
Sahabat Iza yang melihat Iza tiba tiba menghentikan langkahnya pun saling bertatapan dan mereka langsung menangkap arah pandang iza. Mereka semua pun kaget melihat apa yang ada didepan mata mereka. ya benar dia adalah Aan. Orang yang selama ini selalu mengatakan sangat mencintai Iza melebihi apapun sedang bergandengan tangan mesra dengan seorang wanita sexy yang bisa dikatakan bertolak belakang dengan penampilan Iza yang sangat tertutup.
Sahabat Iza semakin geram ketika melihat sahabatnya meneteskan air mata. Mereka bertiga pun ingin sekali menghampiri Aan namun dicegah oleh Iza.
" Jangan ada yang bertindak apapun. Biarkan saja dia. Kita tidak tau siapa wanita itu. Bisa saja dia hanya client nya Aan. tadi dia sudah bilang padaku kalo mau bertemu dengan client nya." ucap Iza bohong dan berlalu pergi.
Iza sangat syok melihat kejadian itu. Dan semenjak kejadian itu Iza berubah menjadi sangat pendiam dan jarang tertawa.
flashback off.
"Kamu gak papa dek??" tanya Wahyu yang tak tega melihat Iza meneteskan air matanya dan dengan sigap Iza menghapus air matanya dan menjawab.
__ADS_1
" Oh.. gak papa kok mas. Maaf mas Wahyu jadi lihat aku nangis dech." ucap Iza berusaha sedikit tersenyum. Ada rasa canggung dihatinya karna Iza memang tak pernah memperlihatkan sisi lemahnya ini kepada siapapun selama ini.
" Kalo lagi ada masalah jangan dipendam sendiri dek akan lebih baik jika kamu ceritakan sama orang lain. Dan orang lain itu harus orang yang benar benar kamu percaya entah itu keluarga kamu, sahabat kamu ato mungkin juga bisa denganku?" jawab Wahyu berusaha membuka pikiran Iza.
"Aku gak papa kok mas. Udah biasa juga ak sama dia kaya gini. Ntar lama kelamaan juga bakal baik baik lagi. Mungkin dia lagi capek dan akunya juga kurang ngertiin dia." jawab Iza yang berusaha menutupi sakit hatinya..
" Ya udah gimana kalo kita lanjutkan jalan jalannya aja. Biar kamu juga gak kepikiran dia terus." ajak Wahyu yang berusaha membuat Iza tersenyum lagi.
Wahyu masih ingin mengajak Iza melihat matahari terbenam dan Wahyu sengaja tak memberi tahu Iza kalo seluruh keluarganya sudah pulang karna tadi saat paman Wahyu mengajak pulang Iza sedang telfon Aan dan Iza terlihat sedang menangis. Setelah beberapa saat akhirnya Iza sadar kalo seluruh keluarganya sudah tak terlihat dipantai.
" Kok jadi sepi ya mas. Pada kemana semua???" Ucap Iza curiga sambil melihat sekeliling pantai.
__ADS_1
" Semua sudah pulang dek. tadi Om Pram telfon aku kalo mereka pulang duluan." jawab Wahyu sambil duduk dipinggir pantai
" Mas Wahyu kok gak bilang sama Iza kalo mereka pulang?"tanya Iza sedikit manyun dan membuat Wahyu tertawa...
" hehehe... Kamu itu lucu banget sih dek kalo lagi manyun gitu. Udah duduk sini." pinta Wahyu sambil menepuk pasir disebelahnya.
Iza pun duduk disampingnya.
" Tadi pas kamu lagi telfon sama kekasihmu itu Om Pram telfon aku,dia bilang bilang mau pulang tapi kalo kita masih ingin disini juga gak papa. Dan tadi aku lihat kamu lagi gak baik baik aja makanya aku bilang sama om kalo kita masih ingin disini." jelas Wahyu
"Oh... Maaf ya mas tadi udah sempat curiga sama kamu." jawab Iza yang membuat Wahyu kaget...
__ADS_1
bersambung....