RANJANG BASAH SANG PERAWAN

RANJANG BASAH SANG PERAWAN
KEBAHAGIAAN IBU NEHA


__ADS_3

Kini Neha sudah kembali ke rumah dan bertemu keluarga nya, Dengan rasa yang begitu bahagia, sang ibu menyambut Neha yang pulang ke rumah.


"Nak...majikan mu sangat kalau begitu, baru dua hari bekerja sudah di boleh kan untuk pulang dan sudah di gaji begitu besar memang ya nak gaji di kota sangat besar" ucap sang ibu bersukur dengan apa yang di terimah Neha.


Karena mendengar cerita dari Neha yang sudah berada di rumah dan bekerja beberapa hari dia sudah di gaji dan punya majikan yang sangat baik pada nya.


Dan pasti nya Sang ibu sangat bahagia, jika bisa suatu saat ingin sekali bertemu dan berterima kasih kepada majikan yang baik itu, karena sudah memberi gaji secepat itu kepada Neha


"Iya buk, majikan Neha memang sangat baik dan perhatian kepada Neha, karena dia tau kita bukan orang berada, Dia memberi Neha gaji di muka dulu, agar Neha bisa membiayai Keluarga kita buk" jawab Neha tersenyum, Namun senyum itu tidak sampai ke hati nya.


"Buk...Ma'af kan Neha, Neha sudah nerbohong pada ibu, mana ada orang mau menggaji Neha sebanyak itu dan membayar gaji di muka dan di beri hari libur untuk pulang, sedang kan Neha bekerja baru Dua hari" ucap Hati Neha sedikit miris dan sedih telah membohongi sang ibu.


Jika suatu saat Ibu nya mengetahui semua itu, pasti nya sang ibu sangat kecewa pada nya."Ma'aff kan Neha buk" gumam hati Neha


"Nak kita bisa mengobati kakak mu ke rumah sakit dengan obat yang mahal dan baik saat ini juga nak" ucap sang ibu menatap sang anak yang sudsh cukup lama berbaring di ranjang sederhana itu.


"Iya buk, hari ini juga kita akan pergi ke rumah sakit dan mengecek kesehatan kakak dsn langsung mengibati dan biar di rawat di rumah sakit hingga sembuh buk" ucap Neha dengan keseriusan nya, dan rasa menyesal Neha yang kadsng datang itu, kini hilang, saat uang itu bisa membuat sang kakak sembuh dsn berobat dengan obat yang bagus di rumah sakit.


"kalau gitu kita bergegas nak, biar ibu siap kan pakaian dulu," uvap sang ibu.


Dan Neha pun mulai membantu mencari kan mobil yang nyaman untuk sang kakak, agar bisa di baring kan di dalam mobil tersebut....

__ADS_1


Dengan uang sebanyak itu, bergerak dan melakukan apa yang selama ini sangat sulit mereka lakukan, sekarang dengan mudah mereka lakukan...


Neha sangat bahagia melihat senyum harapan mengembang di bibir sang ibu, dan harapan besar bisa mengobati dan menyembuh kan sang kakkak yang sudsh sangat lama terbarung sakit.


hampir Setengah jam menunggu mobil yang mereka pesan, Kini mobil tersebut sudhbyiba di depan rumah mereka, dan Neha memanggil beberapa pemuda di dekat rumah nya, untuk membantu sang kakak masuk ke mobil tersebut dengan nyaman.


Saat peuds itu selesai membantu mengangkat Kakkak Neha, Neha memberi kan mereka pah dengan selembar uang yang cukup besar nominal nya yang sulitt di dapat kan walau dengan bekerja satu minggu di pasar pun.


Pemuda-pemuda itu sangat sangat kegirangan dan sangat berterima kasih karena Neha memberi mereka upah yang besar, padahal cuma mengangkat Kakkak Neha ke sebuah mobil.


"Kak Neha, jika ada sesuatu yang harus di kerja kan dsn kak Neha tidak sanggup, panggil kami saja, kami pasti, siap kak" ucap Pemuda itu, bahagia dengan uang yang di berikan Neha, seakan tidak percaya bisa di beri kan unag sebanyak itu, Pemuda itu malah tadi tidsk mengira akan di kasih uang, dan mereka hanya niat membantu, Karena Neha memanggil mereka yang sedang berada tidak jauh dari tempat itu.


Neha ibu Titip pesann dulu pada ibu-ibuk di warung sebelah ya, agar adik-adik mu tidak kecarian kita jika mereka pulang Nanti dan hanya menunggu di rumah saja sampai kita pulang, atau Neha yang pulang" ucap sang ibu kepada Neha lalu berlalu ke warung sebelah menitip pesan untuk kedua anak nya yang belum pulang sekolah.


"Iya buk.." ucap Neha sambil menunggu sang ibu...


Kini Mereka sudah berada di mobil untuk membawa sang kakkak ke rumah sakit, memang cukup jauh menempu perjalanan menuju rumah sakit besar dan bagus, karena Neha yang berada di kampung,dan harus ke rumah sakit menempuh perjalanan hingga Empat jam lama nya.


"tring...triiingghh...trinnngghh...." Hp milik Neha berbunyi, dan Neha bisa menebak siapa penelpon diri nya itu


"Ya tuan..???" ucap Neha berpura karena sang ibu ada bersmaa nya.

__ADS_1


"Kamu bersama keluarga mu" tanya sang pria.


"Iya tuan, Kami menuju rumah sakit untuk mengobati kakak ku yang sakit" ucap Neha...


Mndengar kata tuan sang ibu yang berada di bangku belakang sambil memeluk sang anak, kini tersenyum dan mendongaknkan kepala nya ke arah Neha yang sedang bercakap dengan majikan tempat baru Neha bekerja.Dan tiba-tiba merebut HP dari tangan Neha untuk berbicara dengan tuan,yang Neha maksud itu.


"Hallo Tuan, ini ibuk nya Neha" ucap sang ibu, namun percakaoan itu terputus karena Neha merebut balik Hp Tersebut dsn sedikit menjauh kan Hpbdari diri nya dsn ibuk nya.


"Bukkk.. apa-apaan sih merebut hp Neha gitu, Nanti majikan Neha anggap Neha gak sopan lagi, jika ada orang Lain selain Neha yang mgomong" ucap Neha sedikit marah dengan sang ibu karena merebut hp fsn berbicara dengan pria yang tidak bisa di tebak temparamen nya itu, Neha takut Jika pria itu akan marah karena merasa di permain kan dengan mengijin kan orang lain berbicara pada nya.


Lalu Neha kembali menempel kan Hp itu ke telinga nya, dsn benar saja Hp tersebut sudsh di mati kan...


Lalu Neha dengam menelan saliva kasar menyender ke kursi bagian depan dengan sedikit menghentak kan punggung nya karena Neha berada di dekat sang sopir.


"Ma'af kan ibu nak, ibu tidak tau akan terjadi hal seperti itu, jadi kita harus bagai mana" ucap ang ibu dengan suara pelan nya.


Neha menghembus kan nafas pelan untuk menghilang kan rass krsal nya pada sang ibu yang begitu bersikao sembrono kepada orang baru.


" Bukk.. nanti Neha usaha kan mgomong sama majikan Neha, ibuk tidak usah pikir kan, yang harus kita pikir kan saat ini adalah kondisi kakak," Ucap Neha menatap sang ibu dan sang ibu merasa sedikit was-was dengan Kondisi Neha nanti saat bekerja, karena ulah dari diri nya


"

__ADS_1


__ADS_2