Salahkah Aku

Salahkah Aku
33


__ADS_3

" Sama sama mas.." Jawab Iza.


"Adek ketemu Aan jam berapa?". tanya Wahyu


" Nanti paling habis isya mas. Kenapa??"


"emmm. Seumpama mampir kerumah mas dulu adek mau g?"


"Emang mau ngapain mas?"


"emm.. ini kebetulan papa lagi dirumah, mas pingin kenalin adek sama papa."


"Emang harus hari ini ya mas??" tanya Iza.


" Ya sebenarnya sih mas pinginnya hari ini dek soalnya besuk Mama sama papa bakal keluar kota lagi. Tapi kalo adek capek kapan kapan aja gak papa" ucap Wahyu


" Baiklah kalo gitu. Adek nurut sama mas aja."


" Makasih ya dek." jawab Wahyu yang tersenyum bahagia mendengar jawaban Iza.


Setelah beberapa saat mereka pun akhirnya sudah sampai di rumah Wahyu. Nampak disana sangat ramai karna seluruh keluarga Wahyu sedang berkumpul disana termasuk Om Pram dan istrinya.

__ADS_1


"Assalamualaikum" ucap Iza dan wahyu bersamaan.


"Waalaikum salam." semua orang pun menatap kedatangan Wahyu bersama iza.


" Wah ada nak Iza... ayo sini sini masuk nak." ucap mama Wahyu sambil merangkul pundak Iza dan membawanya duduk ditengah keluarga Wahyu.


" Wah... Siapa ini yu... Pacar kamu ya???" tanya salah satu Tante Wahyu..


" Bukan pacar Tante... tapi calon istri Wahyu." jawab Wahyu sambil melirik Iza yang sedikit kaget dan menatap Wahyu tajam.


" Wah wah wah lha ini ni... Ternyata diam diam kalian udah mau nikah. Kapan kamu melamar Iza yu kok gak ajak-ajak Om dan yang lainnya." tanya Pram yang sambil tersenyum melihat Iza yang sangat malu dengan keluarga Wahyu.


"Tenang om. Nanti kalo udah waktunya pasti dikasih tau kok. hahaha". jawab Wahyu tertawa bahagia


" Jangan tanya Iza dong om. yang ada nanti dia tambah malu. iya kan sayang." Goda Wahyu pada iza yang berhasil membuat semua tertawa.


Wahyu sangat bahagia karna Iza bisa menyesuaikan diri dengan keluarganya. Terlihat Iza yang bisa dekat dengan adiknya yang sangat langka untuk bisa dekat dengan orang baru. Wahyu pun menghampiri Iza yang sedang bermain dengan sepupu dan adiknya.


" Kamu gak capek dek?" tanya Wahyu pada iza sambil duduk disebelah Iza.


" Gak papa kok mas."

__ADS_1


" Adek istirahat dulu aja dikamar mas habis itu kita pulang bagaimana?"


" gak usah mas. Adek gak papa kok."


"Bener adek gak papa?"


"iya mas adek gak papa. oiya tadi katanya mas mau kenalin adek sama papa mas tapi kok adek belum lihat. Dimana papa mas???"


" Papa ada diruangannya. kita ketemu sekarang habis itu mas antar adek ketemu Aan ya..."


" Kayaknya ketemu Aan ditunda dulu deh mas. Soalnya Aan tadi baru kirim pesan kalo dia mendadak ada rapat sama pemegang saham. Mungkin besuk dia akan datang kerumah." jelas Iza.


" Berarti mas gak bisa ikut adek ketemu sama Aan dong dek soalnya mas besuk rencana mau nganter mama sama papa keluar kota " Terang wahyu


" Ya gak papalah mas kan mas juga ada yang lebih penting daripada cuman ikut adek. Toh adek ketemunya juga cuma dirumah mas."


" Ya udah tapi besuk kalo Aan ngajakin adek keluar jangan mau ya trs kalo bicara jangan terlalu dekat sama jangan hanya berduaan. Mas gak mau itu."


" Mas kamu itu kenapa sih. kok mas jadi kaya Aan sih. apa apa adek gak boleh." jawab iza sedikit kesal karna Iza merasa kalo Wahyu jadi seperti Aan yang cemburuan.


" Maaf dek bukannya mas Gimana gimana, mas cuma takut adek nanti jadi lupa sama mas dan memutuskan kembali pada Aan." jawab Wahyu jujur.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2