Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Mimpi tinggal mimpi


__ADS_3

Rasa kecewa pada Chandra nembuatku tak pernah bisa memaafkannya lagi, meskipun ada Melani diantara kami, tak menyurutkan niatku untuk cerai dari Chandra


"Apa tak bisa diperbaiki lagi Kirana, ingat ada anakmu yg masih butuh kasih sayang mu", bunda zalimah terus memikirkan nasib Melani jika tak punya ayah


"Saya tidak mau ada kebohongan dalam rumah tangga bunda", Kirana tak mendengar nasehat bunda ya lagi.


Ia justru mengambil kunci mobilnya dan pergi meninggalkan bundanya yg terus bersungut sungut tidak karuan .


Kirana menenangkan pikirannya di sebuah cafe yg berjarak tak jauh dari rumahnya,ia memesan cokelat panas agar moodnya bisa pulih kembali.


Ia berselancar di medsosnya dan mencari akun Facebook milik dokter fadli,yg pernah dekat dengannya.


Akhirnya ia menemukan akun Dokter fadli dan meminta pertemanan.dokter Kirana berharap,semoga dokter fadli mengkonfirmasi permintaan pertemanannya.


Kirana meneguk cokelat panasnya,sesaat ia merasa tenang,stressnya mulai berkurang,tiba tiba saja ada yg menepuk pundak nya.


"Danang!", kirana terkejut bukan kepalang,Danang tak disangka sangka nya yg menepuk pundaknya.


"Kok terkejut melihatku Kirana?", tanya Danang dengan senyum lebar.


Ia menjabat tangan Kirana dengan erat.


"Apa kabar Kirana?",Ucap Danang, natanya tak hentinya menatap gadis yang pernah dipuja puja itu


Kirana malu malu ditatap seperti itu,ia sebenarnya dulunya sangat mencintai Danang,tapi orang tua Danang,keburu pindah tugas ke luar pulau,hingga komunikasi mereka mendadak terputus .


"Duduklah dulu Nang", Kirana mengambil kursi untuk Danang.


Kirana lalu memesan coklat panas juga untuk Danang tanpa bertanya, Danang mau minum apa?.


"Minumlah Nang,maaf saya memilih nya untukmu, karena kulihat moodmu juga kurang baik hati ini", celoteh Kirana


"Kok kamu tau suasana hatiku Kirana?", Danang keheranan karena Kirana bisa menebak suasana hati Danang yg sedang gundah gulana.


"Maaf Nang,saya cuma becanda kok", imbuh Kirana.


Danang dan Kirana mengobrol panjang lebar,hingga Kirana bisa melupakan rasa sakit hatinya.


**********


Chandra duduk terpekur di rumah kontrakannya,ia menyesali perbuatannya yg awalnya cuma iseng iseng.


"Chandra,buka pintunya", teriak Nania dari luar.

__ADS_1


Dengan malasnya Chandra membuka pintunya juga,ia kelihatan kurang tidur,nampak dimatanya yg cekung .


"Untuk apa. Kesini Nania?", Chandra tak menyukai kehadiran Nania di kontrakannya.


Nania meraih bantal dan berbaring, membuat chandra merasa sangat tidak nyaman,malu pada tetangganya.


"Pulanglah Nania, saya tidak mau terjadi kesalah fahaman disini", ucap Chandra.


Nania seperti tak malu lagi,ia malah bersandar di bahu Chandra,membuat Chandra mendorongnya


"Pergilah Nania,hubungan kita sampai disini", ucap Chandra mengusir Nania.


"Kamu kok tega begini sih Chandra,saya mencintaimu".


"Tapi saya tidak mencintaimu Nania, ingatlah kehancuran ku gara gara kamu,bahkan reputasiku juga terancam hancur ", Chandra semakin emosinya,ia berbicara dengan sangat ketus membuat Nania berlinang air mata.


"Chandra,jika kamu mengusirku lagi,saya akan mengunci pintu ini dan berteriak memanggil warga,jika kamu mau memperkosaku", ancam Nania.


Chandra tertawa mendengar lelucon Nania,sudah ia duga sebelumnya,jika Nania bukan gadis yg baik,ia gadis murahan yg selalu datang menggodanya,anehnya ia menuruti permintaan Nania untuk bertemu,disaat yg sama pulalah,Kirana datang melabraknya


"Silahkan berteriak Nania,itu memang pantas kau lakukan, Karena dengan cara itulah kau bisa menjebak lelaki", ujar Chandra dengan jengkelnya.


Nania tertunduk malu mendengar ucapan Chandra,maksud hati menjebak Chandra,rupanya hal itu membuat Chandra makin membencinya.


Nania melangkah keluar dari kontrakan Chandra,ia sebenarnya sangat ingin menjebak chandra.tapi Chandra sepertinya sudah tau kedoknya


POV Nania.


Saya seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta dikota kecil ini.saya berasal dari keluarga yang miskin di desa,tapi saya memilik impian memiliki seorang suami yg memiliki pekerjaan yg mapan.


