Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Gila karena cinta


__ADS_3

"Pergi,pergiiii!", teriak dokter kirana


Ia seperti melihat hantu saat pandangannya beradu pandang dengan refly.


Melihat hal itu,saya terpaksa memohon pada refly,agar segera pergi dsri sini.


"Saya mencintaimu kirana,tolong dengarkan aku", ucap refly


Ia duduk bersimpuh di depan dokter kirana


"kirana,kumohon dengarkan aku,maafkan kesalahanku kirana", ucap refly memelas.


"Tidak refly,bagiku kau sudah mati,tolong enyahlah dari sini", ucap kirana.


Tapi refly tak mau beranjak dari hadapan kirana,ia seperti tak waras lagi,beberapa kali ia memaksa mencium kaki kirana dan memeluk betis kirana.


"Apa yg kau lakukan refly,pergilah dari sini", ucap pak arya yg muncul tiba tiba.


membuatku terasa mau pingsan,saking kagetnya.


"Pak arya,aku memohon maaf,aku sangat mencintai kirana,tolonglah mengerti perasaanku pak arya", ucap refly yg sekarang ganti bersujud di kaki pak arya.


"Kirana,masuklah", perintah pak arya


Dokter kirana pun beranjak masuk namun refly mengejarnya,tapi keburu di cegat pak arya,


"Refly,pergi kataku,jangan ganggu kirana lagi", ucap pak arya.


Refly tak bisa berbuat apa apa,saat pak arya telah masuk kerumah dan menguncinya.


"Mas bagas,tolonglah aku", ucap refly


"Saya hanya pekerja disini mas,maafkan saya jika tak bisa membantu", ucapku


********


"Ternyata kecurigaan ku benar mas,laki laki itu refly", ucapku pada mas arya


Yg masih kelihatan trauma oleh kejadian tadi,ia sungguh tak menyangka akan bertemu lagi dengan refly yg pernah menorehkan luka dihati keluarganya.


"Saya tak menduga,refly masih berani menunjukkan wajahnya disini",ucap mas arya


Nampak kemarahan tersirat di wajahnya.


"Ia yg nenjadi asbab kepindahanku ke surabaya yah", ucap kirana


"kok bisa?", tanya mas arya


"Ia memiliki wewenang penting di rumah sakit itu yah?", ucap kirana.


"Kalau sampai refly terus mengganggumu kirana,ayah tak segan segan memeja hijaukan kembali", ucap mas arya geram.


"Besok antar kirana pulang ke surabaya yah,kirana gak konsentrasi menyetir mobil sendiri", ucap kirana


"Iya nak,nanti ayah hubungi anak buah yg bisa mengantarmu besok,abis ayah juga kurang enak badan", ucap mas arya.


"Baiklah kalau begitu yah", ucap kirana.


Aku trenyuh melihat kondisi putri tunggalku yg kelihatan agak terganggu oleh teror refly,sungguh kenangan pahit itu,belum bisa terhapus dari memori kirana.


**********


6 tahun sejak peristiwa memalukan itu,ku masih belum bisa menghapus sakitnya di dada.ketika ku mulai bisa bangkit dari masa lalu yg suram itu,ia datang kembali ingin memohon maaf


"Kiranaa,bunuh saja aku,jika maaf itu tak bisa kau berikan", teriakan refly mengejutkanku


"jangan jangan refly sudah kehilangan waras", bathinku.


Ia berdiri di samping rumahku,mondar mandir tak karuan.


"Bunda,kirana tidur sama bunda ya", ucapku

__ADS_1


Tubuhku menggigil kedinginan karena ketakutan.


"Kenapa sayang,apa ada yg mengganggumu?", tanya bunda


"Refly bunda,ia ada disamping rumah", ucap kirana ketakutan


"Ayahh,bangun bangun", ucap bunda


Ayahpun terbangun dan terkejut melihatku yg duduk meringkuk kedinginan di tengah kasur.


"Kirana,kamu kenapa nak?", tanya ayah


"Refly ayah", ucap kirana ketakutan.


"Kiranaa,maafkan aku sayang,kirana aku mencintaimu!", terdengar teriakan refly dari luar


Membangkitkan kemarahan ayah,ia melepaskan tembakan peringatan,tapi refly tak berhenti berteriak.


"Sayang,kemarilah,aku merindukanmu", teriaknya seperti orang gila


"Ini tak boleh dibiarkan lagi,refly sudah melampaui batas", ucap ayah


Ia segera menelpon anak buahnya untuk mengamankan refly yg dianggap sudah mengganggu ketentramannya.


("Halo selamat malam", ucap ayah)


("Halo juga,pak arya,apa ada yg bisa dibantu", terdengar jawaban dari kantor)


("Sekarang juga,tolong bawa anggota mengamankan pemuda yg terus meneror anakku",ucap ayah)


"Kirana,maafkan aku", teriak refly dari luar


"Ayo iku kami", terdengar suara dari luar,sepertinya anak buah ayah sudah datang


"Tidak,saya tak bersalah,kenapa harus ikut ke kantor polisi", ucap refly


Dari suaranya tak nampak takut sedikitpun


"Apa salahnya,aku mencintai kirana dengan tulus", ucap refly


"Nanti bicarakan di kantor", ucap polisi lalu membawa refly pergi dengan mobil patroli


"Aku mencintaimu kirana,kamu hsrus jadi istriku", teriak refly


Sungguh refly tak waras lagi,karena cinta yg buta.


*********


"Saudara refly,apa sadar,telah mengganggu jam istirahat orang", ucap polisi yg sedang tugas malam


"Sadar pak pol,karena kirana adalah kekasihku masa lampau", ungkap refly.


