Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Kerinduan rukmini


__ADS_3

Kirana belum bisa bangkit dari dukanya,rentetan peristiwa,membuatnya jadi shock hingga jatuh sakit.


"Kirana,bukalah matamu nak,bunda disini menemanimu", ucap dokter zalimah


Kirana tetap memejamkan matanya,meskipun telinganya masih bisa mendengar,namun bibir nya terkatup,tak bisa berbicara.


"Kirana,maafkan saya yg tak sengaja memberikan suntikan ke tubuh Refly", terdengar suara dokter erwin,terasa bergetar telinga kirana


"Saya hanya ingin,memancing sinyal di memori Refly,ternyata reaksinya jadi begitu", ucap dokter erwin.


Kirana tetap diam tak menunjukkan,tanda tanda akan pulih kembali.


**************


Bagas,kembali ke rumah di tepi kuburan,karena dokter zalimah harus menjaga dokter kirana yg sedang sakit keras di Rumah sakit.


Bagas dan Neneknya tinggal dirumah dokter zalimah yg tak menganggapnya orang lain lagi.


Bagas duduk termenung di teras belakang yg menghadap langsung ke rumpun bambu yg menjadi pembatas antara pekarangan rumah dan kuburan,air matanya menitik,mengingat keluarga pak arya yg mengalami banyak problema.


"Bagas", sapa seorang wanita yg mengenakan kerudung hitam,tiba tiba berdiri didepan bagas.


"Iya bu,maaf dengan siapa ya?", tanyaku yg kaget,tak melihat,darimana datangnya wanita ini.


"Zalimah kemana?", tanyanya.


"Ibu masuk aja dulu", kupersilahkan ibu itu masuk


Tapi ia menolak dengan halus.


"Saya disini saja nak", ucapnya,sambil terus berdiri dibawa rumpun bambu.


Saya menjadi penasaran,saat melihatnya yg terus menatap ke arah rumah ini.


"Maaf,ibu siapa?", tanyaku sekali lagi.


Ia tersenyum,setelah itu menangis,membuatku heran.


"Saya Rukmini,ibunya zalimah nak", ucapnya


Saya menjadi kaget mendengarnya,bukannya ibu zalimah sudah lama meninggal dunia,kok sekarang tiba tiba muncul.


"Maksudnya,ibu kandungnya ya?", tanyaku


"Iya nak", ucapnya yg membuatku tiba tiba ketakutan.


"Jangan takut nak,ibu hanya ingin melihat anak dan cucuku saja", ucapnya yg membuatku sangat terharu.

__ADS_1


Kasih seorang ibu yg begitu kuat,hingga tak membuat alam jadi rintangan,ia tetap datang,meskipun hanya sekedar untuk melihatnya.


Lalu,aku teringat pada diriku sendiri yg telah menjadi yatim piatu sejak berumur 5 tahun.aku bahkan tak pernah merasakan kasih sayang dari mereka,untung ada nenek yg memberikan seluruh kasih sayangnya.


"Dokter zalimah di surabaya bu,Non kirana sedang sakit keras", ucapku,yg membuatnya terperanjat.


"Baiklah nak,ibu pergi dulu", ucap ibu itu,lalu ia menghilang dibalik rimbunnya pohon bambu.


************


Usaha dokter zalimah,tetap berjalan,sekarang dokter zalimah mempercayakannya semua ke bagas yg menjadi anak angkatnya.


Bagas yg tak bisa melupakan kebaikan pak arya,rutin membesuk pak arya di tahanan,membawakan oleh oleh ala kadarnya.


"Bagas,kukira kamu telah melupakan bapak", kata pak arya yg meneteskan air mata.


"Gak mungkin says bisa melupakan bapak yg telah mengangkat derajatku", kata bagas dengan mata berkaca kaca


Ia sangat prihatin melihat kondisi pak arya yg sudah agak kurus dan kusam.


"Ibu apa tahu,kamu kesini ?", tanya pak arya.


Bagas,sontak menjadi murung dan sedih saat pak arya menanyakan bu zalimah.


"Ibu ke Surabaya pak,dokter kirana sakit keras", ucapku,membuat pak arya menjadi sedih.


"Hikss hikss hikss,ini semua akibat ulahku,yg membuat malu keluargaku", Pak arya,menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya,sungguh ia menyesali semua perbuatannya.


*******


Dokter Zalimah terkejut,saat seorang wanita tiba tiba duduk di sampingnya,ia segera menoleh dan menatap wanita itu lekat lekat,sementara wanita itu menatap kirana dengan air mata mengambang.


