
Mereka bertiga pun berjalan meninggalkan mall dan mengantarkan Anisa pulang terlebih dulu sebelum berangkat kevilla milik paman Wahyu.
"Kamu beneran gak mau ikut ak kevilla sa???" tanya Wahyu pada Anisa..
"Enggak mas, takut ganggu kalian." jawab Anisa yang mendapat tatapan tajam oleh Iza.
" Oh ya udah kalo gitu kita pamit dulu ya... assalamu'alaikum" pamit Wahyu
" wa Alaikum salam. kamu hati hati ya mas. Titip sahabat ak ini. jangan sampe ada yang lecet." kata Anisa pada Wahyu yang dibalas dengan acungan kedua jempol Wahyu..
Mereka pun berlalu dari rumah Anisa dan melaju menuju villa milik keluarga Wahyu.
" Za...Maafin ak ya.." ucap Wahyu memecahkan kesunyian didalam mobil.
" Maaf kenapa mas?? Memang mas Wahyu salah apa???" tanya Iza balik
" Maaf karna waktu distasiun beberapa hari yang lalu aku sudah suudzon sama kamu. aku kira kamu jemput pacar kamu kemarin."
jelas Wahyu
__ADS_1
"Oh itu... Gak papa mas toh juga sudah lewat" jawab Iza cuek meski sebenarnya didalam hatinya bergemuruh ingin sekali bertanya siapa wanita itu namun masih dia tahan..
" Tapi bener za ak ngerasa bersalah banget sama kamu kemarin... jadi maafin ak ya za."
" udah mas gak usah dibahas toh juga sudah lewat jadi gak perlu dibahas lagi." jawab Iza tenang.
Wahyu merasa bahagia karena akhirnya dia bisa berbicara santai bersama Aiza seperti ini. Selama ini dia selalu membayangkan untuk bisa sekedar bercengkrama dengan Iza dengan baik dan hari ini Allah sudah mengabulkan doanya bahkan Allah memberikan lebih dari yang dia minta yaitu berlibur bersama dengan iza.
Setelah beberapa jam menempuh perjalanan akhirnya mereka sudah sampai divilla keluarga Wahyu. Namun saat sampai divilla hari sudah gelap dan Aiza pun juga sudah tertidur dimobil sejak tadi. Wahyu enggan untuk membangunkannya. Sejenak Wahyu menatap Iza yang tertidur pulas. Ada rasa bahagia didalam hatinya namun segera dia tepis dan akhirnya dia membangunkan Iza.
"za... Iza.... bangun... kita sudah sampai". ucap Wahyu lirih. Iza pun perlahan membuka matanya.. Sejenak mereka saling bertatap mata kemudian Iza tersadar.
" Iya gak papa, yukk kita masuk. Keluarga kita pasti sudah menunggu kita didalam." jawab Wahyu yang diangguki oleh Iza.
Mereka pun masuk kedalam vila. Terlihat druang tamu Paman Iza dan juga paman Wahyu yang sedang bercengkrama...
" Assalamualaikum..." ucap mereka bersamaan.
" Wa Alaikum salam... wah ini dia yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga." jawab Paman Wahyu
__ADS_1
"kamu sudah sampai sayang??? Gimana apa kamu capek???" tanya paman Iza sambil mengusap kepala Iza
"Lumayan om" jawab Iza lirih
" yaudah kamu istirahat aja dulu dikamar. Wahyu tunjukin kamar Iza yu yang dilantai 2. Oh iya Kalian udah makan belum tadi??." tanya paman Wahyu
"Udah Om tadi udah makan dijalan kok."
"Ya udah kalian kekamar gi... Istirahat ngobrolnya dilanjut besuk aja." jelas paman Wahyu.
Mereka pun pergi meninggalkan paman mereka menuju kekamar mereka yang ada dilantai 2. Villa itu itu memiliki 3 lantai.
dilantai dasar ada 3 kamar yang digunakan untuk paman mereka. sedangkan dilantai 2 juga ada 3 kamar, ada kamar Iza,Wahyu dan yang 1 kosong. Sedangkan dilantai 3 itu hanya digunakan untuk bersantai santai saja.
" kita sudah sampai za... ini kamar kamu dan yang disebelah itu kamar aku. kamar Om ada dibawah jadi kalo ada apa apa kamu bisa panggil aku atau datang aja ke kamarku." ucap Wahyu pelan,..
"baik mas... kalo gitu Iza masuk kamar dulu.." jawab Iza...
bersambung....
__ADS_1