
Iza tak menjawab perkataan Wahyu. Dia masih bergulat dengan pikirannya sendiri. Hingga akhirnya Wahyu berdiri kemudian dia bersimpuh dikaki Iza meminta maaf. Iza pun kaget dengan apa yang dilakukan Wahyu.
"Maafkan mas adek. Mas mohon adek jangan begini. Mas benar benar minta maaf" ucap Wahyu sambil menangkupkan tangannya dan menundukkan wajahnya.
"Mas apa yang kamu lakukan. Cepat berdiri mas. gak enak dilihatin orang."
__ADS_1
" Mas gak akan berdiri sebelum adek memaafkan mas dan adek mau mendengarkan penjelasan mas. Mas gak mau Adek diemin mas lagi. mas mohon" ucap Wahyu
" Mas berdiri mas... jangan begini mas. kenapa mas justru mempermalukan diri mas sendiri." Ucap Iza dengan sedikit sendu melihat Wahyu yang bersimpuh didepannya..
" Mas gak peduli jika orang ngatain apa. Mas cuma mau Adek memaafkan mas." jawab Wahyu. Iza pun merasa pilu melihat sikap Wahyu. Iza merasa dirinya sangat egois saat ini hingga pada akhirnya Iza pun mau mendengar penjelasan Wahyu.
__ADS_1
"Maafin mas dek. Sungguh apa yang adek lihat dan adek dengar tadi tidak semuanya benar." ucap Wahyu.
"Maafin adek mas. Adek yang salah. Mungkin adek memang sangat egois karna gak mau dengerin mas dulu. tapi jujur saat ini adek jadi merasa sangat bersalah karna berada diantara mas dan mbak sari. Adek tau ini adalah harapan mas dari dulu. Adek juga tahu jika mbak sari sungguh wanita yang sempurna untuk mas. Dia wanita yang sangat cantik mas. Mas juga pantas mendapatkan wanita Sholehah seperti mbak sari. Adek merasa tidak seharusnya adek menjadi penghalang buat mas dengan mbak sari." ucap Iza sambil menahan sesak didalam hatinya.
"Adek jangan ngomong gitu. Adek gak salah sama sekali. Ok sekarang mas akan jelaskan semuanya. Dulu memang mas sangat mengharapkan dia namun dia sama sekali tidak pernah memberikan jawaban kepada mas. Hingga akhirnya mas bertemu adek untuk pertama kalinya itu. Sejak pertemuan itu perasaan mas perlahan memudar namun berusaha mas tepiskan rasa itu. Adek masih ingat beberapa bulan lalu kita bertemu distasiun itu. Mas saat itu memang menjemputnya dan mas ingin memperkenalkan dia pada mama tapi dia menolak dengan alasan yang gak jelas. Dan saat mas melihat adek distasiun itu awalnya mas sangat senang bisa bertemu adek tapi mas juga kesal karna mas pikir adek jemput kekasih adek dan ternyata mas salah. Semenjak itu hubungan kita semakin membaik. Perlahan perasaan mas terhadap sari pun dengan sendirinya memudar dan perasaan mas terhadap adek menjadi sangat besar. Mas minta maaf karna selama ini mas gak pernah mau jujur sama adek. tapi sekarang mas jujur. Mas sangat mencintai adek. Hanya adek yang mas mau untuk menjadi istri mas bukan sari. bagi mas adek saat ini adalah segalanya buat mas. jadi mas mohon adek jangan pernah berfikir untuk menjauh dari mas. Adek gak salah. Mas yang salah karna mas gak pernah jujur terhadap adek. Mas mohon adek maafin mas ya jangan diemin mas kayak gini apalagi berpikir kalo adek salah dan adek nekat ninggalin mas gara gara ini.
__ADS_1
Bersambung..