
"Maaf mas iza gak bisa jawab. Iza permisi mau istirahat" jawab iza yang akan melangkah pergi.
" Dek....” panggil Wahyu
" Mas mohon..." ucapnya kemudian yang berhasil membuat Iza menghentikan langkahnya dan berbalik.
" Mas mohon jangan seperti ini. Mas tahu mas salah sama kamu. mas minta maaf... Mas sayang sama kamu dek. tolong jawab pertanyaan mas."
"Iza gak tau mas... Iza gak tau harus jawab apa. Iza bingung harus bagaimana." jawab iza sambil menunduk
__ADS_1
"Ya udah kalo kamu masih bingung tapi mas mohon kamu jangan seperti ini lagi. Mas yang salah. Mas yang harusnya kamu hukum. kamu jangan menyiksa dirimu sendiri seperti hari ini. Jangan pernah pergi dari rumah seperti tadi. jangan membuat semua orang kawatir denganmu. kasihan Om Andi yang daritadi sangat kawatir sama kamu. jika kamu memang marah sama mas marah aja sama mas dek. luapkan kemarahan mu sama mas tapi jangan menyiksa dirimu sendiri seperti ini. Jika kamu seperti ini mas justru semakin merasa bersalah. mas mohon dek?..." jelas Wahyu panjang lebar
"Iza minta maaf. iza tak bermaksud membuat semua kawatir tapi iza hanya ingin sendiri tadi. Iza butuh waktu untuk semuanya. Iza gak tau harus bersikap apa. Iza sedih, iza sakit dan Iza hancur rasanya mas." jawab iza dengan tetap menunduk. Tak terasa air matanya mengalir.
Wahyu yang melihat itupun kembali tersadar jika kesalahan yang dia lakukan sangat menyakiti hati Iza. tapi Wahyu kini yakin jika iza sebenarnya juga menyayangi nya. Wahyu terdiam hanya mendengar isak tangis Iza. hingga akhirnya Iza membuka suara.
tapi entah kenapa mendengar penjelasan mas kemarin iza merasa sesak didada, Iza tau ini salah. Awalnya iza merasa senang karna mas mau kenalin Iza sama mama mas, Iza juga senang kalo ternyata mas juga sayang sama iza tapi setelah Iza tahu siapa wanita yang sempat mama mas sebut itu rasanya kebahagiaan iza langsung hancur mas. Iza jadi berfikir kenapa seperti ini. Kenapa mas Wahyu juga sama dengan Aan. Kenapa disaat Iza mulai menerima Aan sebagai kekasih Iza Aan justru menghianati nya, dan disaat itu pula mas hadir dan membuat Iza melupakan Aan sejenak. Iza pun mulai membuka hati untuk mas. tapi disaat yang sama juga ternyata mas juga masih mengharapkan wanita lainnya. Iza merasa sangat berdosa mas... Iza gak tau harus bagaimana." ucap Iza dengan derai air mata yang trs membasahi tangan yang menutupi wajahnya.
Wahyu yang mendengar penjelasan iza pun juga menatapnya dengan tatapan sendu.
__ADS_1
Wahyu merasa sangat bersalah padanya.
Wahyu merasa sangat tidak berguna. Bagaimana bisa dia seperti itu. Mereka pun akhirnya saling diam dikursi cukup lama. tidak ada pembicaraan lagi. hanya ada Isak tangis Iza disana. Dan setelah dirasa cukup Iza pun pamit untuk kembali kekamar.
" Maaf mas.. Iza mau kekamar"
" Iya dek. kaamu lanjut istirahat saja besuk kita bicara lagi ketika kamu sudah tenang. Dan sekali lagi mas minta maaf. Mas bener bener minta maaf sama kamu dek. mas gak pernah ada niatan buat seperti ini. Mas sayang sama kamu dek."
Iza tak menjawab perkataan Wahyu. Iza berlalu pergi ke kamarnya meninggalkan Wahyu diruangan itu sendiri.
__ADS_1