Salahkah Aku

Salahkah Aku
41


__ADS_3

Setelah selesai mencoba baju pernikahan pun Iza dan semuanya meninggalkan butik. Iza bersama Wahyu dan mamanya. sedangkan bunda pulang bersama Tante Ratna dan ketiga sahabatnya pun sudah berangkat kemall.


"Adek tadi gimana sidangnya lancar?"


"Alhamdulillah lancar mas."


" Alhamdulillah... Maafin mas ya dek gak bisa nemenin adek tadi. Sebagai gantinya adek mau apa dari mas??" tanya Wahyu


" Adek gak mau apa apa mas cukup mas menjadi imam yang baik buat adek aja." jawab Iza.


" Insyaallah sayang.." ucap Wahyu


Mama Wahyu yang duduk dibelakang pun tersenyum mendengar ucapan anaknya dan calon istrinya itu. Mama merasa sangat bersyukur karna memiliki menantu seperti Iza.


Mereka pun akhirnya sampai ditoko perhiasan itu. Toko ini berada didalam Mall yang akan menjadi tempat Iza dan sahabatnya bertemu lagi. Ketika Iza dan calon mertuanya sedang asik memilih tiba tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.


" Mas Wahyu.." panggil wanita itu

__ADS_1


Deg..


Wahyu sangat kaget dengan kehadiran wanita itu dihadapan ya sedangkan Iza dan calon mertuanya hanya saling memandang melihat kehadiran wanita bercadar yang terlihat sudah mengenal Wahyu sangat lama....


Iza seperti pernah melihat wanita itu namu


"Wah kebetulan sekali kita ketemu disini. Tadi aku hampir saja mau telfon mas. Soalnya mas gak balas pesan yang aku kirim tadi pagi." kata wanita itu


" Kamu ngapain disini?" Tanya Wahyu datar.


"Aku datang untukmu mas. Bukankah mas sudah berjanji untuk menungguku sampai aku selesai kuliah dan sekarang aku sudah selesai dengan kuliahku makanya aku datang ke kotamu mas. Bukankah bulan lalu aku sudah memberi tahu kamu kalo suatu saat aku akan datang kembali kemari untuk bertemu dengan Mama dan Papamu mas." jelas wanita itu.


" Maaf sari aku sedang ada urusan dengan keluarga ku." ucap Wahyu


" Oh iya mas sari tahu kok. assalamualaikum Tante. maaf perkenalkan saya sari. wanita yang selama ini mau diperkenalkan mas Wahyu sama Tante." ucap sari sambil meraih tangan mama dan mencium punggung tangannya.


"waalaikum salam.. Oh ya saya mamanya Wahyu." jawab mama yang kemudian mereka terlibat sedikit perbincangan.

__ADS_1


Iza yang merasa tidak nyaman berada disitu akhirnya membuka mulutnya untuk berpamitan kepada calon mertuanya itu.


" Ma Iza ketoilet dulu ya.." pamit Iza pada calon mertuanya yang dibalas anggukan kepala oleh mama Wahyu namun ketika Iza baru melangkah beberapa langkah Wahyu menggenggam lengan Iza dan dengan cepat Iza pun menarik lengannya hingga terlepas. Wahyu sangat kaget ketika Iza melepaskan tangannya dia ingin mengejar Iza namun dicegah mama.


" Dia hanya mau ketoilet kak." jelas mama wahyu.


Sari merasa. ada yang aneh dengan sikap Wahyu. Tidak biasanya Wahyu bersikap dingin kepadanya. Namun sari berusaha menepis perasaan itu dan kembali berbincang dengan Mama Wahyu.


Sudah hampir setengah jam Iza pergi ketoilet. Wahyu merasa ada sesuatu dengan Iza. akhirnya dia memutuskan untuk mencari Iza. Namun ketika Wahyu akan pergi handphone nya berbunyi tanda pesan masuk.


"Maaf Iza harus pulang dulu. Mendadak Iza merasa gak enak badan." isi pesan Iza.


Wahyu merasa jika saat ini Iza sedang marah karna dia mengirim pesan dengan sangat datar dan beralasan tidak enak badan padahal tadi tidak apa apa.


"Ma kita pulang. Iza sedang tidak enak badan." ucap Wahyu kepada mamanya.


" Loh bukannya Iza sedang ketoilet kak? tadi kayaknya gak papa?" jawab mamanya.

__ADS_1


" Iza baru saja mengirim pesan kepada kakak ma. Sari maaf aku harus pergi dan aku harap kamu bisa mengerti."


Bersambung...


__ADS_2