RANJANG BASAH SANG PERAWAN

RANJANG BASAH SANG PERAWAN
KEJADIAN DI KAMAR MANDI


__ADS_3

"Stoooppp...!!!!" ucap suara tersebut dan merebut selang air yang cukup deras itu dari tangan Neha.


Dsn baru lah Neha melihat dengan jelas Pria tersebut Adalah Exsel, Neha terdiam mendengar suara keras Exsel yang menyuruh nya untuk diam, karena teriakan nya memneuhi ruangan kamar mandi hingga kamar luas yang saat ini mereka tinggali.


Apa yang kamu lakukan, kamu malah menadi kan aku yang sudah rapi dengan pakian ku" ucap Exsel yang menatap Neha garang Namun tak bernait untuk bermain kasar.


"Tadi di taman saat aku bertanya, kamu malah diam, sekarang saat tempat sepih kamu malah mengomeli ku dengan sangat berani" ucap Exsel mendekat ke arah Neha yang terlihat basah dan juga Exsel yang keseluruhan ubuh nya basah kuyup, gara-gara ulah Neha yang tanpa sengaja menyiam nya dengan selang yang dia pegang tadi.


"Kamu berani kepada ku saat tidak ada aku di samping mu" ucap Exsel semakin mendekat dan menutup pintu kamar mandi yang hanya ada mereka di dalam nya.


Melihat sikap Exsel itu, Neha mundur sambil nenelan saliva nya kasar dan menahan sedkit nafas nya.


"A..ap..apa yang kamu ingin kan" Tanya Neha dengan muka penuh air yang ikut tersiram ke bagian tubuh Neha...


Exsel membuang selang yang dia pegang lalu mendekat lebih rapat ke arah Neha dsn mengukung nya dengan kedua tangan kekar nan berotot mikik nya.


Neha melotot Menatap Exsel yang melakukan hal itu pada nya, dan menyilang kan kedua tangan nya ke depan dada nya, seperti anak perawan yang tidak pernah tersetuh..


Neha memang masih perawwan namun untuk sentuhan itu, ntah lah sudsh berapa banyak yang sudah membuka dan menghis sap buah yang saat ini dia lindungi dengan menyilang kan kedua tangan nya.


Melihat Exspresi Neha, membuat Exsel tersenyum Geli dsn mendekat kan wajah tampan nya itu ke wajah kaku Neha yang saat ini masih betah melotot ke arah Exsel...


"Jadi selama ini kamu menyimpan rahasia besar, sehingga kamu melayani setiap tamu yang memesan mu dengan memberi kan obat halusinasi, Iya begitu Neha" ucap Exsel yang masih betah mendekati wajah cantik itu, yang tak berniat untuk merubah Exspresi dari tadi.


"Dan itu juga kamu sudsh coba pada tubuh ku, Neha... di lain sisi aku beruntung mendapat kan seorang wanita jall ang yang menjaga kehormatan nya, Namun di sisi lain kamu hampir membunuh ku dengan obat yang tidak kamu ketahui dosis yang kamu beri kan kepada tubuh ku, sehingga aku hampir kehilangan stamina yang selama ini aku jaga" ucap Exsel merubah Exspresi seperti orang yang mulai Emosi.

__ADS_1


"Terus apa yang kamu mau saat ini??. kamu ingin membunuh ku??, bunuh saja saat kita hanya berdua di kamar ini, toh tidak akan ada yang melihat dan menyalah kan kamu atas kematian ku" tantang Neha sambil membalas menatap tajam Exsel yang terlihat Emosi itu.


"Walau pun aku membunuh mu di tempat umum pun, tidak akan ada satu pun yang menyala kan aku, Karena aku berkuasa dan sudah biasa melakukan itu, jika ada yang berani menyala kan aku, akan ku ambil nyawa mereka dengan cara sadis ku" jawab Exsel lebih menantang dan mendekat kan bib ir nya ke arah Neha.


Neha yang melihat Exsel mulai berani itu. mendorong dada bidang Exsel.


"Jangan lakukan apa pun pada ku, atau aku akan!!!" Tunjuk Neha mengancam. Namun Exsel tak terlihat takut sedikit pun


"Atau apa.., tidak usah kamu sembunyi kan da da mu itu, aku sudah melihat nya" ucap Exsel medekat sepwrtinkilat laku langsung menyambar bib ir indah milik Neha. dan melu mat nya tanpa Jedah.


Neha mendorong dan mendorong sekuat tenaga tubuh besar tinggi dan kekar yang sedsng menguasai diri nya saat ini.


Namun tubuh Exsel bukan tandingan Neha yang tidak sebanding dengan Exsel itu.


."Ternyata bib ir perawan ini memang sangat berbeda dari jal lang di pinggiran kota besar ini" ucap Exsel sambil membersih kan bib ir Neha yang basah gara-gara ulah dia yang dengan rakus menguasai bib ir milik Neha itu.


Saat Exsel melepas tautan bib ir mereka, Neha masih nampak memejam kan mata dengan rapat dan tak berniat membuka nya.


Buka mata mu" ucap Exsel laku keluar dari kamar Mandi itu, tak ingin berlarut-larut bersama Neha di dalam kamar mandi tersebut, Takut Exsel lebih kilap lagi.


Keluar dari kamar mandi menuju ruang ganti di kamar tersebut untuk menganti pakian milik nya yang sangat basah itu.


Sedang kan Neha yang masih berada di kamar mandi dengan pakain yang tak kalah basah itu. membuka mata nya dan mengambil nafas sebanyak-banyak nya lalu menyender kan tubuh nya ke dinding kamar mandi.


Selesai dengan mengantikan pakian nya, Exsel melewati kamar mandi menatap Neha yang masih bersandar di dinding kamar mandi itu.

__ADS_1


Ganti baju mu secepat nya, atau kamu mau aku mengganti kan nya" ucap Exsel menoleh pasti ke arah Neha yang terlihat mulai menggerak kan tubuh nya saat mendengar ucapan Exsel kepada nya barusan.


Saat Exsel ingin memasuki kamar Mandi Neha langsung menutupi pintu kamar mandi dengan cepat.


"Kekuar dari kamar, aku berganti pakian ku" ucap Neha sambil berteriak dari dalam kamar mandi.


Dan Exsel pun tersenyum puas mendengar ucapan Neha lalu keluar dari kamar itu.


Neha menempel kan telinga ke pintu kamar mandi mendengar dan memastikan masih ada apa tidak lagi Exsel di kamar tersebut.


Memang sepi terdengar, Namun Neha belum percaya dengan pasti jika Exsel tidak lagi berada di kamar itu.


Membuka Dengan Pelan pintu kamar tersebut lalu mengintip dengan mengeluar sedikit kepala nya. lalu melihat kiri dan kanan.


Memasti kan Exsel tak lagi berada di kamar itu. Neha keluar dengan pelan lalu menuju ruang ganti milik Exsel...


Niat ingin meminjam baju kepunyaan Exsel. Namun saat Neha membuka satu pintu lemari milik Exsel.


Ternyata di dalam lemari itu terdapat beberapa baju wanita di dalam nya.


Tanpa berpikir siapa pemilik baju itu, Neha langsung memakai salah satu baju tersebut untuk mengantikan baju nya yang basah.


Ternyata baju Tersebut pas di tubuh Neha.


Tersenyum dengan baju yang cocok di tubuh nya, Neha beniat keluar dari kamar itu untuk mencari beberapa makanan penghangat tubuh nya yang dingin.

__ADS_1


__ADS_2