
Anganku terus melayang,ingin rasanya ku masuk dalam sukma kirana yg setia menjagaku,tapi sepertinya tubuhku tak mau berdamai dengan rohku..
"Refly,kenapa bisa kamu sakit begini", ucap Yoko yg baru datang dan terus memeluk tubuhku.
"Bangunlah teman,kita bercerita dan mengobrol lagi,disini sudah ada kirana yg sangat kau cintai, bangunlah!", yoko mengguncang tubuhku yg tak berdaya itu.
"Yoko,sahabatku,ragaku tak bisa menyatu dengan rohku,karena benturan keras pada kepalaku,kamu cowok yg tangguh dan sangat cerdik,carikanlah aku obat", ucapku pada yoko
Tapi yoko tak mendengar ucapanku.ia berbicara dengan tubuhku yg tak memiliki rasa itu lagi.
"Pasien refly tak ada kemajuan dokter,siapa tau ada pengobatan alternatif lainnya yg bisa membantu", ucap dokter erwin
Dokter erwin kukenal namanya melalui para perawat yg mendampinginya dan selalu menyebut dokter erwin,ia selalu menatap kirana,membuat hatiku cemburu.
"Besok ada jadwal operasi kita di semara g dokter", ucap dokter erwin pada kirana.
"Apa tidak ada yg bisa menggantikanku dok", ucap kirana.
Kirana sepertinya kurang enak badan.
"Sipp,katakan padanya kirana,aku tak bisa
meninggalkan refly", kata rohku yg bisa melihat orang tapi tak ada yg bisa melihatku.
"Tak ada yg bisa menggantikan dokter kirana dalam hal bedah syaraf,dokter harus yg memimpin operasi itu", ujar dokter erwin.
Ingin rasanya ku menimpuk wajah dokter erwin yg sepertinya menyimpan rasa cinta untuk kirana,dan itu wajar.dokter kirana wanita yg maha sempurna,siapapun akan bertekuk lutut padanya.
"Baiklah dokter", ucap kirana.
Dokter erwin tersenyum,seperti sedang menerima piala kemenangan.
"Awas,ya dokter,kalau aku sudah sembuh ku timpuk mukamu", ucapku geram.
Namun kusadari,aku bukanlah siapa siapa saat ini,bahkan untuk bertahan hiduppun,hanya melalui belas kasih kirana sekeluarga.hingga tubuhku masih bisa terawat.
********
"Kamu kenal refly dimana yoko", tanya chandra pada yoko
Yg merasa heran bisa berteman dengan refly
"Kami bertemu tak sengaja chand,saat ibuku masuk rumah sakit jiwa", ucapku.
"Maksudmu,tante mia sakit jiwa?", tanya chandra
__ADS_1
"Ibu sebenarnya tidak sakit jiwa chand,ini semua ulah bapakku yg menikah lagi dan merampas rumah yg ditinggali ibu,rupanya ibu tak terima,ia melawan dan melabrak bapakku dan istri muda bapak,istri muda bapak tak terima,lalu ia melapor ke polisi dan ibuku di tahan,karena ibu terus terusan mengamuk ia dijebloskan ke dalam rumah sakit jiwa,ternyata refly juga mengalami nasib yg sama dengan ibuku,lalu aku ke rumah sakit jiwa melarikan ibuku dan kami pergi ditengah malam itu juga", ucap yoko menceritakan kisah hidup ibunya hingga moment,pertemuannya dengan Refly.
"Saat itu kami bingung mau kemana,lalu refly mengajakku tinggal dirumahnya", sambung yoko lagi.
Yg rupanya memang memiliki kedekatan dengan refly.
"Orang tuanya refly tinggal dimana yo?", tanya chandra
"Kabarnya ia dilampung chand,karena refly pernah meminta izin ke lampung,saat ibunya sakit keras dan meninggal dunia", ucap yoko.
Ia tak menyangka akan bertemu dengan refly dalam kondisi seperti ini.
********
Hari ini,kurasakan perasaanku sangat lain dari biasanya,sepertinya aku kembali ke masa laluku,saat menjadi zalimah kecil yg keseharianku menemani ayah menggali kuburan,meskipun aku tak ikut bekerja tapi akulah yg membawa botol air minumnya.
"Zalimah,apa yg kau risaukan anakku?", tiba tiba muncul sosok ayah didepanku,mengumbar senyum khasnya yg menyejukkan kalbu.
"Ayah,zalimah sangat merindukanmu,ayah kemana saja selama ini,sungguh zalimah terlalu banyak mengalami masalah", ucapku.
