Queen Mafia And Handsome Army

Queen Mafia And Handsome Army
Black Diamond


__ADS_3

Waktu terus berlalu begitu cepatnya, hingga tak terasa kini adalah waktu yang sudah di tentukan oleh Olive untuk melakukan penyerangan terhadap mafia Black Diamond.


Saat ini Olive dkk sedang berada di markas untuk bersiap melakukan serangan. Semua mafioso juga sudah menyiapkan diri masing-masing. Untuk mafioso di markas bawah tanah akan berkumpul bersama di tempat yang sudah di siapkan.


"Apa semuanya sudah siap?" Tanya Olive pada semua mafiosonya


"Siap Queen." Balas mereka serempak


"Ingat, kalian harus melindungi satu sama lain. Dan lakukan semuanya sesuai rencana. Mengerti?!"


"Mengerti Queen."


"Berangkat sekarang."


"Baik Queen."


Setelah mengatakan itu, semua mafioso mulai menaiki kendaraan masing-masing untuk bergegas menuju markas Black Diamond. Olive dkk menaiki mobil yang di kemudikan oleh mafiosonya, sedangkan Cakra dan Gerry menaiki sepeda motor.


Kali ini Olive akan menggunakan dua buah samurai, Yuki dan Via menggunakan dua buah pistol, sedangkan Gerry dan Cakra menggunakan pedang.


Perjalanan menuju markas Black Diamond memakan waktu sekitar dua jam jika dengan kecepatan sedang. Markasnya terletak di hutan sebelah utara kota, dekat dengan sungai. Di markas itu hanya ada satu jalan masuk saja yaitu di depan, jadi mau tidak mau Olive dan yang lainnya harus lewat depan semua.


Sesampainya di Markas Black Diamond...


Sesaat sebelum sampai, Olive sudah berhasil meretas sistem keamanannya. Jadi dia beserta anggotanya bisa leluasa bergerak tanpa di ketahui oleh mafioso BD.


"Mulai berpencar sesuai kelompok." Titahnya lewat earphone


"Baik Queen." Balas mereka semua yang langsung melakukan perintah Olive


"Tim medis, bergerak menuju tempat yang sudah di rencanakan sekarang." Lanjutnya memerintah


"Siap Queen." Balas mereka


Dengan segera para tim medis yang memakai empat buah mobil langsung menuju tempat yang di maksud Olive. Jadi saat ini disana hanya ada Olive dengan kelompoknya karena kelompok lain sudah berpencar dengan berjalan kaki dan membawa senjata masing-masing.


"Apa sudah di titik masing-masing?" Tanya Olive saat sudah turun dari mobilnya


"Sudah Queen." Balas Yuki, Via, Cakra dan Gerry


"Lakukan sekarang." Titahnya dingin


"Siap Queen."


Di tempat Cakra...


Cakra beserta anggota kelompoknya sedang bersembunyi di balik semak-semak dan bersiap membidik para mafioso BD yang bertugas menjaga pagar mansion yang menjulang tinggi dengan menggunakan sniper.


Perlu diketahui, meski hanya depan pagar, tapi disana cukup di jaga ketat oleh banyaknya mafioso BD. Jadi hal itu tidak bisa di anggap remeh oleh mafioso Phoenix Devil.


"Tembak sekarang." Titah Cakra pada kelompoknya


Tanpa menjawab, mafioso PD langsung saja menembaki mafioso BD menggunakan sniper.


Dorr..


Dorr..


Dorr..


"Agkhh..."


Banyak para mafioso BD yang berjatuhan akibat hujanan peluru dari mafioso PD. Suara yang di timbulkan dari peluru tersebut tidak terlalu keras, jadi mafioso BD yang berada di dalam mansion tidak bisa mendengar, kecuali yang dekat dengan pagar mansion.

__ADS_1


"Semuanya SERANG!!" Titah Cakra


Seketika kelompok Cakra pun maju ke depan untuk menyerang mafioso BD yang masih selamat.


Bugh..


Bugh..


Krek..


Dorr..


Disana hanya terdengar suara pukulan, tembakan, patahan tulang dan rintihan kesakitan dari mafioso yang terluka.


Disaat mafioso BD hampir kalah, tiba tiba saja banyak mafioso BD yang keluar dari mansion untuk membantu temannya. Saat itulah pasukan yang dipimpin Gerry datang untuk membantu kelompok Cakra.


"SERANG!!" Titah Gerry


Bugh..


Dorr..


Dorr..


Mafioso Phoenix Devil sepertinya enggan memberikan celah bagi mafioso Black Diamond untuk melakukan serangan balik. Jika di lihat dari segi jumlah, maka PD akan kalah, tapi dengan kekuatan dan kecerdikan yang di miliki Olive, maka kemungkinan mafioso PD untuk menang sangatlah besar.


Di waktu yang bersamaan, Kelompok Yuki dan Via bergerak cepat memasuki mansion tersebut untuk menyerang. Dan ternyata, saat mereka baru masuk sudah di hadang banyak mafioso BD yang sepertinya sudah menunggu kedatangan mereka.


