RANJANG BASAH SANG PERAWAN

RANJANG BASAH SANG PERAWAN
MENGHABIS KAN MAKANAN MILIK EXSEL


__ADS_3

Neha terlihat cantik dengan pakian yang dia kenakan itu, lalu keluar dari kamar menuju lantai bawah untuk mencari makanan hangat untuk menghangati tubuh nya yang kedinginan, karena ukah Exsel yang mengaget kan dia saat di kamar Mandi.


Walau pun Neha berpikir jika Exsel akan marah karena mengguna kan baju yang saat ini sudah menutupi tubuh nya yang indah.


Tetap saja dia memakai nya, Karena tidsk ada pilihan, tidak mungkin bukan,Dia memakai pakian Exsel yang semua nya besar dan panjang-panjang itu.Dan juga Exsel bisa marah besar pada nya, menguna kan baju pribadi milik Exsel, yang belum Tentu boleh di sentuh oleh orang lain.


Tapi jika baju wanita yang terdapat di dalam lemari itu, bisa jadi itu bekas baju saudara atau pun oacar Exsel yang sengaja di tinggal kan di sana.


Dan juga Neha tidak akan berani meminta Exsel untuk membeli kan dia baju, sedang kan saat ini dia seperti tawanan yang kapan saja bisa Exsel lenyap kan dari muka bumi ini.


Ya, tidak ada pilihan lain untuk menghilang kan rasa dingin di tubuh nya. selain memakai pakian itu, ada tidak nya hukuman dari Exsel. karena sudah lancang memakai baju tersebut nanti Neha hadapai, tapi di pikiran Neha hukuman karena Neha sudah berani memakai baju itu, tidsk terlalu stragis di banding kan dengan Neha memakai pakian Exsel atau pun meminta exsel membeli kan baju untuk nya.


Mau membeli sendiri pun, Neha saat ini tidak punya uang sepeser pun, untuk mengisi perut tipis dia pun harus meminta kepada Exsel, apa lagi harus membeli baju untuk diri nya.


Sungguh seperti khayalan Neha yang Tinggi.


"Tak..takk..tak..tak..tak..takk.."Neha menghentak kan sendal milik nya ke lantai mewah rumah milik Exsel tersebut, melangkah Pasti menuju ruanga makan milik Exsel untuk mengisi perut milik nya....


Kesana-kemari mencari orang-orang di rumah itu, Namun terlihat sepi..


Nha berjakan terus menelusuri ruangan luas itu menuju meja makan, berharap di sana tersedia makanan yang bisa dia makan untuk diri nya...


"Dari kejauhan sudah terlihat jika di meja makan milik Exsel, terdapat beberapa hidangan makanan, Neha semakin mempercepat langkah dsn sedikit berlari ke sana..

__ADS_1


Dan benar juga penglihatan Neha, ternyata bukan bayangan atau khayalan semata.


di meja itu memang tersediah makanan hangat yang membuat Neha ingin segerah melahap semua makanan itu.


Menelan air liur nya, begitu mnggiur nya makanan yang banyak yang terhidang di meja makan tersebut.


Neha kembali melihat kesana-kemari orang-orang di rumah itu, Namun seperti nya nasib baik berpihak Pada Neha saat ini..


"Sungguh tuhan sangat sayang pada ku" ucap Neha dengan tangan yang mengambil makanan tersebut, dan mata yang terus mengawasi keadaan sekitar.


Neha memakan makanan itu sambil berdiri dan dengan suapan yang besar, Neha persis terlihat seperti kucing yang kelaparan dan mencuri makanan tetangga.


Melahat ke sana kemari dan terus melahap bermacam-macam makanan tersebut.


Ada yang Neha makan pakai tangan, kadang dia ambil pakai garpu dan juga kadang dia melahap makanan itu dengan sendok dan juga centong..


"Emmmm....!!!!" ucap Nha mengunyah kembali makaan yang meluap-luap di mulut nya, memejam kan mata sambil menggeleng kan kepala.


