkan kami, karna kami bisa jaga diri. Yang terpenting saat ini adalah fokus pada misi pembalasan dendam kamu. Kami siap membantu sekuat tenaga agar misi ini berhasil dan kemenangan berada di pihak kita." Timpal Yuki penuh keyakinan


Greb


Tanpa memberi aba aba, Olive langsung berhambur memeluk kedua sahabatnya dan mereka berdua juga dengan senang hati membalas pelukan Olive.


"Makasih, makasih karna kalian sudah menjadi sahabat terbaikku. Aku sangat bersyukur bisa mempunyai sahabat seperti kalian." Ujar Olive dalam pelukannya dengan air mata terharunya


"Kamu juga sahabat terbaik kami, baik untuk sekarang ataupun selamanya." Balas Yuki tersenyum tulus


"Jadi gimana? Apa kami boleh bergabung?" Tanya Via sembari melepaskan pelukannya


"Jika itu kemauan kalian, maka aku tidak bisa melarangnya, bukan?" Balas Olive setelah menghapus air matanya kemudian dia tersenyum tulus


"Hmm... Aku salut dengan persahabatan kalian. Aku tidak pernah melihat persahabatan seperti ini." Seru Gerry memuji sembari tersenyum tulus


"Sama. Aku juga baru kali ini melihatnya." Timpal Cakra dan hanya di balas senyuman tulus dari Olive dkk


"Jadi, kita masuk sekarang?" Tanya Gerry menatap Olive dkk


"Hmm..." Hanya deheman sebagai balasan dari Olive dkk


"Kalian bawa kendaraan kalian. Bawa masuk kedalam, karna tidak mungkin meninggalkannya disini." Ujar Cakra yang diangguki Olive dkk


Setelah mengatakan itu, mereka semua segera masuk kedalam ruang tanah tersebut dengan menaiki kendaraan masing masing. Karena memang pintu masuknya sangatlah luas dan disana juga terdapat jalanan untuk kendaraan masuk, selain itu juga disana ada tangga bagi yang jalan kaki.


**Bersambung...


...----------------...


Bagaimana episode kali ini? Jangan lupa kasih Like dan Komentarnya yaa...

__ADS_1


Salam manis dari author**...


__ADS_2