Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Perselingkuhan suamiku


__ADS_3

Atas permintaan dokter kirana dan keluarganya,saya dipindahkan kerumah kirana untuk dirawat,jadi mulai hari ini,aku sudah pindah kerumah kirana.


Bagas,yoko dan Chandra yg mengangkatku,ternyata mereka adalah sahabat terbaikku.


Nampak bu zalimah yg sibuk mengatur kamar,tempat baruku.


"Kamu dibawa ke sini nak,karena kirana juga akan membuka praktek depan rumah,jadi kamu selalu dalam pengawasan kirana", ucap bu zalimah padaku.


"Terima kasih banyak bu,saya sudah sangat merepotkan", ucapku pula


"jangan bilang begitu nak,ibu sudah menganggapmu bagian dari keluarga ibu juga", ucap bu zalimah,membuatku bercucuran air mata.


Sungguh mulia hatimu bu dokter,semoga Allah membalas kebaikanmu dengan menggantinya pahala yg berlipat ganda.


"Dengar dengar dokter erwin mengejar ngejar kirana ya?", tanya chandra pada bagas


kupasang kupingku lekat lekat,hatiku terasa panas mendengarnya.


"Emang gitu kok,malah kabarnya sudah melamar kirana,tapi kirana belum memberinya kepastian",jawab bagas.


Sulit kubayangkan jika kirana dan dokter erwin jadi menikah,lalu apa artinya ku berada disini yg hanya bisa menjadi penonton yg hanya bisa diam membisu.


"Nak refly,ibu pulang dulu ya ke kampung", ucap bu zalimah pamitan padaku


Entah mengapa hatiku terasa berat melepas bu zalimah yg sudah seperti ibu kandungku,kasih sayangnya sangat besar


"Iya bu,salam buat pak arya", ucapku


*************


Sebenarnya aku masih ingin tinggal di Surabaya sehari lagi,tapi hatiku terasa beronta ronta ingin kembali kekampung halaman,terasa ada energi ghaib yg nenarikku pulang


Kutelpon mas arya berkali kali,tapi tak diangkat membuatku jadi khawatir.


"Mas arya!", aku tersentak kaget,saat melihat mas arya sedang duduk dengan mesra dengan seorang wanita yg jauh lebih muda dariku


Mungkin Tuhan ingin menunjukkan kelakuan mas arya yg sama sekali tak kuduga bisa setega itu mengkhianatiku.


Tak biasanya juga kumelalui kawasan ini,yg merupakan area piknik bagi masyarakat di sekitar wilayahku.

__ADS_1


"Mas arya", ingin rasanya ku melabraknya tapi kujaga citraku sebagai seorang dokter yg sangat dikenali di wilayah ini.


Kuhentikan mobilku,terus memandang ke arah mas arya bersama wanita yg kurasa adalah selingkuhannya.


Sisi gelapku sebagai seorang wanita yg dikelilingi hal hal berbau mistis,bangkit seketika.padahal aku selalu berusaha membuang jauh jauh energi ghaib yg ada dalam tubuhku,karena aku merasa sudah tidak layak di zaman modern dan statusku sebagai tenaga medis.


"Zalimah,jangan berdiam diri nak,berilah mereka pelajaran",tiba tiba muncul ibu shatira berdiri di depanku.


"Bu sharira,apa aju tak salah lihat?", tanyaku,kugosok gosok mataku seolah tak percaya pada penglihatanku


"Iya nak,ibu hadir kembali,kerana ibu tak bisa tenang saat melihat anak kesayangan ibu dipermainkan", ucap bu sharira.


"Tunggulah disini nak", kata bu sharira


Aku tak mengerti apa lagi yg akan dilakukan bu sharira sebagai makhluk tak kasat mata.


Rupanya bu Sharira mendatangi wanita yg duduk di dekat mas arya dan menariknya dari belakang,wanita itu dihajar habis habisan oleh bu sharira,sementara mas arya terlihat shock,karna tak bisa berbuat apa apa menghadapi amukan jin.wanita itu menjadi tontonan gratis seketika,banyak yg videokan aksi mereka,juga mas arya yg sudah pasti ikut viral bersama wanita lain.


Aku pulang kerumah dengan perasaan tak menentu,mas arya yg seorang pengayom masyarakat ternyata melakukan tindakan yg memalukan.


