Salahkah Aku

Salahkah Aku
52


__ADS_3

Setelah mematikan telpon dari ayahnya Aan bergegas menelfon sahabat Iza dan meminta bertemu disebuah cafe. Ketiga sahabat Iza yang awalnya menolak untuk bertemu pun akhirnya menerima ajakan Aan dengan syarat. Aan bersedia memenuhi syarat dari sahabat Iza. Mereka bertemu disebuah cafe dekat taman kota.


Aan tengah duduk disudut cafe menantikan kedatangan ketiga sahabat Iza. Tak lama pun ketiga sahabat Iza juga sudah tiba dicafe itu dan menghampiri Aan yang tengah duduk sendirian.


" Assalamualaikum An."


"Waalaikum salam... Kalian sudah datang.. mari silahkan duduk.. kalian mau pesan apa?" tanya Aan.


"Makasih. kita samain aja kaya punyamu." jawab Anisa.


Aan pun memanggil pelayan yang ada dicafe itu dan memesan lemontea dan omlet.

__ADS_1


" Mbak tambah lemontea tiga, omletnya tiga sama kentang goreng ya..." ucap Aan pada pelayanan itu..


" Baik kak." jawab pelayan itu yang kemudian berlalu pergi.


"Baiklah kita langsung saja An. Apa yang membuatmu ingin bertemu dengan kita??" Tanya Ningrum


"Baiklah... Sebelumnya saya mau minta maaf terhadap kalian. Mungkin kalian saat ini sangat membenciku karena apa yang telah aku perbuat terhadap Iza selama ini. Tapi sungguh aku benar-benar menyesal karena telah menyakiti hati Iza maka daripada itu aku juga berusaha untuk mengikhlaskan kepergian Iza dari sisiku. Sungguh sebenarnya bukan ini yang aku inginkan. Namun aku juga tidak ingin memaksakan kehendakku kepada Iza. Aku memang mencintainya tapi aku juga ingin Iza bahagia. Aku tidak akan pernah mengusik kehidupan Iza. cukup bagiku melihatnya bisa tersenyum dan ceria seperti dulu." jelas Aan panjang.


"Aku ingin bertanya pada kalian apa benar jika Iza sudah dikhitbah seseorang?"


" Jika benar terus kamu mau apa? Mau merusak kebahagiaan iza? mau menghancurkan rencana pernikahan mereka?" Ucap Ningrum sedikit emosi.

__ADS_1


"Tidak.. bukan begitu maksudku." jawab Wahyu.


" Lalu apa maksudmu bertanya tentang Iza kepada kami." Anisa sedikit penasaran


" Baiklah aku akan jujur kepada kalian. Sebenarnya tadi ayahku menghubungiku menanyakan tentang hubunganku dengan Iza. Ayahku merasa kaget ketika ayah Iza mengatakan bahwa dia telah dikhitbah seseorang. Kalian tahu bahwa aku dan Iza tumbuh dewasa bersama-sama. Sejak kecil kita selalu menghabiskan waktu bersama karna Ayahku dan Ayah Iza bersahabat dan juga mengelola perusahaan bersama. Keluarga kami sangat senang ketika kami menjalin hubungan dan mereka berharap kita bisa menikah. Namun semua itu sirna karna kesalahanku. Aku belum sempat memberi tahu keluargaku tentang semua ini karena aku sendiri juga masih berusaha menenangkan hatiku. Awalnya aku berniat akan memberi tahu keluargaku setelah aku berdamai dengan hatiku namun ternyata niatku didahului dengan berita jika Iza sudah dikhitbah orang lain." jelas Wahyu


" Terus setelah kamu mengetahui apa yang terjadi apa yang akan kamu lakukan?" tanya Sanya pelan.


"Aku akan menemui ayah dan bunda Iza. Aku akan meminta maaf kepada mereka. Aku juga akan menjelaskan kepada keluargaku. Aku sudah ikhlas jika memang Iza sudah menemukan jodohnya. Aku berjanji pada kalian jika aku tak akan mengusik kehidupan Iza bersama suaminya. Aku akan menjadi sahabat yang baik seperti kalian. Aku janji aku akan membantu kalian untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan pernikahan Iza bersama kalian tapi aku mohon jangan beritahu Iza sampai acara pernikahan mereka berlangsung. Aku hanya ingin menebus kesalahanku kepadanya dengan tetap berada dibelakangnya tanpa dia tahu." kata Aan yang membuat ketiga sahabat Iza pun akhirnya menyetujuinya.


flashback off...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2