"Ibu", dokter zalimah memanggil nama yg ternyata memang ibunya.


"Jangan takut nak,ibu sengaja datang menemuimu,karna ibu mendengar kabar kalian yg sedang dirundung duka", ucap ibu rukmini.


"Ibu,kenapa bisa berada di tempat ini?", tanya dokter zalimah keheranan.


"Anakku,ikatan darah yg mengalir dari tubuh ibu,ke tubuhmu menjadi penunjuk ibu,untuk segera menemuimu", ucapnya.


Tangannya,memegang kepala kirana,dan mengelus elus dengan penuh kasih sayang.


Sontak tubuh kirana bergerak,bibirnya bergerak gerak,seperti ingin mengatakan sesuatu .


"Kirana,buka matamu nak,lihatlah siapa yg datang", ucap dokter kirana.


Perlahan lahan,kirana membuka matanya,ia memanggil ayahnya.

__ADS_1


Dokter zalimah menangis,ia tak menyangka kirana mengalami goncangan yg hebat okeh perceraianku dengan ayahnya,juga kematian Refly yg menyisakan luka dihati kirana.


"Kirana,bersabarlah nak,apa yg telah pergi darimu,akan diganti dengan sesuatu yg jauh lebih baik", ucap ibu rukmini.


Mendengar suara itu,kirana menoleh dan bertanya.


"Bunda,siapa wanita itu?", tanya kirana.


"Ia Nenekmu nak,itulah wanita yg melahirkan bunda ke dunia ini", sahut dokter zalimah.


Kirana menangis sesenggukan,ia tak menyangka,bisa didatangi arwah wanita yg selama ini,hanya ia dengar dari cerita bundanya.


"Kirana,nenek pamit dulu nak,lain kali nenek akan datang menemuimu", ucap nenek yg langsung menghilang tanpa jejak.


Ajaib!


Kirana tiba tiba bisa duduk,membuat dokter zalimah menjadi takjub,sungguh besar kasih sayang seorang ibu,yg menjadi obat lewat sentuhan tangan seorang Nenek yg datang dari alam berbeda.


"Kirana,syukurlah kamu sudah siuman", ucap Chandra yg tiba tiba masuk menemui kirana


"Iya chandra,terima kasih sudah banyak membantuku dan menjagaku", ucap kirana


Chandra yg menjadi sahabat kirana sejak masih sekolah,sangat banyak membantu kirana selama ini,bahkan rela membantu menjaga refly selama setahun,atas nama persahabatan.


"Jangan berkata begitu kirana,kita sahabat sejak lama,jangan pernah berpikir saling memberatkan", ucap chandra.


Chandra sebetulnya sudah lama ingin mengungkap perasaan cintanya ke kirana,tapi chandra takut,kirana akan marah dan tidak msu bersahabat lagi.


Makanya ia tetap bertahan menjadi seorang sahabat,hingga tiba waktunya.


"Syukur Alhamdulillah,dokter kirana,akhirnya bisa pulih kembali", ucap dokter erwin,yg baru datang dan menyalami dokter kirana


"Terima kasih dokter", sahut kirana,dengan wajah kurang bersahabat.


Chandra yg awalnya merasa was was,saat dokter erwin datang,berubah jadi senang saat melihat kirana,menampakkan wajah,kurang suka oleh kehadiran dokter erwin.


"Mungkin kirana,curiga,dokter erwin,ada sangkut pautnya dengan kematian Refly yg boleh dikata secara spontan", bathin chandra.


Entah kenapa,perasaan Chandra menjadi sangat tidak tenang saat melihat dokter erwin mendekati kirana.


"Apakah ini yg namanya cemburu?", tanya chandra pada hatinya.


Dokter erwin,menatap Chandra yg selalu duduk di dekat kirana,ia sepertinya mulai curiga,ada hubungan antara sepasang anak manusia yg selalu bersama ini,yg ia tahu hanya sekedar sahabat.


"Sahabat tidak menutup kemungkinan,untuk saling,jatuh cinta.ini tak boleh terjadi,dokter kirana harus menjadi milikku", ucap dokter erwin pada hatinya,yg menangjap ada getaran cinta antara kirana dan Chandra.


Dokter erwin tersenyum kecut pada Chandra,sementara Chandra menatapnya dengan pandangan Menantang.

__ADS_1


"Kita lihat saja dokter,siapa yg akan memenangkan kompetisi ini", kata hati Chandra yg tersenyum jahat pada Dokter erwin


"


__ADS_2