Mengexpresi kan jika begitu Nikmat nya makanan tersebut yang masuk ke mulut dan tenggorokan milik Neha yang biasa nya hanya makan makanan seada nya yang penting bisa mengenyang kan perut tipis nya.


"Nikmat banget ya..!!!" Suara yang kembali mengaget kan Neha yang sedang menikmati makanan yang mulai membuat nya kenyang itu.


dengan kebiasaan Neha yang kaget dan Exspresi yang tak bersahabat serta Neha yang tak pernah anggun jika di kaget kan.

__ADS_1


Seperti nya seseorang tersebut ssngat suka mengaget kan Neha serta melihat Ezspresi Neha yang tak anggun saat kaget tersebut.


"Wahhhkkkk....!!!!.Uhukk..uhukk..uhukk" Neha tersedak dan terbatuk-batuk sambil menepuk dada nya dengan tangan yang masih di penuhi bekas makanan yang dia ambil dengan tangan nya tadi.


Terus menepuk-nepuk lalu mencari air di atas meja, tak perduli ada Gelas, Neha menarik satu teko air laku menuang kan bibir teko ke mulut nya untuk minum menghilang kan rasa pedas yang mulai menyerang dada beserta hidung nya..


Menarok Teko itu sembarang dengan bekas makanan di teko tersebut, yang terlihat sangat jorok. Tanpa memikir kan apa pun dulu dan melihat siapa orang yang mengaget kan dia dan tidsk berpikir orang tersebut akan .arah atau tidak dengan sikap nya, Neha duduk di kursi untuk menenang kan tubuh nya yang tersedak tadi...


Mngurut pelan dada nya agar nasi yang masih tersangkut, turun ke lambung milik Neha, Walau pun itu seperti Mitos, dengan mengurut dada tidak akan membuat makanan yang tersangkut di bagian dada Neha Turun dengan cepat ke lambung milik nya.


Perlahan cukup Tenang, Barulah Neha menoleh ke asal suara dan orang tersebut memang masih bersiri dan menunggu Neha sadar dari tersedak nya itu.


Tak menampil kan Exspresi apa pun orang tersebut masih menatap Neha dengan pandangan tak biasa.


Tak berpikir apa pun,Neha langsung bertanya, seakan orang yang mengaget kan dia yang salah.


"Apa kamu tak melihat aku sedang apa, kenapa tidak menampak kan diri di depan, kenapa harus dari samping dan berbisik, kamu tau, aku hampir mati tersedak." ucap Neha mengomeli Exsel yang menatap nya tak berexspresi itu.


Hanya menyungging kan sedikit bibir nya, Exsel mulai mendekat.


"Apa kamu tidak punya malu??. Apa urat malu mu sudsh putus... Ahhh... atau kamu terlahir memang sudah tidak punya perasaan malu. Sudah makan dengan sangat kotor makanan yang di hidang kan untuk KU. malah kamu datang seperti kucing maling, tanpa duduk dan menghabis kan makanan itu dengan semua tingkah bodoh mu" ucap Exsel yang terlihat mulai jijik dengan Neha yang terlihat sangat kotor saat ini.


Mendengar semua ucapan yang keluar dari mulut Exsel, Neha menelan saliva kasar, dia baru sadar dengan semua yang dia lakukan dan Neha baru berpikir. jika dia melakukan kesalahan besar pada Exsel.

__ADS_1


Memakan dengan berani dan menghabis kan makanan yang terhidang untuk Exsel. seperti mencari kematian sediri dan menggali kuburan untuk diri nya sendiri.


"Ma'af Exsel.Sungguh aku minta ma'af, karena aku merasa tidak ada yang memakan makanan itu." ucap Neha menunduk kan Kepala nya fengan tangan yang masih terlihat kotor dan juga di dekat bibir Neha terdapat beberapa bekas saos dan makanan yang sudsh Neha lahap dengan rakusnya.


__ADS_2