
Arya bernapas lega,saat berhasil menghirup udara segar,setelah sekian bulan mendekam dalam penjara,yg hampir saja mencopot jabatannya dari kepolisian.karna dianggap merusak citra kepolisian..
"Terima kasih ya nak", ucap nya pada Chandra yg mati matian berjuang membelanya di pengadilan.
"Sama sama pak,berkat ngurusin bapak,keluar masuk pengadilan,kejaksanaan dan kantor polisi,ilmu saya lebih terasa,dan mendapat tawaran pekerjaan di pengadilan", ucap chandra.
"Alhamdulillah nak,kalau begitu,esok kita ke surabaya sama sama ya,bapak sudah rindu kirana", ucap pak arya.
Ia tahu,dihati chandra ada benih benih cinta yg tumbuh untuk kirana,hal yang sangat disetujui pak arya,karena chandra memiliki figur calon menantu yg ideal.
"Insya Allah pak", sahut chandra.
Ia berharap kedekatannya dengan pak arya,bisa menjadi jalan yg baik,untuk menjalin hubungan dengan kirana.
******
Disisi lain,dokter zalimah sangat terkejut mendengar kabar bebasnya pak arya,yg sudah menjaxi mantan suaminya.
"Kesalahan pak arya,tak terbukti dokter,ternyata itu hanya spekulasi dari orang orang yg memusuhinya", kata bagas.
"Spekulasi tapi,pak arya menikmatinya juga bukan?, Sudahlah gas.bagiku itu kesalahan yg tak termaafkan", imbuh dokter zalimah,yg hingga sekarang belum memaafkan kesalahan pak arya.
"Entahlah bu,saya juga tak begitu tahu", bagas tak bisa berkata apa apa lagi,saat dokter zalimah mengeluarkan asumsinya.
"Bagas,gimana perkembangan bengkel?", tanya dokter zalimah.
"Alhamdulillah banyak kemajuan dokter,sepertinya kita harus menambah 3 karyawan lagi", sahut bagas.
Dokter zalimah kagum,akan keuletan anak muda yg dibawah bimbingannya,ia betul betul pemuda yg memiliki kemauan yg keras,tak kenal putus asa.
"Kalau begitu kamu aja yg cari gas,ibu percaya,kamu bisa memilih pekerja yg rajin dan disiplin", ujar dokter zalimah.
__ADS_1
"Iya bu,terima kasih banyak telah begitu percaya ke bagas", ucap bagas.
Ia terharu memiliki majikan,seorang dokter yg baik hati,meski hati kecilnya masih begitu terluka oleh perceraian,sepasang suami istri yg sangat dihormatinya itu,tapi ia tak bisa berbuat banyak,kecuali berdoa di setiap doanya,semoga mereka disatukan lagi,ke ikatan pernikahan yang sakinah mawaddah warahmah.
"Kamu kok nangis gas,apa ada kata ibu,yg menyakitimu?", tanya dokter zalimah saat dilihatnya bagas menitikkan air mata.
"Mmhh,gak kok bu", bagas cepat cepat menyeka air matanya.
Tapi ia bisa merasakan,apa yg dirasakan bagas saat ini,ia sangat terluka oleh perceraiannya dengan arya.
"Ya udah gas,ibu berangkat dulu ya", pamit dokter zalimah,pada anak angkatnya itu.
"Iya bu,hati hati ya", ucap bagas
Dokter zalimah melenggang naik ke mobilnya diperhatikan bagas yg begitu trenyuh melihatnya.
"Dokter zalimah ternyata baik banget ya mas", ucap seorang pengunjung bengkel yg datang membongkar mesin motornya.
Bapak pengunjung bengkel itu manggut manggut mendengar penuturan bagas yg begitu mengesankan,tentang seorang majikan yg lebih menganggap pekerjanya sebagai seorang anak.
************
Dokter kirana shock,saat mendengar berita tentang widya dan erwin yg ternyata satu komplotan,sungguh sesuatu yg sangat ia tidak percaya.
"Apa salahku ke widya,hingga tega begitu,padahal aku merasa tak pernah berbuat jahat padanya", bathin kirana.
Ia sulit memejamkan matanya,teringat refly yg telah pergi selama lamanya,yg ternyata hanya menjadi korban.
"Kirana,aku sangat bahagia,bisa bersamamu di detik detik terakhir hidupku", ucapan refly yg terus terngiang di telinganya.
"Refly,cintamu akan kusimpan dan selalu kupatri di lubuk sanubariku", Kirana terus menangis mengenang refly,hingga bantalnya menjadi basah kuyup.
__ADS_1
Ia tak menyadari saat ayahnya tiba tiba berdiri didekatnya.
"Ayaaaaahh!!", kirana melompat saking kagetnya dan memeluk ayahnya dengan menangis sejadi jadinya.
"Anakkuu,maafkan ayah sayang,telah menyakiti hatimu", ucap pak arya,masih terus memeluk anaknya yg sangat dirindukannya.
Keduanya hanyut dalam pelukan dan tangis yg tak henti hentinya.
"Kirana,ayah bebas berkat perjuangan chandra nak,ialah yg telah mati matian membela ayah dipengadilan", ucap pak arya.
Kirana melepas pelukan ayahnya dan membalikkan tubuhnya mencari chandra,yg rupanya duduk di ruang tamu.
"Chandra", panggil kirana.
"Iya kirana,maaf ya,kemarin saya pulang kampung,makanya gak sempat membalas chatmu", ucap chandra.
"Terima kasih ya chand,sudah membantu ayah bebas dari tuntutan penjara", ucap kirana.
"Tak usah berterima kasih kirana,kita bersahabat sejak kecil,apa salahnya kita saling membantu", ucap chandra.
Ia menatap mata kirana dengan pandangan yg sangat penuh arti,pak arya yg melihat itu sangat berharap,kirana bisa membuka mata hatinya untuk menerima chandra.
**********
Aku tahu dan sangat fahami,chandra memiliki perasaan yg tertunda untukku.perasaan yg sebenarnya kumiliki juga,tapi kehadiran refly buatku tak bisa terlepas dari jerat bayangan masa lalu ku bersama refly.
"Kirana,chandra mrncintaimu nak,ayah juga setuju jika chandra menjadi suamimu", ucap ayah.
"Ayah,kirana butuh waktu,biarkan kirana membangun perasaanku dulu", sahutku
"Nak,Chandra lelaki yg penuh tanggung jawab,ayah berharap,secepatnya kau buka pintu hatimu", Pinta ayahku yg sangat menyukai chandra.
__ADS_1
Tapi sekali lagi,aku butuh waktu.Cinta itu akan tumbuh seiring, seringnya ku bertemu dengan chandra.