"Sungguh perbuatanmu tak bisa kumaafkan mas", ucspku dalam hati


Tapi hatiku sudah menyusun rencana yg rapi,malamnya mas arya pulang seperti tak melakukan kesalahan apapun.


Mungkin ia mengira,aku tak mengetahui,apa yg sudah diperbuatnya.


"Iya mas", ucapku


Tak kunampakkan sifat marah atau apapun,karena tabir perselingkuhannya sudah terbuka seperti kaset video yg sedang kuputar,bathinku lebih tajam lagi


"Aku tidur dulu mas,capek banget", ucapku


Kupejamksn mataku,tapi dapat kulihat mas arya keluar menelpon selingkuhannya.


"Maaf ya sayang,mas gak bisa kesitu malam ini,dokter zalimah sudah pulang dari surabaya", ucap mas arya pada selingkuhannya.


Air mataku menitik,saat kudengar sendiri obrolan mereka


"Aku tidak bodoh mas,ternyata inilah sifat aslimu", ucapku dalam hati.

__ADS_1


Esoknya,aku tetap bersikap biasa bisa saja,padahal hari ini ku ajukan gugatan cerai ku pada mas arya.dengan melampirkan bukti bukti yg ada,ternyata aksi mereka di pantai menjadi sorotan warga net.


Rupanya kapolres pun memanggil mas arya terkait kasus perselingkuhan itu yg mencoreng citra kepolisian.


"Bunda ini maksudnya apa?", tanya mas arya yg baru pulang dari kantor


Ternyata surat gugatan ceraiku telah dikirim pihak pengadilan langsung ke kantor polisi.


"Mas arya kan bisa lihat sendiri,dan membaca,alasanku menggugat cerai", ucapku santai.


"Bunda ini salah faham", ucapnya beralasan.


"Tidak mas,itu terbukti dan itu sudah cukup membuktikan,jika kita tak bisa sejalan lagi,kita tak bisa lagi satu perahu,maaf mas,keputusanku tak bisa diganggu gugat lagi", ucapku.


Mas arya bersimpuh di depanku memohon maaf namun semuanya telah hancur,kepercayaanku padanya telah pecah dan hubungan rumah tangga selama 25 tahun akhirnya kandas juga di hari ini.


"Saya sangat menyesal pak", ucap mas arya saat duduk di kursi pesakitan


Berulangkali pihak kejaksaan memohon mediasi dariku,namun kutolak.


"Biarlah semuanya berakhir pak jaksa,apa yg telah hancur tak mungkin bisa terhimpun lagi,kalaupun ada yg bisa disatukan,goresan goresan kekecewaan itu akan selalu ada", ucapku.


Mas arya menatapku dengan sendu tapi mukaku kubuang


"Maafkan aku mas,kamu sendiri yg menyulut api peperangan ini",ucapku.


Aku melangkah keluar dari ruang sidang dengan hati lega


Sungguh sulit menerima kenyataan berpisah dengan suami yg puluhan tahun bersama,tapi hatiku lebih tersiksa lagi saat di duakan.


"Bunda,kenapa bisa cerai yiba tiba,apa bunda sudah pikirkan baik buruknya perceraian", ucsp kirana,yg mengetahui perceraianku melalui temannya yg menelpon.


"Bunda sudah pikirkan nak,bunda justru lebih sakit hati saat memilih bertahan diatas luka", ucapku


Kirana menangis,tapi kirana akan lebih menangis saat melihat ayahnya di non aktifkan sebagai anggota POLRI.


"Bunda,tolong cabut gugatan cerainya,kita bisa memulai kehidupan yg baru", bujuk mas arya


Tapi tekadku sudah bulat,dan saya bukan kategori orang yg memudahkan soal hukum,apa yg menjadi keputusanku takkan pernah kuubah lagi.

__ADS_1


"Maaf mas,itu sudah menjadi takdir buat kita,tak ada yg mudah dirubah dalam sekejap mata,apa yg mas lakukan bukan karena ketidak sengajaan tapi sesuatu yg seharusnya mas pikirkan dari awal", ucapku


Mas arya menutup telponnya,mungkin ia sudah mengerti tentang pendirianku yg tak mungkin memaafkannya lagi.


__ADS_2