Salahkah Aku

Salahkah Aku
39


__ADS_3

Setelah telpon Wahyu mati Iza pun membuka chat group bersama teman temannya tadi. Iza meminta ketiga sahabatnya untuk datang kerumahnya karena Iza hanya dirumah sendirian. Dan tak butuh waktu lama mereka pun sudah tiba dirumahnya.


tok tok tok


" Assalamualaikum gadis kesayangan." ucap ketiga sahabat itu...


Iza pun sedikit berlari menuju pintu dan membukanya...


" Waalaikum salam.. Kok cepet banget nyampeknya?" tanya Iza.


" Iya lah kita kan memang cepet cepet pingin dengar cerita dari kamu gadis kesayangan...." jawab Anisa.


" Ok ok sekarang kita langsung kekamar aja ya..." Jawab iza


Sesampainya dikamar mereka langsung duduk diatas kasur menunggu Iza bercerita.


" Sekarang kamu ceritain sama kita apa bener mas Wahyu mengkhitbah kamu?" Tanya Anisa.


" Rencananya memang iya" Jawab Iza santai.

__ADS_1


"Kok bisa gimana ceritanya?" tanya Sanya ganti


" Jadi gini ceritanya. Kemarin pas aku mau pulang dari rumah ayah dan bunda aku kan bilang sama Om Andi minta dijemput. Trus ternyata yang jemput aku itu mas Wahyu. Awalnya aku gak mau pulang sama mas Wahyu karna masih belum siap tapi bunda menasehati aku, yaudah aku jadinya ya pulang sama mas Wahyu deh."


"Trus ceritanya Wahyu mengkhitbah kamu?"


tanya Ningrum antusias.


"Bukan. Ceritanya pas aku jalan pulang dijalan aku sama mas Wahyu sedikit ada pembicaraan dan habis itu aku diajak mampir dirumahnya mas Wahyu buat dikenalin sama papanya dan singkat cerita pas diruangan papanya mas Wahyu ada sedikit perdebatan antara mas Wahyu sama papanya dan papa mas Wahyu meminta untuk mengkhitbah aku dan itu disetujui langsung sama mas Wahyu." jawab iza.


" Lalu bagaimana dengan hubungan antara kamu dan Aan?" Tanya Ningrum


"Trus kapan rencana mas Wahyu akan mengkhitbah kamu?" Tanya Sanya


"Insyaallah besuk sore mas Wahyu akan datang sama Om Pram soalnya papanya gak bisa datang." jawab iza


" Ok semoga acara kamu lancar gadis kesayangan kita..." ucap Anisa sambil memeluk Iza dan di ikuti sahabatnya yang lain...


Setelah mendengarkan cerita Iza pun akhirnya mereka memutuskan untuk menginap disana dan akan menemani Iza besuk..

__ADS_1


Keesokan harinya pagi-pagi sekali ayah dan bunda Iza sudah sampai di rumah Adiknya itu. Bunda nampak sedang mempersiapkan beberapa makanan untuk nanti sore. Iza dan teman temannya pun tak kalah heboh membantu bunda. Setelah sholat Dzuhur Andi dan Ratna pun tiba di rumahnya bersama Syibil.


" Wah udah rame aja ternyata dirumah." Ucap Ratna ketika melihat kakak iparnya sedang sibuk menyiapkan hidangan.


" Iya dek ini untung aku punya anak gadis empat yang pinter banget. Jadi gak begitu repot. Soalnya mereka pinter pinter semua."


" Wah maaf ya Tante malah baru datang."


" Gak papa kok tant.. ini juga belum selesai." Jawab Anisa


" Ya udah kamu istirahat dulu aja dek. kamu pasti capek. Ini biar mereka aja yang lakuin."


" Iya mbak. aku kekamar dulu ya kalo gitu. para gadis kesayangan Tante kekamar dulu ya..." Pamit Ratna.


"Siap Tante..." Jawab mereka bersamaan.


Malam pun telah Tiba. Seluruh keluarga sudah berkumpul diruang tengah. Wahyu dan keluarganya pun juga sudah sampai.


Iza nampak sangat cantik dibalut gamis berwarna hijau tosca dengan jilbab senada.

__ADS_1


Begitupun ketiga sahabatnya yang menggunakan baju yang serupa. Acara demi acara pun sudah dilalui. Keluarga Wahyu juga sudah menyampaikan keinginan puteranya untuk mengkhitbah Iza. Tanggal Pernikahan pun Telah ditentukan. Semua nampak bahagia.


__ADS_2