
Skip Esok hari...
Seperti yang sudah direncanakan kemarin, Kini Olive dkk terlihat sudah berkumpul di kediaman Olive untuk berangkat bersama.
"Oke. Semuanya sudah siap kan?" Tanya Olive setelah memasukkan tas ranselnya kedalam bagasi mobil
"Kayaknya sih udah siap semua." Balas Via
"Nanti mobilnya kita titipkan saja, disana ada tempat penitipan mobil. Jadi kita masuknya nanti jalan kaki, jaraknya gak jauh kok." Ujar Yuki
"Kalian mau berangkat sekarang?" Tanya seseorang dari arah belakang mereka, seketika merekapun membalikkan badannya untuk melihat ke orang tersebut
"Iya mom/tan." Balas Olive dkk
"Kalian hati hati, jangan pulang malam." Ujar mamahnya Olive, panggil saja Okta
"Iya mom, kita pulangnya sore kok, gak sampai malam. Iyakan guys?" Balas Olive tersenyum sembari berjalan mendekati mamahnya
"Iya tan. Tante tenang aja, kita bisa jaga diri kok." Timpal Yuki
"Ya udah. Kamu hati hati, mommy masuk dulu." Ucap Okta lembut kemudian mengecup kening Olive
"Iya mom." Balas Olive tersenyum sangat manis, setelah itu Okta pun segera melangkahkan kakinya untuk masuk kedalam mansion
"Kita berangkat sekarang?" Tanya Olive menatap kedua sahabatnya
"Let's go." Seru kedua sahabatnya sangat bersemangat sembari mengangkat satu tangannya ke atas
Setelah mengatakan itu, mereka bertiga segera masuk kedalam mobil sport milik Olive dan yang menyetir adalah Yuki karna dia yang lebih tahu tempatnya. Tanpa menunggu lama lagi, Yuki langsung menancap gas mobilnya meninggalkan halaman mansion yang megah itu.
Dalam perjalanan mereka selingi dengan canda dan tawa, bahkan sesekali mereka juga menyelinginya dengan bernyanyi bersama.
Beberapa jam kemudian, mobil mereka sampai di tempat penitipan mobil yang di bicarakan Yuki.
"Pak, kami titip mobilnya disini." Ujar Olive pada seseorang disana setelah turun dari mobil bersama dengan kedua sahabatnya dengan menggendong tas ransel masing masing
"Iya Non. Kalau boleh tahu, kalian ini mau kemana?" Tanya pria itu dengan sopan
"Kami mau ke air terjun disana pak." Balas Olive dengan nada sopan sembari menunjuk ke arah hutan
"Ha?! Apa nona yakin?" Tanya Orang itu sedikit terkejut
"Yakin pak. Emang kenapa?" Tanya Olive kebingungan begitupun dengan sahabatnya
"Sebaiknya jangan nona. Disana bahaya." Larang pria itu membuat Olive dkk saling pandang tak mengerti
"Bahaya kenapa ya pak? Apa maksudnya ada binatang buas?" Tanya Via penasaran dengan menatap pria itu intens
"Minggu lalu ada empat gadis yang pergi ke air terjun itu, tapi mereka belum kembali sampai sekarang." Ujar pria paruh baya itu
"Ahh... Bapak jangan nakut nakutin gitu dong pak." Seru Yuki tersenyum tak percaya sembari menghempaskan tangannya kedepan
"Saya gak nakut nakutin, saya mengatakannya karna memang benar itu kenyataannya." Tukas sang pria
__ADS_1
"Ya udah pak, kami bertiga mengucapkan banyak terima kasih sama bapak karna sudah mengkhawatirkan kami, kami sangat menghargainya. Tapi maaf, kami harus tetap kesana karna kami juga sudah terlanjur datang kemari. Jadi kami tidak bisa membatalkannya begitu saja." Ujar Olive sesopan mungkin
"Hmm... Tidak papa nona, saya mengerti." Balas pria itu hanya bisa pasrah
"Kalau begitu, kami pamit pergi dulu pak." Pamit Olive
"Iya, hati hati." Ucap pria itu
Tanpa basa basi lagi Olive dkk segera pergi dari sana. Mereka pun mulai berjalan memasuki hutan.
"Sunyi juga yah." Ucap Via cengo sembari melihat sekeliling dan terus berjalan
"Iyalah sunyi, orang ini hutan. Kalo rame tuh di pasar." Cetus Olive yang berjalan di tengah tengah mereka, seketika Via pun hanya menyengir kuda
"Kenapa aku tiba tiba kepikiran sama ucapan orang tadi yah." Ujar Yuki ketika kembali teringat dengan penuturan pria paruh baya di tempat penitipan mobil
"Maksud kamu tentang empat gadis yang hilang itu?" Tanya Olive memastikan tebakannya itu
"Iya. Kenapa mereka bisa hilang di hutan ini?" Tanya Yuki kebingungan
"Kalo itu sih jangan tanya aku, aku sendiri tidak tahu tentang itu." Seru Via
"Tapi temannya teman kamu yang waktu itu kemari bisa pulang kan? Dan mereka baik baik aja kan?" Tanya Olive bertubi tubi
"Iya sih. Katanya juga emang disini tempatnya bagus." Balas Yuki
"Ya udah, kenapa harus ragu coba? Lagian kita disini cuma sebentar, gak lama juga." Ucap Olive yang langsung diangguki Via
Mereka terus berjalan, hingga akhirnya mereka pun sampai di air terjun yang memang menjadi tujuan utama mereka kesana.