"Itukan masa lampau refly,bisa jadi sekarang,kirana sudah memilki kekasih", ucap polisi


"Tidak pak polisi,kirana tetap milikku", ucap refly


Refly membuat polisi jadi kehilangan kesabaran,juga rasa kantuk yg menyerang,membuat para polisi itu,memasukkanku ke dalam jeruji besi.


"Tahanan yg bernama refly di bawa ke rumah sakit jiwa aja pak,nampaknya ia terganggu mentalnya", ucap seorang anggota polisi melalui sambungan telepon ke ayah


"Besok saya ke situ,nih sudah hampir subuh", kata ayah.


********


Karena kondisi refly yg depresi,ia dialihkan ke Ruaah sakit jiwa.


Seorang anggota polisi mendatangi alamat orang tua refly,ternyata mereka sudah lama meninggalkan rumahnya ke luar daerah dan kondisi rumahnya yg dibiarkan terbengkalai begitu saja.


"Kami juga tak tahu,mereka pindah ke mana pak", ucap seorang tetangganya


"Kemarin,refly kami tahan di kantor polisi,karena mengganggu keluarga pak arya terus,tapi sekarang kami pindahkan ke Rumah sakit jiwa karena kelihatannya lagu depresi berat", ucap salah satu polisi berpangkat serda

__ADS_1


"Kalau begitu pak,kita menemui pak RT saja,karena ia masih ada hubungan darah dengan keluarga refly", ucap warga itu


"Assalamu alaikum pak RT".


"Wa alaikim salam pak gatot,silahkan masuk", ucap pak RT menyambut kami dengan ramah.


"Silahkan pak polisi,bicara langsung ke pak RT", ucap warga itu.


"Begini pak,saya dari kepolisian telah menahan saudara refly,karena tak berhenti meneror keluarga pak arya,berhubung kami melihat saudara refly,sedang gangguan jiwa,makanya kami bawa Ke RSJ", ucap pak polisi


"Syukurlah kalau begitu,kamipun sebenarnya diresahkan kelakuan refly yg aneh itu,mana kedua orang tuanya menghilang tanpa kabar lagi", ucap pak RT, yg juga seperti kebingungan.


"Kalau begitu kami dulu ya pak,terima kasih atas waktunya", ucap pak polisi,tak lupa juga berterima kasih pada warga yg mengantarnya ke rumah pak RT.


*****************


POV Refly 2


Aku tidak gila seperti yg di tuduhkan orang orang padaku,aku hanya dilanda kemelut cinta pada kirana yg semakin membuatku tergila gila,dan perasaan bersalah ku yg membuatku terombang ambing dalam bayangan dosa.


"Refly,turuti perintah suster,ayo diminum obatnya", kata dokter yg menanganiku


"Aku tidak gila dokter,aku hanya terasa gila saat kecintaanku pada gadis pujaanku di abaikan", ucapku,menolak permintaan dokter untuk meminum obatnya.


"Kalau terus menolak dan ngeyel pada aturan rumah sakit,kamu kan dipasung di ruangan gelap", kata dokter,mulai menakut nakutiku.


"Silahkan pasung saja dokter,mungkin itu lebih baik agar kakiku tak mencari kirana,silahkan juga masukkan aku ke ruang gelap,agar pandanganku tak mengarah ke kirana", jawabku


"Dasar gila kamu ya", ucap 2 perawat yg kemudianmenangkapku dan menyuntikkan cairan ke tubuhku


Kurasa itu cairan penenang karena ingatanku hilang saat itu juga.


"Hei kamu warga baru ya disini?", tanya suara pemuda yg hanya bisa kudengar suaranya.


Kubuka mataku,tapi ku tak melihat apapun kecuali gelap,rupanya ancaman dokter itu benar.


"Aku dimana", ucapku


"Kita sama sama dikurung dalam ruang gelap,karna dianggap membangkang", ucap pemuda itu.


"apa kamu orang gila?", tanyaku


"Tidak,saya tidak gila,hanya orang orang yg menganggapku gila", ucap pemuda itu.


"Kenalkan namaku refly", ucapku


"Saya yoko", ucap pemuda itu.


"Kalau begitu,kita senasib", ucapku


"Ssstt,ada yg datang pura pura saja gila,jangan merespon ataupun membantah saat mereka mengajak bicara", ucap yoko


Sungguh yoko tidak gila menurutku,mungkin dengan alasan yg sama denganku,hingga ia bisa berada di tempat ini.


"Selamat siang", ucap salah satu diantara mereka


Kami terdiam,tak ada yg menjawab.


"Sudah makan ya?", tanyanya lagi.


"Bodoh betul orang ini,mana mungkin kami bisa keluar mencari makan,dalam keadaan terikat begini,kecuali mereka sendiri yg bawakan", umpatku dalam hati.


"Dasar orang gila,ditanya diam", ucapnya lalu pergi lagi.


"Refly,ini sebenarnya bukan Rumah sakit jiwa,tapi tempat yg tak ubahnya penjara zaman kolonial belanda,sebentar ku ajak kamu jalan jalan,melihat sekeliling tempat ini", ujar yoko membuatku penasaran.


"Kamu sebenarnya siapa yoko dan apa tujuanmu menyamar jadi orang gila?", tanyaku lagi


"Kamu akan tau juga refly,saat ku ajak berpetualang dalam Rumah sakit jiwa ini,maka pelan pelan,kau bisa mengenali diriku",ucap yoko


"Siapa kau sebenarnya yoko", bathinku

__ADS_1


__ADS_2