Rumah Di Tepi Kuburan

Rumah Di Tepi Kuburan
Pertolongan tak terduga


__ADS_3

Chandra tak habis pikir,kenapa bisa dokter erwin bisa mengenali widya,yg menjadi dalang dibalik pemerkosaan dokter kirana,yg dilakukan oleh refly.


Semuanya berawal dari ketidaksengajaan Chandra melihat dokter erwin sedang makan siang di sebuah restoran bersama cewek yg sepertinya sangat dikenali chandra.


Iapun pura pura masuk duduk,pas dibelakang si cewek yg ternyata widya.


"Artinya,widya,sudah bebas dari penjara", pikir Chandra.


Iapun pura pura memesan Sup Rajungan dan Jus jeruk,untuk menyimak perbincangan mereka.


"Refly sudah berhasil kusuntik dengan obat penenang dosis tinggi wid,ternyata reaksinya sungguh luar biasa,refly pertamanya langsung bisa bangun dan mengamuk,ia seperti monster menakutkan,sejam kemudian,tubuhnya drop dan meninggal dunia,saat itu juga", ucap dokter erwin yg ternyata berhati iblis.


Ternyata Refly mengalami malapraktik seorang dokter yg menyimpan rasa dendam pribadi ke Refly,yg hingga sekarang belum diketahui motifnya.


"Seharusnya yg kau enyahkan dari dunia ini kirana er,refly sebenarnya tidak terlalu berbahaya buat kita", lanjut Widya


"Tidak widya,saya mencintai kirana,itu tak mungkin saya lakukan,juga yg memperkosa kirana saat itu kan saya,bukan refly.refly hanya diperdaya", ucap dokter erwin menegaskan tentang rasa cintanya.


*******


Kupegang dadaku yg berdegup kencang,betapa liciknya dunia,yg mempermainkan kirana dan refly.


"Ini tak boleh dibiarkan,saya harus meluruskan kasus ini hingga tuntas", ucapku dalam hati.


Beruntung,kurekam semua obrolan mereka tadi,kirana harus kuberitahu dan kuperdengarkan rekaman ini.


"Saya sepertinya tak percaya hal ini chand", ujar kirana.


Ia mengaku sebelumnya tak pernah mengenal yg namanya erwin,kenapa tiba tiba,muncul nama erwin di lingkaran masalahnya.


"Kurasa,ini ulah widya kirana.kita juga harus menelusuri masalah ini.jangan sampai kasus ayahmu juga terkait dengan widya dan erwin", ucap Chandra yg rupanya memiliki firasat yg sama dengan kirana.


"Tapi chand,kesibukanku di rumah sakit,cukup menyita waktuku,mana bisa kasus seberat itu bisa kutelusuri", dalih Kirana


Chandra menghela napas panjang,ia tak menyangka dokter erwin yg keliatan kalem rupanya bajingan.


*********


Chandra seorang Sarjana hukum.Ia bekerja sebagai konsulat hukum di sebuah lembaga kedutaan besar di Surabaya,makanya ia tahu banyak tentang seluk beluk dunia peradilan di Indonesia.


Ia prihatin,akan kondisi keluarga pak arya yg bercerai berai,ia ingat kasus yg menimpa ayahnya widya yg dulunya sebagai polisi juga,namun dipecat karena terbukti penyalah gunaan obat obat terlarang,yg membekuknya tak lain adalah pak arya.


"Masya Allah", Chandra menepuk jidatnya sendiri.


Ia teringat ucapan terakhir ayahnya widya,saat akan diupacarakan pelepasan jabatan.


"Sekarang arya,bisa tersenyum puas melihat kehancuranku,tapi pembalasanku jauh lebih setimpal", kata Ayahnya Widya saat itu.

__ADS_1


Kebetulan saat itu,chandra sedang bersama widya dan beberapa teman SMU lainnya yg turut hadir melihat pelepasan jabatan.


"Saya harus mencari wanita yg diviralkan selingkuh dengan pak arya,harus!", ucapku mengepalkan tangan.


Sayapun izin 3 hari dikantor,alasan pulang kampung menemui orang tua yg memang sakit sakitan.


"Bagas,kamu bisa bantu temukan alamat cewek yg Viral,bersama pak arya itu?", tanyaku setiba dikampung dan bergegas menuju kediaman bu zalimah.


"Kok mau cari cewek itu sih,Naksir ya?", ucap bagas bercanda.


"Amit amit jabang bayi,gak level amat ma cewek bar bar kayak gitu", sahutku


Bagas tertawa terpingkal pingkal,sampai mengeluarkan air matanya.


"Ia tinggal di Kenanga 12. Rumahnya bercat kuning muda,emang kenapa sih?", tanya bagas lagi


"Saya Curiga deh,itu spekulasi untuk menjatuhkan keluarga pak arya", ucapku..