"Berhenti penyusup." Seru salah satu dari mereka yang merupakan tangan kanannya


"Selangkah saja kalian maju, maka nyawa kalian taruhannya." Lanjutnya


"Bagaimana jika kami tidak mau." Balas Yuki tersenyum smirk


"Kalau begitu, aku yang akan menghentikan kalian." Seru tangan kanan


"SERANG!!!" Titah tangan kanan itu


Tanpa menjawab, semua mafioso BD langsung menyerang mafioso PD yang di pimpin oleh Yuki dan Via.


*****


"Kita bergerak sekarang." Seru Olive memerintah


"Baik Queen." Balas mafiosonya


"Sebagian bantu yang lain, sebagian lagi ikut aku menggunakan helikopter. Mengerti?"


"Mengerti Queen."


Dengan segera mafioso PD di kelompok Olive langsung terbagi menjadi dua bagian sesuai yang di rencanakan. Bagian pertama akan menaiki beberapa helikopter yang memang sudah di siapkan, sedangkan yang lainnya langsung bergegas untuk membantu temannya. Dengan begitu, para mafioso BD akan kewalahan karena tidak mengetahui adanya penyerangan dadakan yang dilakukan mafioso PD.


Dorr..


Dorr..


Banyak tembakan yang tiba tiba mengenai para mafioso BD yang sedang bertarung.


"Hah?! Mereka bertambah." Pekik mafioso BD


"Bod*h... Bukan bertambah, tapi kalian yang berkurang. Khiyyaa..." Cetus Cakra tanpa menghentikan serangannya


"Rencana yang sempurna bukan?" Ucap Gery tersenyum smirk sembari terus menyerang mafioso BD

__ADS_1


Di tempat Olive...


Kini mafioso PD yang bersama Olive sudah mendarat dengan sempurna di rooftop mansion tersebut dengan menggunakan tali di helikopternya.


"Bersiaplah." Ucap Olive yang hanya di angguki mafiosonya


Brak..


Sekali tendangan dari mafioso PD berhasil membuat pintu Rooftop terbuka lebar. Seketika Olive dan yang lainnya langsung masuk ke dalam mansion.


"Ambil posisi masing-masing." Titah Olive


"Baik Queen."


Dengan gerak cepat, mafioso PD langsung bersiap di posisi masing-masing yaitu di lantai atas untuk bersiap menembaki musuh menggunakan sniper. Bisa di bilang, mereka akan menyerang secara diam-diam. Sedangkan Olive seperti biasa akan mencari keberadaan ketua utama dari Mafia Black Diamond.


Dorr..


Dorr..


"Aggkkhhh..."


Di dalam mansion itu, banyak mafioso BD yang berjatuhan karena mendapat hujanan peluru dari mafioso PD yang bersembunyi di lantai atas.


"Sial. Kalian licik, beraninya main belakang." Hardik tangan kanan yang saat ini berhadapan dengan Via dan Yuki


"He eh... Dalam pertarungan ga ada kata licik, yang ada hanyalah cerdik." Balas Yuki tersenyum devil


"Itu berarti kau yang bod*h. Bernarkan?" Seru Via menyeringai


"Beraninya kalian menghinaku, dasar keparat." Geram tangan kanan


"Untuk apa kami takut? Bukankah kita sama-sama makan nasi?" Ejek Yuki


"Bedeb*h. Kalian pengecut, mainnya keroyokan." Maki tangan kanan itu


"Orang seperti kau tidak perlu diberi keadilan. Kau bahkan lebih dari kata licik, suka mengambil hak orang lain, pencuri, pembunuh, dan bukankah kau sering membantu para koruptor dalam melakukan kejahatannya. Hati kau benar-benar batu." Kecam Yuki tanpa rasa takut sedikitpun


"Hahhaa... Terimakasih pujiaannya nona manis." Tawa jahat sang tangan kanan


"Kalau begitu, kau pantas mendapatkan imbalan yang setimpal." Ucap Via


"Kami akan mengirimmu untuk jalan-jalan ke Neraka. Sangat baik bukan?" Lanjutnya tersenyum smirk


"Sungguh mulia sekali hati kita." Timpal Yuki dengan senyuman devil yang tak pernah luntur


"Kau benar. Hahhaaa..." Balas Via tertawa licik begitupun dengan Yuki


"Kalian... Takkan ku biarkan kalian keluar dari sini hidup-hidup..." Seru tangan kanan itu


Dorr..


Dorr...


Dua kali tembakan yang di berikan tangan kanan itu pada Yuki dan Via, tapi dengan mudah dapat di hindari oleh mereka.


"Khiyyaa..." Seru tangan kanan mulai maju untuk kembali menyerang Yuki dan Via


Yuki dan Via yang tak ingin mengalah pun langsung melakukan serangan balik terhadap tangan kanan itu. Berbagai teknik beladiri mereka lakukan, mulai dari menendang, memukul, menangkis, melompat bahkan melakukan gerakan menyeliding untuk menyerang lawannya.


**Bersambung...


...----------------...

__ADS_1


Jangan lupa LIKE, COMMENT dan VOTE YAAAA...


Salam manis dari author**...


__ADS_2