Perkenalan saya dengan Chandra secara kebetulan saja,ia saat itu sedang ada seminar di kampusku, kulihat ia begitu berwibawa dan sangat tampan nembuatku memberanikan diri mengulurkan tangan perkenalan,yg rupanya disambut dengan senyum.lalu kuminta WA nya.


Sejak itu,kami sering chatingan dan curhat satu sama lain.ia banyak membantuku dalam mengerjakan skripsi ku sebagai seorang mahasiswi semester terakhir.


Hatiku sangat bahagia dan merasa damai saat bersamanya,padahal kutahu ia sudah memiliki seorang istri yg sangat cantik dan seorang Dokter ahli bedah syaraf yang sangat terkenal.


Rasa kagumku pada Chandra membuat ku tergila gila,selalu ingin bertemu.ia yg awalnya sering menolak ajakanku lambat laun luluh juga,karena godaanku yg terus menerus.


Pendekatan demi pendekatan kulakukan hingga bisa membuka hatinya untukku.aku tak permasalahkan ia punya isteri,tetapi isteri sahnya tidak menerima kehadiranku,ia mengamuk dan berhasil mencederai ku.


Dokter kirana melayangkan gugatan ke pengadilan,rupanya Chandra menyasali perbuatannya yg telah menyakiti hati isterinya.


"Nania,ini semua karena ulahmu,saya tidak mencintaimu,saya tidak bisa membandingkan istriku denganmu,asal kamu tahu Nania,dokter kirana ibarat Imas sedangkan kamu hanya batu yg tak berguna", ucap Chandra merendahkan ku.

__ADS_1


Rasa sedihku dan kecewaku membuatku sementara berhenti kuliah dan kembali ke kampung.membust orang tuaku menjadi terkejut dengan kedatanganku yg tiba tiba .


"Apa kamu ada masalah dikota nduk?", tanya emak keheranan.


Kucium tangan emak dan Abah dengan rasa kerinduan,air mataku tiba tiba mengalir begitu saja,penghinaan Chandra tak pernah hilang di benakku.


"Saya libur Mak,kebetulan ada tugas kuliah Yg harus kuselesaikan disini", jawabku berbohong


Rupanya emak dan Abah,bisa membaca gerak gerik tubuhku dan tatapan mataku Yg menyimpan kabut


"Kamu terlahir dari rahimku nduk,kamu adalah belahan jiwaku,mana mungkin tidak bisa kubaca keresahan yg mengganjal dihatimu", ucap emak.


"Katakanlah nak,apa ada laki laki yg menyakiti hatimu", sambung Abah.


Abah menggulung tembakau nya dan memilin milinnya,hingga terlihat lancip diujungnya.


Saya masih enggan terus terang ke Abah dan emak,saya sebagai putri tunggalnya sangat tahu,jika Abah dan emak memiliki ilmu yg sangat tinggi,rasa cintaku pada Chandra bukan untuk membunuhnya,hanya ingin memikat nya agar bertekuk lutut didepanku


"Siapa nama lelaki itu nduk?", pertanyaan Abah, nembuatku tersentak.


"Chandra Abah", Sahutku


Abah terdiam cukup lama,sementara aku membawa tasku kedalam,dan terus ke Pancoran mandi


"Eeeh,Nania libur ya", sapa Wak dasim yg sementara menggembala kerbaunya di sawah.


"Iya Wak,juga sudah kangen Abah dan emak", sahutku.


Saya terus berjalan menyusuri pematang sawah, menuju pancoran.beberapa orang yg sedang beraktivitas menyapaku dengan ramah.


"Nania kapan pulang", teriak Laksmi yg menghampiriku dan memelukku.


Laksmi sahabatku sejak kecil, sekarang ia sudah menjanda 2 kali,karena suaminya meninggal semua.yg membuat beberapa warga takut mendekati nya,karena dianggap pembawa sial.


"Sejam yg lalu Laksmi ,oh ya kamu baik baik aja kan?", tanyaku.


Laksmi terdiam,wajahnya murung dan menangis sesenggukan .membuatku menjadi heran.


"Saya dikucilkan disini Nania,tak ada yg mau bergaul denganku,takut mereka jadi tumbal juga, seperti kedua suamiku yg mati mengenaskan", ucap Laksmi sedih.


Kupeluk Laksmi dan tumpahlah tangisannya di dalam pelukanku


Tak kusangka Laksmi bisa menahan penderitaan nya,dengan dikucilkan warga,ia hidup sendiri di tepi hutan disebuah gubuk yg tak layak.tak ada yg boleh datang menemuinya,jika ada yg melanggar peraturan itu akan dikenai sanksi .

__ADS_1


"Nania,cepatlah mandi,saya pulang dulu,ku takut akan terjadi sesuatu padamu", ucap Laksmi,berlari kencang dan menghilang dibalik rimbunnya pohon


Saya merenungi nasib malang sahabatku itu,Laksmi yg malang,tak kubiarkan dirimu terus menderita.


__ADS_2