
Iza terus berteriak dan menangis dipinggir pantai. Hingga hujan deras pun turun membasahi bumi seolah-olah ikut merasakan pahitnya cinta Iza. Iza menangis menatap langit. Iza merasa hatinya sungguh sakit. Iza yang terpaksa menerima cinta Aan meskipun dia tak mencintainya namun sekarang disaat dia berusaha untuk menerima Aan sebagainya kekasihnya Aan justru menduakan nya dengan atasannya dan disaat itu pula hatinya diketuk oleh sesosok lelaki yang selama ini dia idamkan. Wahyu yang tiba tiba saja dekat dan selalu berusaha membuatnya tersenyum kini juga menghancurkan hatinya secara bersamaan disaat dia mengutarakan perasaannya. Iza merasa sangat hancur. Dia meratapinya sendirian dipinggir pantai tanpa siapapun.
Ditempat lain Tante Ratna sedang panik memikirkan dimana Iza berada saat ini. Setelah selesai kuliah Iza langsung meninggalkan kampus. Hari ini dia juga menjauh dari sahabatnya dan sekarang dia juga tidak ada dipondok. Tante Ratna terus menelpon Iza namun HP nya tidak aktif.
Tante Ratna Juga menghubungi suaminya memberitahu tentang hilangnya Iza secara mendadak. Paman Iza juga sudah menelpon semua sahabat Iza tapi tidak ada yang tau termasuk juga dengan Wahyu.
Wahyu merasa sangat panik mendengar berita itu. Wahyu juga sudah menyusur kota untuk mencari Iza namun tak ketemu. seluruh teman-teman Iza pun juga mencarinya namun tidak ada yang menemukan dan oada akhirnya semua berkumpul dirumah Iza.
Pukul 10 malam. Iza tiba di rumahnya.
__ADS_1
ketika membuka pintu Iza tak sempat melihat orang didalam rumah. Iza hanya menunduk dan berkata...
"Assalamualaikum.." ucap Iza lesu dan menunduk...
semua mata tertuju kearah Iza dan berteriak
semua orang berhambur memeluk Iza. Namun Iza tak menjawab pelukan mereka. akhirnya paman Iza datang menghampiri Iza. Ditariknya Iza kedalam pelukan Andi. Andi sangat paham dengan sikap iza. Saat ini iza sangat butuh bahu untuk bersandar. Wahyu yang melihat keadaan iza saat itu kini merasa sangat sedih. karna gara gara dia kini iza seperti ini. Setelah Andi keluar dari kamar iza. Paman Andi meminta semuanya untuk menginap karna ini sudah malam.
ketiga sahabat iza pun masuk kekamar iza. Mereka tak mengatakan apapun. Hanya saling memeluk satu sama lainnya. hingga akhirnya Iza membuka pembicaraan sendiri dan menceritakan semuanya. sahabatnya pun hanya sebatas mendengar dan memberi semangat untuk iza.
__ADS_1
Ditengah malam iza merasa haus. Iza pun keluar kamar untuk mengambil air didapur. Namun saat keluar kamar iza tak sengaja bertatapan mata dengan Wahyu yang sepertinya habis sholat malam.
" Kamu bangun dek???" tanya Wahyu yang hanya dijawab dengan anggukan kepala dan senyuman.
"Dek apa mas boleh berbicara sama kamu.???"
"Mau bicara apa mas ?" tanya iza.
"Maafin mas ya dek... Mas tau mas udah salah sama kamu. Mas udah nyakitin kamu dan membuat kamu kaya gini. tapi sungguh mas gak ada maksud buat nyakitin kamu. Mas fikir dengan mas bicara apa adanya kemarin itu bisa membuat kamu mengerti dengan perasaan mas yang sebenarnya. Mas sayang sama kamu dek. Tolong prcaya sama mas.. Mas minta maaf udah buat kamu terluka. Mas janji mas akan berusaha mengubur harapan mas kepada sari tapi mas ingin tanya sama kamu dek. apa adek juga sayang sama mas? Tolong adek jawab jujur tanpa ada yang adik tutup tutupi ." jelas Wahyu panjang lebar.
__ADS_1