Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Rahasia ibu sambung


__ADS_3

Chandra menepikan mobilnya,di depan rumah ibunya,biar bagaimanapun juga,ia wanita yg telah merawatnya dari kecil.yg selama ini dipanggilnya ibu,ternyata hanya ibu tirinya.


"Assalamu alaikum bu", ucapnya,namun tak ada jawaban dari dalam.


Iapun mengulang salamnya,beberapa kali,tetap tak ada sahutan.


"Chandra cari ibu ya?", tanya bu lasmi,yg datang menghampiri chandra,yg beberapa kali celingak celingukan depan rumah ibunya.


"Iya bu,ibu saya kemana ya?", tanya chandra .


Bu lasmi,membisikkan sesuatu ke telinga chandra,yg membuat chandra menjadi terkejut.


"Kok bisa sih bu,rasanya saya gak percaya deh,kalau ibu saya bisa begitu", sahut chandra.


"Kenyataannya gitu nak chandra,ibumu sekarang,sudah menghilang entah kemana", ujar bu lasmi.


Chandra,duduk terhenyak di kursi.ia tak menyangkan ibu tirinya,bisa kedapatan sedang melakukan hubungan haram dengan pak Razak,dan diarak keliling RT.


Parahnya lagi,baru ketahuan,jika mereka sudah berhubungan sejak beberapa tahun yg silam.


"Chandra,sabar ya nak", ucap bu lasmi.


Chandra,dengan rasa malu,meninggalkan rumah itu,apalagi para tetangga berdatangan menemui chandra,yg tidak tahu menahu kelakuan bejad ibunya itu,apa yg akan dikatakan bapak,jika tahu perbuatan istrinya itu.


**********


Bapak terlihat senang saat melihat kedatanganku,senyum tulusnya mengambang saat ku cium tangannya,yg selama ini selalu membelaiku penuh kasih sayang dari kecil.


"Kamu kok kelihatan sedih nak,ada apa?", tanya bapakku saat melihat raut wajahku menekuk.


"Gak apa apa kok pak,saya cuma capek saja", jawabku.


Tapi bapak,mungkin sangat bisa membaca mimik wajahku dan bahasa tubuhku yg sedang dilanda galau,ia memandangku dengan seksama,hingga membuatku tak bisa berkata bohong lagi.


"Katakanlah nak,bapak tahu,kamu sedang menyimpan sesuatu yg mengganjal dihatimu,katakanlah", desak bapak.


Aku tak mampu bercerita ke bapak,melainkan menjatuhkan kepalaku di pangkuannya,dan menangis sejadi jadinya.


"Apa kamu habis menemui ibumu?", tanya bapak lirih.


Saya tak menjawab,melsinkan terus menangis.

__ADS_1


"Chandra,ibumu telah mengkhianati bapak sejak lama,tapi bapak sabarkan,karna bapak telah kehilangan fungsi sebagai laki laki sejak 10 tahun yg lalu,hal itulah yg membuat bapak tak berkutik saat mengetahui ibumu selingkuh dengan seorang tetangga,rupanya Allah tidak tidur,ia membongkar aib ibumu,saat kita sudah pergi dari rumah itu", tutur bapak yg membuatku keheranan,bapak tahu darimana kabar itu.


"Siapa yg beritahu bapak?", tanyaku.


"Tetangga yg beritahu nak,sebenarnya bapak sudah lama tahu,tapi bapak mendiamkan saja,dan menunggu waktu yg tepat,untuk pergi dari rumah itu", ucap bapak dengan tatapan hampa.


"Chandra,jangan pikirkan tentang ibumu lagi nak,fokus ke pernikahanmu esok lusa,bekas bekas tetangga kita,besok berdatangan kesini,juga keluarga almarhumah ibumu,mulai besok juga kesini,mempersiapkan hari pernikahanmu", ucap bapak.


"Rumah kita terlalu kecil pak,bagaimana bisa menampung semuanya", sahutku.


"Bapak sudah bicarakan hal itu dengan ketua RT disini,kbesok akan dipasang tenda didepan rumah,yg mengambil jalanan depan rumah", ujar bapak.


Aku sangat bahagia mendengar ucspan bapak barusan,rupanya bapak diam diam,mengupayakan juga pesta untuk pernikahanku.


"Terima kasih ya pak", ucapku sambil memeluk bapak dengan rasa haru.


"Chandra,kamu satu satunya anak bapak,mana mungkin bapak,membiarkan kamu menikah tanpa acara apapun", ujar bapak.