"Zalimah anakku,ayah sudah meninggal dunia,hingga ayah tak bebas lagi,bisa menemuimu kapan saja", ucap ayah.
Aku menangis sejadi jadinya,sungguh hidupku sangat merana tanpa ayahku yg selalu memberiku kasih sayang penuh.
"Ayah,cucumu kirana banyak mengalami kesulitan,ia pernah mengalami hal yg sangat memalukan ayah", ucap zalimah
"Zalimah anakku,refly pria yg baik untuk anakmu,ialah yg akan menjadi jodoh anakmu kelak di kemudia hari", ucap januar
"Ia sedang koma ayah,dan sangat tipis kemungkinan bisa hidup kembali", ucap zalimah
"Zalimah anakku,tidak ada yg tak mungkin bila Allah menghendaki,mendekatlah nak,kuusap matamu,niscaya kekuatan Indra ke enammu akan kembali berfungdi", ucap januar
Zalimah pun mendekati ayahnya,yg seketika mengusap mata zalimah,hingga tabir yg selama ini tertutup,akhirnya tersingkap kembali.
"Aku pergi dulu nak,ingat bersihkan makam ibumu dan kakek nenekmu", ucap januar,lalu menghilang dari pandangan zalimah.
Zalimah menjadi heran,dengan apa yg terjadi pada dirinya barusan.
"Besok aku ke surabaya,kasian refly", ucap zalimah.
Hatinya telah terbuka untuk refly dan menganggap masa lalu itu sebuah takdir,juga pelakunya sudah dijatuhi hukuman selama 20 tahun.
******
Dokter erwin menggenggam tanganku,tak mau melepaskan sebelum kuberi kepastian.
__ADS_1
"Lepasin mas,sakit tau!", ucapku
"Tidak kirana,tanganmu takkan kulepas,sebelum kau mengangguk siap untuk kulamar", ucap dokter erwin lagi.
"Tidak mas,lamaran itu suatu hal yg sangat sakral,itu awal dari terbentuknya suatu hubungan suci,sementara aku belum siap mas", ucapku.
"Mas tak memaksamu untuk segera menikah kirana,hanya mas ingin persetujuanmu", ucap mas erwin yg sudah seperti orang tak waras.
Ternyata susah juga menghadapi dokter keren ini,yg menyatakan cinta tanpa awalan dan akhiran.
"Beri aku waktu dokter", ucapku yg seketika memilik kekuatan melepas cengkeraman tangan dokter yg kuat.
"Kenapa harus menunggu waktu kirana,aku sangat mencintaimu juga tanpa syarat dan menunggu waktu untuk bisa merasakan", ucap dokter erwin.
Aku berlalu meninggalkan dokter erwin yg seperti tak memiliki rasa waras sebagai seorang dokter,ia malah terkesan seperti preman pasar yg mengungkap rasa sukanya.
"Kiranaa!", aku tersentak kaget mendengar suara itu.
bunda kok tiba tiba datang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu,juga posisinya yg juga sebagai seorang dokter sangat tidak memungkinkan untuk selalu meninggalkan tugas.
"Bundaa kapan disini?", tanyaku
Bunda terlihat kecapaian dan kepanasan
"Baru aja kirana,bunda ingin melihat kondisi refly", ucap bunda.
Yg membuatku sangat heran,begitu pentingkah refly buat bunda,hingga jauh jauh datang kesini.
"Refly masih tetap begitu bunda,rencananya refly mau kubawa pulang kerumah saja bun,pihak rumah sakit sepertinya tak begitu merespon kondisi refly,yg memang sangat sulit dianalisis kedokteran", ucapku.
"Mungkin lebih baik begitu kirana,kamu kan bisa ganti gantian menjaganya bersama teman temanmu yg lain", kata dokter zalimah
"Iya bunda,kalau perlu di kasi pembantu biar ada yg mengurusnya", ucap kirana.
Bunda masuk ke ruangan refly,terlihat bunda memeriksa suhu badan refly dan kondisi yg melemah.
******
"Refly,kamu mendengar bunda kan?", tanya bunda
"Refly kuyakin dirimu akan kembali sehat seperti sedia kala", ucap bunda lagi.
Sementara rohku berjalan berdiri disamping bunda zalimah dan menyapanya.
"Terima kasih bunda,sudi menjengukku,maafkan kesalahanku bunda", ucapku
__ADS_1
"Refly,bunda sangat senang dan bahagia bisa melihatmu menyadari kesalahan,bangunlah nak,tata lah kembali masa depanmu", ucap bunda yg ternyata bisa melihat rohku.