"Masa sih begitu Chand",Bagas sepertinya tak percaya.


"Ya udah,saya pergi dulu ya gas,selamat bekerja", Saya langsung Naik ke motorku menuju alamat si cewek.


Seperti biasa,tentu saya harus pintar pintar menelusuri kasus,seperti almamaterku.


"Dina ya?", tanyaku,saya bersikap ramah padanya,seolah tak mengenalinya.


Kebetulan orang tuanya memiliki kostan,membuatku ada alasan.


"Kostan nya masih ada kosong gak?", tanyaku


"Iya mas,kebetulan masih ada satu petak,mas cari kost ya", Dina mulai bersikap ramah


Ini kesempatan buatku untuk mendekatinya,aku harus berpura pura memacarinya.


"Teman saya yg cari,kebetulan minta tolong di cariin".


Dina sedari tadi menatapku,kekaguman nampak di matanya.


"Mas,masuk aja dulu", ucap dina


Sayapun masuk,ia menyuguhkan secangkir teh manis


"Perasaan,baru kali ini saya melihat mas,yg sepertinya sudah mengenali saya", kata dina yg tak berhentinya menatapku.


"Tadi saya muter muter nyari kost,kebetulan ada nunjukin kesini,katanya miliknya dina", sahutku


Kamipun saling tukar nomor ponsel,dan berjanji ketemuan,rupanya dina memang cewek gampangan,buktinya baru ku kenal,udah mau diajak jalan.

__ADS_1


"Dina,apa udah pernah pacaran?", tanyaku


Sesaat ia terdiam,sepertinya sedang memikirkan sesuatu


"Tidak,saya tidak pernah pacaran,kemarin emang sempat Viral,pacaran dengan seorang polisi,padahal boongan", ucapnya.


"Maksud boongan gimana sih,kok saya,jadi gak ngerti nih", saya pura pura tidak mengerti


"Saya sebetulnya merasa bersalah juga,polisi itu saya goda dan bujuk habis habisan,ternyata ia termakan rayuanku,dan mau juga kuajak ketemuan dipantai,ternyata yg menyuruhku tidak mau tanggung jawab,bahkan mengingkari janjinya,memberi operasi gratis pada ayahku yg menderita kanker otak", ucap dina dengan wajah sedih.


"Yg menyuruhmu seorang dokter ya?", tanyaku


Dina hanya mengangguk,nampak penyesalan di wajahnya.


"Juga adegan yg dibuat buat semenarik mungkin,yg mereka sendiri Videokan,kasian sebenarnya ma keluarga pak arya", ucap dina.


Kugenggam tangan dina dan menciumnya,saya harus bisa memenangkan hati gadis ini,agar mau diajak ke pengadilan,untuk memberi kesaksian,untuk meringankan kasus pak arya yg belum sidang Vonis.


"Dina,maukan menolongku?", tanyaku


"Kenapa tidak,selagi saya mampu menolong,sebisa mungkin saya akan memberi pertolongan", ucapnya


"Saya ingin,kamu hadir di persidangan pak arya,coba pikir,gimana seandainya kamu berada diposisi bu zalimah,sakit kan?,tolong berikan kesaksian yg benar ", pintaku.


"Baiklah", sahutnya.


********


Selanjutnya saya mendatangi pak arya di tahanan,ia terharu saat melihatku,berulang kali ia memelukku.


"Bagaimana kabar bapak?", tanyaku


"Alhamdulillah,kabar baik Nak Chandra,kapan datang dari Surabaya?", sahut pak arya


"Kemarin pak,saya kesini ingin meluruskan kasus bapak yg ternyata ada sangkut pautnya dengan kasus kirana beberapa tahun yg lalu.


"Maksudmu apa nak,sudahlah,biar lah bapak mendekam dalam penjara,mungkin ini yg harus bapak tempuh", ucap pak arya yg sepertinya sudah pasrah dengan keadaan.


"Bapak tidak bersalah dalam hal ini,justru bapak dipermainkan dengan orang orang yg menyimpan dendam,seperti halnya kasus kirana,yg sangat terbalik dari kenyataan,refly yg harus menerima pahitnya,hingga membawanya ke liang lahat,padahal pelakunya sekarang bebas sebebas bebasnya", ucapku berapi api.


"Refly meninggal dunia,kapan?", pak arya terkejut mendengarnya,mendadak air matanya tumpah tak dapat menahan tangis.


"Seminggu yg lalu pak,ada hubungannya juga dengan wanita yg telah mengelabui bapak,hingga terjerat hukum begini,dari itu,kita tidak boleh tinggal diam begitu saja,kita harus tuntaskan!", ucapku lantang.


"Terserah kamu saja nak,bapak dalam penjara,tak bisa berbuat apa apa lagi", ucap pak arya


Sekali lagi,ia memelukku.

__ADS_1


Next,,,


__ADS_2