
"Kiranaaaaaa,tunggu....kumohon dengarkan aku sekali lagi kirana", ucap refly yg terus mengejarku.
Ia berteriak teriak seperti. Orang tidak waras
"Refly,kumohon pergi dari sini,atau kusuruh petugas menyeretmu", ujarku
Tapi refly tetap tak menghiraukan ucapanku,ia terus berlari mengejarku dan menarik narik tanganku,seperti anak kecil.
"Dasar orang gila", ucapku,saat melihatnya duduk bersimpuh di depan mobilku.
Membuatku jadi susah memajukan mobilku.
terpaksa aku turun dari mobil dan mendatangi refly yg seperti tak waras lagi.
"Bisa nggak sih,jangan buat susah orang terus ref?", tanyaku padanya yg duduk bengong.
"Kirana,aku mohon maafkanlah aku", ucap refly
Matanya memerah menahan tangis.
"Kamu gak ada salah apa2 lagi ref,bagiku semuanya sudah hilang,bahkan untuk mengingat luka itupun,ku tak sudi lagi", ucapku.
Karna stress menghadapi refly,aku segera menyeberang jalan,untuk masuk ke rumah sakit lagi,menenangkan pikiranku yg sedang kalut.
Rupanya Refly. Mengejarku dan tak menyadari sebuah truk sedang melaju kencang
Brukkk!!!
Dentuman keras mengagetkanku,kulihat orang berkerumun,membuatku penasaran,karena tadi,sekilas kulihat refly mengejarku
"Astaghfirullah,refly!", pekikku,saat kulihat refly sudah bersimbah darah.
"Tolong angkat masuk kerumah sakit,ia temanku", teriakku meminta tolong.
Seketika orang orang yg berkerumun disitu,membantu mengangkat refly yg segera di masukkan ke UGD untuk mendapatkan perawatan darurat.
Refly mengalami pendarahan yg hebat,dan beberapa tulangnya mengalami keretakan.
"Apa ada keluarganya yg bisa dihubungi ?", tanya seorang dokter pada warga yg menolongnya.
"Saya keluarganya dokter", ucapku,terpaksa berbohong,karena kasihan melihat kondisinya yg kritis.
kebencianku yg mendalam seketika menjadi rasa iba,rasa kemanusiaanku sebagai seorang dokter membuatku ikhlas merawatnya dan mengakuinya sebagai keluargaku.
***********
"Kok bisa terjadi kirana?", tanya ibu,yang kaget,saat kuberitahukan keadaan refly sementara koma
"Aku juga tak habis mengerti bun,tiba tiba saja refly,bisa mengetahui keberadaanku lagi,ia terus mengejarku,hingga tak menyadari ada truk yg. Sementara melaju kencang", ucaku
__ADS_1
"Ya udah kirana,rawat yg baik ya,biar bagaimanapun,kita harus tetap saling menolong sebagai sesama manusia.besok bunda kesitu bersama ayah dan bagas untuk sementara menjaga refly,hingga kondisinya pulih", ucap bunda
"Refly,maafkan aku ya,membuatmu jadi begini", ucapku sedih
Wajah refly yg tenang dan tampan,sebenarnya bukan alasan untuk menjauhinya,tapi karena torehan luka mendalam yg buatku malu.
Kubuka ponsel refly yg tidak terkunci,hingga aku bisa melihat semua yg ada didalamnya.foto fotoku waktu masih SMA,saat ia masih berstatus pacarku.semuanya masih ia simpan.membuat keharuan menyeruak di dadaku.
"Begitu pentingkah seorang kirana,dihatimu ref?", bathinku.
Tiba tiba ponsel refly yg kupegang berdering,rasanya aku tak berhak mengangkat telpon orang,karena ini privacy nya,tapi menyadari kondisi refly yg sementara dalam keadaan koma,membuatku berpikir.
"Tak apalah, untuk kali ini saja".
"Halo", terdengar suara seorang laki laki di diseberang
"Ya haloo maaf,saya dokter kirana,refly sekarang berada di rumah sakit karena kecelakaan", ucapku
"Masya Allah,kok bisa bu,pantesan mas refly,udah 2 hari gak masuk kerja", ucapnya dengan nada panik.
"Kalau boleh tahu,mas refly di rumah sakit mana?", tanya nya lagi
"Di RSU mas,kalau mas kesini,bilang aja mau besuk keluarganya dokter kirana", ucapku
"Iya bu dokter kalau begitu,terima kasih banyak informasinya", ucap teman nya Refly itu,menutup telpon.
