Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Ilmu hitam dari sang pemuja


__ADS_3

Chandra sangat bahagia bisa membawa Putri nya pulang kerumah,disisi lain, hatinya juga bersedih, kirana, masih membutuhkan perawatan intensif.ia masih harus berjuang keras untuk melawan penyakitnya Yg aneh,dimedis sudah dinyatakan sehat,tapi nyatanya kiranaa seperti benda mati yg tak memiliki respon lagi.


"Anakku sayang,kesayangan ayah,sabar ya nak,mama masih sakit", ucap chandra mengelus kepala bayinya yg tertidur pulas.


Ia tak menyangka untuk kirana memiliki penyakit yg di Vonis dokter tak bisa bertahan lama lagi,air mata Chandra mengalir membasahi pipinya.


Kirana Yg begitu dicintainya akan pergi meninggalkan nya,bersama buah hatinya yg telah hadir ke dunia.seharusnya kirana sekarang berbahagia dengan bayi cantiknya.tetapi harus ikhlas menerima kenyataan menghadapi penyakit yg telah menyerang tulang tulang nya,hingga menegakkan kepalanya pun tak bisa lagi.


Chandra termenung dan beberapa hari sudah selalu merenungi nasib keluarganya rupanya hal itu diperhatikan dokter zalimah Yg tak kalah sedihnya memikirkan nasib kirana.


Suasana Rumah dokter zalimah menjadi suram,pak arya sendiri nampak duduk termenung dihalaman belakang rumahnya,ia seperti curiga ada sesuatu yang tidak beres pada keluarganya, rentetan masalah silih berganti datang


"Arya", suara januar memanggil namanya, membuat pak arya terkejut.


Pak Arya memicingkan matanya, memastikan apa iya tidak salah lihat,saat matanya jelas jelas menangkap sosok mertuanya yg sudah puluhan tahun meninggal dunia.


"Bapak", ucap pak arya, matanya terbelalak nyaris tak percaya pada penglihatannya.


Pak januar berdiri didepannya,sosok nya betul betul nampak sempurna.

__ADS_1


"Nak arya,bapak ikut tersentuh mendengar masalah yg menimpa kalian,juga sakit nya Cucuku itu, bapak sarankan,lebih baik bawa Kirana pulang, penyakitnya bukanlah sakit medis tapi guna guna dari orang orang yg membenci kalian secara diam diam", ucap pak januar.


Setelah mengucapkan kata kata itu,pak januar menghilang.kembali ku terhanyut dalam lamunan panjang ku.yg dikatakan pak januar itu ada benarnya,kuharus segera menyampaikan ke zalimah.


"lebih baik kirana dibawa pulang saja bunda, tadi ayah didatangi arwah bapak lagi", ucap pak Arya pada Dokter Zalimah


Dokter zalimah yg begitu menghormati bapak angkatnya hingga sekarang masih selalu percaya pada apa yg dikatakan bapak Nya.


"Kalau begitu,kita jemput sekarang zalimah,biar Chandra yg menjaga bayinya", Ujar dokter zalimah.


Mereka pun segera menjemput dokter Dokter Kirana, awalnya pihak rumah sakit enggan mengeluarkan dokter kirana, alasannya Dokter kirana masih sangat butuh perawatan, tetapi dokter zalimah dan pak arya bersikeras membawa pulang Kirana.


Kirana dibawa pulang kerumahnya,ia sekarang ditangani para habib yg akan meruqyah tubuhnya, yang kabarnya dihuni jin yg sengaja ingin mencelakai Kirana, hanya menurutnya,kirana memiliki pertahanan tubuh yg kuat.


Para habib yg tergabung dalam Tim ruqyah telah berkumpul, sementara Kirana dibaringkan ditengah tengah para tim ruqyah itu,saat dibacakan ayat ayat suci Al-Quran,tubuh Kirana seperti terangkat ke udara dan perlahan lahan turun kembali ke tempat semula.


Mskin lama dibacakan ayat ayat suci al-quran.makin kelihatan gelisah tubuh Kirana,yg menggeliat geliat seperti cacing kepanasan.ja mulai mengerang kesakitan, keanehan mulai terlihat.kirana Yg beberapa bulan tak memberi reaksi apa apa,mulai mengeluarkan suara lolongan seperti serigala.


"Keluarlah kau iblis!!", hardik Seorang habib yg nampaknya memimpin jamaah itu.

__ADS_1


Ia meletakkan tangan nya di atas ubun ubun Kirana dan kembali membacakan ayat ayat suci Alquran.


Mendadak kirana meraung Raung kesakitan.


"Ampuuuuun, jangan sakiti Saya tuan, Saya berjanji akan pergi dari tubuh Kirana!", teriak kirana.


"Keluarlah kau iblis betina yang terlaknat, jangan ganggu manusia yang tak bersalah ini", ucap habib itu


Kirana mulai tenang,tubuh nya berangsur-angsur membaik.


"Tolong jaga Kirana,usahakan selalu membuyarkan lamunannya", ucap habib itu pada Dokter Zalimah.


"Apa tuan habib tahu, darimana asalnya penyakit Kirana ini?", tanya Chandra


Tuan habib tersenyum,ia membetulkan duduknya.


"Tidak perlu tahu siapa pengirimnya,itu hanya menimbulkan rasa saling dendam dan benci saja, Kita berdoa saja,semoga Kirana bisa sembuh seperti sediakala, usahakan perbanyak baca Alquran, insyaallah akan terhindar dar berbagai marabahaya", ucap habib itu lalu memohon pamit.


Pengobatan tahap pertama selesai, berikutnya rutin dilakukan setiap Minggu.

__ADS_1


Chandra sedikit merasa lega, isterinya mulai menunjukkan tanda-tanda yang baik,ia mulai bisa diajak berbicara,meskipun belum sepenuhnya sembuh,tapi jauh lebih baik dari kemarin kemarin.


__ADS_2