
Chandra tak berhenti nya menatap wajah cantik kirana yg terbaring tak berdaya,alat bantu pernafasan terpasang di hidungnya, matanya tertutup seperti orang yang telah mati
"Kirana, bangunlah sayang, bertahanlah hidup bersamaku", Chandra terus meratapi isterinya Yg terbaring tak sadarkan diri.
Chandra mengelus perut Kirana Yg membuncit,Chandra terharu saat merasakan janin yg ada dalam perut Kirana Yg bergerak gerak.
"Anakku,sehat sehatlah dialammu,ayah berharap Kamu segera lahir ke dunia ini ", ucap Chandra.
Chandra tak hentinya membelai Kirana dengan penuh kasih sayang.
Rasa cinta yg mendalam pada kirana, membuat air mata nya jatuh berderai.ia tak menyangka, Kirana yg keliatan sehat wal afiat ternyata, memiliki penyakit yg ganas.
Dunia kedokteran bahkan tak mampu berbuat banyak,ke kecuali menanti keajaiban dari Yg kuasa.
"Ya Allah, selamatkan lah istri dan anakku, berilah kami kesempatan lagi untuk sama sama, membangun cinta kembali", ucap Chandra dalam doanya, disetiap sujud nya.
Sementara itu dokter erwin Yg menjalani hukumannya dalam penjara, Karena berbagai persekongkolan kejahatan yg dilakukan nya bersama widya.terlihat merenungi nasibnya yg Malang.
Penyesalan demi penyesalan terus menghantuinya,terbayang kariernya sebagai seorang dokter, seketika hancur saat berbagai bukti kejahatan nya tak bisa ia pungkiri didepan para hakim dan jaksa .
"Pak Erwin,ada seseorang yang ingin bertemu", Ucap seorang Polisi yg datang menjemputnya di ruangannya.
__ADS_1
Dalam hatinya diliputi pertanyaan, entah siapa Yg datang membesuknya, Karena selama disini,belum pernah ada yg datang walau sekedar bertanya kabar, Karena rasa malu dan kecewa kedua orang tuanya.
Ia tanpa bertanya, Segera berdiri dan berjalan mengikuti langkah polisi tersebut.dan menemui seseorang yg belum pernah Ia lihat sebelumnya.
"Maaf,apa anda mencari Saya?", tanya dokter erwin,yg merasa heran ditemui orang tak dikenal.
Orang itu memperhatikan dengan seksama Dokter erwin, matanya berlinang dan sekuat diri menahan emosinya yg nampak ia kendalikan .
"Saya,bapaknya Refly, orang yg kamu fitnah habis habisan itu", ucap lelaki separuh baya,yg ternyata bapak ya refly.
Dokter erwin gemetar,seluruh tubuhnya menggigil ketakutan, terbayang kejahatan nya,saat memfitnah refly,dan kini Refly telah pergi untuk selamanya.
"Ma maafkan saya pak, saya tidak bermaksud mencelakai Refly,ini semua Karena provokasi Widya", ucap dokter erwin ketakutan.
"Itu tidak benar Pak, kirana hanya membohongi bapak, pasti ia lagi yang memberi tahu bapak", Dokter erwin membela diri.
Laki laki tua itu tertawa,ia seperti sedang menonton sebuah lelucon di televisi.
"Jangan belagak bodoh tak tahu apa apa dokter, artinya kamu memang penuh prasangka buruk ke orang orang,kirana tidak tahu apa apa tentang ini,ini semua kuketahui berdasar bukti Yg nyata dari CCTV", ucap laki laki tua itu.
Dokter erwin tertunduk lesu, mendengar penuturan bapak tua itu,ia makin merasa terpojok, terbayang hukuman nya yg pasti berlipat ganda.
__ADS_1
"Pak Polisi,silahkan membawa orang ini kembali ke ruangannya,urusan saya sudah selesai, terimakasih banyak atas bantuan nya", ucap bapaknya refly.lalu melangkah keluar meninggalkan dokter erwin yg masih terus menyesali perbuatannya.
********
Kirana yg menjalani perawatan intensif,berhasil menangkap suara di gendang telinganya,tapi tak bisa membuka matanya,juga tak bisa berucap sepatah katapun.ia sangat terharu mendengar doa doa yg dilantunkan suaminya, Chandra.yg ternyata sangat setia dan penuh perhatian.
"Maafkan kesalahanku Chandra,aku tak menduga,jika cintamu ternyata begitu tulus", ucap Kirana dalam diamnya.
Air matanya menetes, membayangkan dirinya yg terbaring tak berdaya.
"Mungkin lebih baik Tuhan mengambil saja nyawaku,daripada menanggung penderitaan yang begini,aku juga sudah terlalu merepotkan keluarga", bathin kirana.
Entah kenapa, bayangan Masa kecil Kirana seolah hadir dipelupuk matanya,saat ia berlari lari kecil dihalaman belakang rumahnya,bersama kakeknya,ayah angkat dari dokter zalimah Yg begitu tulus menyayangi nya.
Masa lalu yg penuh keindahan,tanpa beban.ingin rasanya kembali ke masa itu.
"Masuklah pak,inilah anak kami yg bernama Kirana", kudengar suara bunda masuk, yang sepertinya membawa seseorang.
"Kirana,ada orang ingin menemuimu nak,ialah bapaknya refly", ucap bunda.membuyarkan lamunan masa kecilku.
"Iya bunda, saya sudah mendengar nya, maafkan saya Yg tak bisa bicara dengan kalian", Sahutku.
__ADS_1
"Kirana, Saya bapaknya refly nak, anakku sangat mencintaimu,ia membawa cintanya ke liang lahat. Kirana terimakasih banyak nak,atas pengorbanan mu dan pertolongan mu", bapaknya Refly,terus mengajakku bicara.
Refly kenapa nama itu terdengar kembali'di telingaku membuatku makin merasakan kepedihan itu, kerinduanku pada Refly kembali hadir.saat bapaknya tiada hentinya mengungkit tentang rasa cintanya pada ku.