Salahkah Aku

Salahkah Aku
40


__ADS_3

Seminggu telah berlalu. Hari pernikahan pun Kurang tiga Minggu lagi. Seluruh keluarga pun sibuk mempersiapkan segala keperluan pernikahan termasuk baju pengantin. Hari ini Iza dan keluarganya rencana akan pergi butik milik kenalan Tante Ratna.Namun sebelum kebutik Iza akan pergi kekampus dulu untuk sidang skripsi ditemani ketiga sahabatnya dan nanti Wahyu akan menjemputnya.


Setelah hampir satu jam Iza berada diruang sidang akhirnya Iza pun keluar. Nampak ketiga sahabatnya yang menunggunya dengan cemas.


" Are you ok za..." tanya Ningrum melihat Iza keluar dengan wajah yang sendu... Mereka pun perlahan mendekati Iza. Namun seketika Iza mengangkat kepalanya yang tertunduk dan memberi kejutan...


" Aku.... Aku lulus... yeeee" ucap Iza sambil memeluk ketiga sahabatnya. Mereka sangat bahagia.


" Ok habis dari butik kita rayain sama sama yuk. kita pergi nonton. kan kita udah lama banget gak pernah nonton." ucap Ningrum


" Iza hari ini kamu gak boleh nolak. Kalo perlu kamu ajak calon suamimu saja." Ucap Anisa.


" Maaf kalo itu aku gak janji. soalnya nanti habis dari butik mamanya mas Wahyu mau ngajakin ketoko perhiasan buat cari cincin nikahan.." jawab iza sambil menundukkan kepalanya. Iza merasa sangat bersalah sama sahabat sahabatnya ini namun ketiga sahabatnya pun faham dengan kondisi Iza.


"Oke lah kalo begitu kita ganti dengan makan makan aja. Habis dari butik nanti kita kemall aja. kita bisa nungguin kamu disana gimana?" tanya Sanya.

__ADS_1


"Ide bagus tu.." Ucap Ningrum.


"Baiklah nanti kita ketemuan di mall aja..." Jawab iza.


Mereka pun akhirnya meninggalkan kampus menuju kebutik karna tadi Wahyu mengirim pesan jika dia sedang ada rapat mendadak dikantor jadi Iza pergi kebutik dulu bersama dengan sahabatnya.


Sesampai di butik semua sudah disana. Mulai dari Mama, Bunda dan Tante Ratna. Iza pun segera masuk kedalam butik itu.


"Assalamualaikum."


" Waalaikum salam"


"Iya ma,.." Ucap mereka serempak yang membuat semuanya tertawa. Memang siapapun keluarga Iza itu sudah pasti menjadi keluarga ketiga sahabatnya itu. jadi ketika mama Wahyu meminta Iza untuk memanggilnya mama otomatis ketiganya juga memanggil mama.


" Naak gimana sidangnya? Lancar??" tanya bunda

__ADS_1


" Alhamdulillah lancar bunda.." ucap Iza


" Alhamdulillah... Oiya bunda lupa dimana Wahyu kok gak barengan?" tanya bunda. belum sempat Iza menjawab Wahyu sudah menjawabnya terlebih dahulu.


" Wahyu disini bunda.. Maaf Wahyu datang terlambat soalnya tadi ada rapat dadakan jadi Wahyu gak bisa jemput adek dulu. Maafin mas ya dek.." kata Wahyu sambil mengelus kepala Iza yang dibaluti dengan jilbab syar'i.


" Iya mas. gak papa kok ini adek juga baru datang.." Jawab Iza sambil tersenyum manis.


"Yaudah sekarang kalian cobain baju kalian nanti habis dari sini kita langsung cari cincin nikahannya yaa..." Ucap mama


" Maaf ya jeng nanti kita gak bisa ikut soalnya aku sama mbak masih ada urusan." ucap Tante Ratna.


" Iya gak papa kok. Nanti biar aku sama mereka aja. Para gadis kesayangan apa kalian juga mau ikut?" tanya mama


" Maaf ma habis dari sini kita mau pergi ngemall dulu. Nanti kalo gadis kesayangan ini udah selesai milih cincin kita akan ketemu lagi buat rayain kelulusan kita.." Ucap Anisa sambil memeluk Iza dengan kasih sayang.

__ADS_1


" Oke oke mama ngerti... Ya sudah kita cobain dulu baju kalian ya... Wahyu itu baju kamu. kamu cobain gih." ucap mama


" Baik ma.." jawab Wahyu


__ADS_2