*******


Sementara itu dirumah dokter kirana,sudah ramai sejak beberapa hari yg lalu,ada saja yg dibuat untuk meramaikan acara yg sengaja dimeriahkan dokter zalimah,untuk putri tunggalnya itu.


"Ini pasti WO nya sangat berpengalaman,seperti dalam hotel bintang lima saja", ucap seorang keluarga pak arya.


Pak arya,saking gembiranya,seperti lupa jika dirinya telah bercerai dengan dokter zalimah,ia seperti tak canggung canggung,hilir mudik dalam rumah.


"Zalimah,tuh ada tamu dari desa,suruh pelayan menyiapkan makanan di meja", teriak pak arya dari luar.


Dokter zalimah juga seperti lupa,jika hubungannya dengan pak arya,telah ia putuskan di meja hijau.


"Iya mas,sabar ya", sahutnya.


Bagas yg melihat hal itu tersenyum senyum,ia memang,sangat mengharap,dokter zalimah kembali rujuk dengan pak arya.


"Semoga mereka bisa hidup rukun kembali", ucap bagas dalam hatinya.


Rupanya hal itu diperhatikan beberapa tetangganya yg lain,mereka juga berpikiran yg sama dengan bagas,yaitu mrngharapkan kedua insan itu bisa rujuk kembali.


"Semoga mereka kembali bersatu ya Allah", ucap bu sumiati,yg turut bersedih saat tahu keretakan rumah tangga pak arya.


"Betul itu mbak yu,kita dokan semoga mereka berkumpul lagi", sahut bu Ratna,yg sangat dekat dan akrab dengan dokter zalimah.

__ADS_1


********


Hari yg paling ditunggu tunggu tiba.


Dokter kirana tampil sangat cantik dengan pakaian adat jawa timur,ia nampak cantik mempesona,seperti bidadari.aura kecantikannya begitu nampak.


"Kirana,hari ini kamu telah sempurna menjafi seorang wanita nak,ingatlah bahwa kalian bukan dua orang lagi,tapi melebur dalam satu jiwa", ucap pak arya menasehati putrinya.


Ia menitikkan,air mata haru,saat mengingat kirana yg rupanya telah dewasa,kirana yg dulu digendongnya saat masih kecil,kini akan ia antar ke jenjang pernikahan.


"Ayah,maafkan kirana,jika pernah melukai hati ayah", ucap kirana pada ayahnya,yg disambut pelukan hangat dari pak arya.


"Kirana,anakku,ayah tak pernah menganggapmu bersalah,ayah lah yg merasa tak mampu menjadi ayah yg baik buatmu", ucap pak arya.


"Ayah,bunda.kirana ingin meminta satu permintaan,sebagai hadiah pernikahanku", ucap kirana,pada kedua orang tuanya.


Zalimah dan pak arya mengira,kirana akan meminta benda,seperti seorang anak pada umumnya,saat mereka akan menikah.


"Katakanlah nak", ucap dokter zalimah,menyimak.


Kirana tersenyum dan menatap kedua orang tuanya dengan tatapan sayu,bulir bulir air matanya telah jatuh.


"Kirana,apa yg yang ingin kau minta nak,katakanlah?", tanya pak arya tak sabaran lagi.


"Kirana ingin, ayah dan bunda menyatu lagi,kirana tidak ingin cerai berai lagi,kirana ingin keluarga yang utuh", ucap kirana.


Ucapan kirana membuat ayah bundanya tertegun,permintaan yg sebetulnya tidak sulit itu,namun terasa sangat berat buat dokter zalimah.


"Kirana,apa tidak ada permintaan selain itu nak?", tanya dokter zalimah


"Tidak bunda,hanya itu permintaanku,jika hari ini tidak terkabul,kirana tidak akan oernah lagi meminta apapun,dari bunda dan ayah", ucap kirana..


Dokter zalimah dan arya,tenggelam dalam pikiran masing masing.yg diminta kirana sebenarnya tak sulit,tapi sangat sulit melawan egonya dan gengsi yg terlalu tinggi.


"Kirana,beri ibu waktu nak", ucap dokter zalimah.


"bunda,kirana ingin,kepastian malam ini.besok hari pernikahan kirana,tapi kirana tidak akan duduk di pelaminan,sebelum ayah dan bunda rujuk kembali", ancam kirana.


Deggg!!!


Hati dokter zalimah dan pak arya,menjadi tak menentu mendengar permintaan anaknya itu.

__ADS_1


__ADS_2