"Waauuu.... Pemandangannya bagus banget." Seru Olive yang berdiri di bebatuan besar dekat air terjun sembari melihat sekeliling dengan tatapan takjub
"Sumpah, kenapa baru tahu sekarang jika ada air terjun yang sangat indah disini." Seru Via tersenyum senang
"Aku juga baru liat air terjun ini. Sumpah, ini sangat menakjubkan." Timpal Yuki
"Wahh, jangan sampai kehilangan moment berharga ini guys. Mending selfie sekarang." Ucap Via yang langsung di angguki kedua sahabatnya
Tanpa ba bi bu lagi, mereka bertiga mulai berfoto ria di air terjun itu. Berbagai gaya mereka keluarkan, mulai dari tersenyum manis, wajah jelek, tertawa riang, bermain air dan masih banyak lagi. Ada foto yang sendiri, berdua bahkan bertiga sekalipun dengan menggunakan tongsis yang mereka bawa dari mansion.
Cekrek
"Guys, renang?" Tanya Olive tersenyum senang dengan menatap kedua sahabatnya setelah selesai berfoto tentunya dan ponsel mereka juga sudah di letakkan ke dalam ransel masing masing
Byuur
Byuur
Byuur
Mereka bertiga melompat secara bergantian ke dalam air disana untuk berenang bersama dan tentunya masih menggunakan pakaian yang sedari tadi mereka kenakan. Mereka terlihat sangat menikmatinya, bahkan mereka bermain ciprat cipratan air layaknya seorang anak kecil.
"Hahaha.... Airnya sejuk banget." Seru Yuki tertawa senang begitupun sahabatnya
__ADS_1
"Fiks, ini akan jadi tempat favorit aku." Ucap Via
"Semua tempat yang kita datengin selalu jadi tempat favorit kamu. Emang apa sih yang enggak?" Tukas Olive
"Hehee... tapi ini beda Liv. Tempat ini lebih indah dari pada tempat yang sering kita datengin." Balas Via cengengesan
"I'm so Happy." Teriak Olive dengan senang hati
"Hahaha...." Tawa mereka bersama saat menikmati liburannya disana dengan berenang
Tak lama kamudian, mereka pun memutuskan untuk berhenti berenang. Setelah itu mereka segera mengganti pakaiannya di semak semak yang ada disana. Karna jika tidak ganti, maka bisa saja mereka akan kedinginan dengan memakai baju yang basah kuyup.
"Udah? Kita pulang sekarang?" Tanya Olive sembari mengambil ranselnya kemudian dia pun menggendongnya kembali
"Udah." Balas kedua sahabatnya sembari menganggukkan kepalanya
"Yuk." Ajak Olive yang langsung diangguki keduanya
Kemudian merekapun langsung berjalan kaki menjauhi air terjun itu, karena hari semakin sore. Tiba tiba saja langkah Olive terhenti karena ia merasa ada yang menjanggal.
"Guys, kunci mobilnya mana?" Tanya Olive sembari merogoh saku celananya kemudian dia berjongkok untuk membuka ranselnya
"Kan tadi di pegang sama kamu Liv." Ujar Via
"Tapi gak ada. Padahal tadi saat kita mau pulang, aku sudah meletakkannya di saku celana." Balas Olive terus merogoh saku dan juga ranselnyaa
"Jangan jangan jatuh lagi." Seru Yuki menerka nerka
"Kita balik kesana lagi, siapa tahu emang jatuh di sekitar sana." Ajak Olive sembari menggendong ranselnya
Tanpa ba bi bu lagi mereka pun berjalan kembali ke tempat air terjun, atau lebih tepatnya jalan yang mereka lewati sembari menundukkan kepalanya untuk mencari kunci mobil milik Olive.
"Dimana yaa?" Tanya Olive pada diri sendiri dan terus mencarinya begitupun dengan sahabatnya
"Hah?! Ketemu." Seru Olive ketika melihat kunci mobilnya di dekat pohon yang cukup besar dan membuat kedua sahabatnya mengahampirinya karena tadi mereka sedikit berpencar
"Huh... Untung ketemu, kalo enggak kita gak bisa balik." Ucap Via merasa lega ketika kunci mobil tersebut sudah berada di tangan Olive
"Eh Tunggu. Ini apa?" Tanya Olive tiba tiba melihat sesuatu di dekat terjatuhnya kunci mobil miliknya
"Apa?" Tanya Yuki
"Ini."
**Bersambung...
...----------------...
Kira kira apa yang mereka temukan yaa...
Jangan lupa kasih Like dan komentarnya yaa...
Salam manis dari author**...
__ADS_1