**********
"Biar bagas aja yg jaga mas refly sampai agak pulih bu", ucap bagas dengan mata berembun menampakkan kesedihan yg mendalam.
"Kasian refly,ia tak punya siapa siapa lagi,tapi kulihat rumahnya seperti ada yg ngisi ", ujar ayah
"kabarnya orang itu ngontrak pak", ujar bagas
"Jangan jangan ada hubungan keluarga dengan refly,lain kali tanyakan ya gas,siapa tau keluarganya refly,agar kita bisa mencari keberadaan orang tuanya", ujar bunda.
"Iya bu,insya allah", ucap bagas dengan santun
Sementara aku masih terus memikirkan tentang kejadian yg dulu menimpaku bersama refly,ternyata murni bukan keinginan refly,tap seorang teman yg sengaja mengerjai kami.
Ponsel refly,menjadi buku hariannya,dan semuanya sudah kubaca.ternyata perjalanan hidup refly selama ini tak mulus mulus saja,ia melalui berapa fase perjalanan hidup yg menyakitkan.
Bahkan tentang rasa cintanya padaku yg tak pernah pudar,juga rasa bersalahnya yg membuatnya terasa ingin mati saja.
"Maaf ini ruangan,mas refly ya?", tanya seorang wanita yg kelihatannya wanita kantoran.
"Iya mbak", ucapku.
"Ooh dokter kirana ya?", tanya wanita yg baru datang itu.
__ADS_1
"Iya,maaf,dengan siapa ya?", tanyaku heran
"Saya teman kerjanya mas refly,kebetulan saya pernah melihat dokter di warung lalapan", ucap wanita itu,sok akrab.
"Oo iya mbak,silahkan duduk", ucapku sambil memberinya sebuah kursi.
Ia kelihatan sangat sedih melihat kondisi refly yg sedang terbujur sakit.
*****************
POV AMAIRA
Aku terpana memandang dokter kirana yg dengan anggunnya duduk di depanku,ternyata ia betul betul sangat menawan,pantas saja mas refly begitu mencintainya.
"kejadiannya seperti apa dokter,kok mas refly bisa ketubruk truk begitu?", tanyaku.
"Ia menyeberang,tiba tiba saja sebuah truk meluncur dengan cepatnya dan menabrak refly", jawab dokter kirana
"Jangan jangan ia mengejar dokter kirana lagi?", ucapku
Dan aku menyesali perkataan ku barusan yg keceplosan,bisa bisa dokter kirana menganggapku biang dari kecelakaan mas refly.
"Maaf dokter,maksud saya,mas refly mungkin bermaksud menemui dokter kirana", ucapku meralat perkataanku tadi yg keburu terucap dari bibirku.
"Oo,bisa jadi begitu mbak", ucapku
"Bagas,tolong jaga refly ya,saya masih banyak pekerjaan yg lain", ucap dokter kirana.
Ia melenggang pergi begitu saja tanpa melirikku lagi,timbul rasa bersalah dihatiku,telah mengatakan sesuatu yg mungkin menyinggung perasaannya.
"Mas keluarganya mas refly ya?", tanyaku pada pemuda yg menjaga mas refly ini.
"Bukan,saya pekerja nya dokter kirana", ucap pemuda itu.
"Emang ada hubungan apa dokter kirana dan mas refly,kok segitu perhatiannya pada mas refly,hingga menyuruh pekerjanya menjaga mas refly?", ucapku sedikit iri akan perhatian dokter kirana ke mas refly
"Mbak kesini,tujuannya membesuk atau mau menggali informasi", jawab pemuda itu sedikit ketus.
"Maaf kalau gitu", ucapku
Tapi hatiku sangat penasaran akan dokter kirana,yg menurutku sangat beruntung,ibunya seorang dokter dan ayahnya perwira polisi,sangat kontras dengan diriku yg hanya orang biasa.
"Oo,temannya refly ya", ucap wanita cantik yg berdiri didepanku ini,ia mengulurkan tangan dan tersenyum.
"Kenalin saya zalimah,ibunya kirana dan ayahnya kirana,mas arya", ucapnya lagi
"Iya bu,pak maaf saya terpana..pantesan dokter kirana sangat cantik ternyata ayah ibunya juga tampan dan cantik", ucapku berbasa basi.
"Saya amaira bu,teman kerjanya mas refly", ucapku
__ADS_1
Sungguh aku merasa rendah di hadapan orang orang istimewa ini yg sangat sopan dan peramah.