Salahkah Aku

Salahkah Aku
61


__ADS_3

Wahyu dan Iza akhirnya memutuskan untuk kembali kerumah paman iza. Didalam mobil Iza tak berbicara apapun kepada Wahyu. Wahyu yang melihat istrinya sedang merajuk pun akhirnya berusaha membuatnya bicara.


"Sayang mau mampir dulu gak? Atau mau beli sesuatu dulu mungkin?" tanya Wahyu


"Enggak" jawab Iza singkat


"Sayang kamu kenapa sih dari tadi diem aja. Masih marah sama mas?" tanya Wahyu lagi


"Enggak" jawabnya lagi


Wahyu tak bertanya lagi karena dia tahu jika dia bertanya lagi pasti jawabannya juga pasti akan sama jadi dia memilih untuk diam.


Setelah beberapa saat akhirnya mereka tiba di rumah paman iza. Nampak Tante Ratna dan Syibil sudah menunggu kedatangan mereka.


" Assalamu'alaikum" ucap keduanya.


"Waalaikum salam sayang ya Allah akhirnya kalian datang juga. Tante kangen banget sama kamu za.." ucap Tante memeluk Iza.

__ADS_1


" Iza juga kangen sama Tante dan Syibil ." balas Iza memeluk Tante dan adiknya itu.


" Yaudah kita masuk yuk.. Mari nak Wahyu jangan sungkan sekarang ini juga rumah kamu." kata Tante pada Wahyu.


" Baik Tante." jawab Wahyu


" Za kamu ajak suami kamu istirahat gih dikamar pasti dia capek habis dari luar kota langsung jemput kamu." ucap Tante


" Iya Tante. ". jawab Iza.


Iza dan Wahyu pun masuk kedalam kamar Iza. Kamar yang sudah hampir satu Minggu dia tinggalkan. Tidak ada yang berubah dari kamar itu. Semua tertata rapi seperti sedia kala saat Iza pergi.


" Silahkan tapi tunggu sebentar biar Iza siapkan air hangat dan handuk buat mas mandi." jawab iza.


" Makasih sayang.." ucap Wahyu namun tidak dijawab oleh Iza.


Setelah hampir satu jam Wahyu berada dikamar mandi akhirnya dia keluar juga. Nampak Iza juga sudah selesai mandi dan sedang menyisir rambutnya didepan meja rias.

__ADS_1


"Sayang sudah mandi?" tanya Wahyu


" Sudah tadi mandi dikamar syibil" jawab Iza.


Wahyu pun mendekati Iza dan memeluknya dari belakang. Iza yang mendadak mendapatkan pelukan dari suaminya pun sontak kaget dengan sikap Wahyu.


" Biarkan mas begini sebentar saja sayang. Mas sangat merindukanmu." bisik Wahyu pada Iza. Iza tak menjawab dan juga tidak menolak suaminya. Berbagai macam rasa didalam hatinya. Tak terasa Iza meneteskan air matanya dan dengan sigap Wahyu menghapus air mata itu.


"Maafin mas sayang. Mas terlalu sibuk dengan pekerjaan mas hingga mengabaikan adek. Mas benar-benar minta maaf yaa. Mas janji tidak akan diulangi lagi." tutur Wahyu


"Maafin adek mas. Adek yang salah. Adek tidak bisa memahami mas. Seharusnya adek tidak bersikap seperti ini kepada mas." ucap Iza sambil menangis


"Adek gak salah kok. Mas yang sudah salah. Mungkin mas yang belum terbiasa untuk memberi kabar kepada adek karena dari dulu mas memang gak pernah memberi kabar kepada siapapun termasuk mama ataupun papa." jelas Wahyu


" Iya mas. Adek juga minta maaf karna sempat berfikir yang tidak-tidak kepada mas. Mulai sekarang hingga kedepannya adek pingin mas selalu jujur tentang apapun kepada adek. Biar adek tidak berfikir yang tidak-tidak kepada mas. Adek tidak mau ada yang ditutup-tutupi diantara kita mas." tutur Iza.


Wahyu yang mendengar penuturan Iza pun merasa sedikit kaget karena memang benar kepergiannya beberapa hari kemarin memang sedikit membohonginya. Dia memang pergi untuk menyelesaikan permasalahan kantor namun permasalahan itu juga menyangkut dengan masa lalunya. Wahyu menjadi merasa bersalah kepada Iza. Ingin sekali dia berkata jujur kepada Iza namun Wahyu bingung akan memulai dari mana. Namun pada akhirnya Wahyu juga menjelaskan kepada Iza.

__ADS_1


" Baiklah karena adek berkata seperti itu maka mas akan memberi tahukan kepada adek tentang kepergian mas kemarin. Tapi sebelum mas memberi tahu itu, mas mau Adek berjanji kepada mas kalau adek tidak akan marah karena bagi mas saat ini adalah satu satunya wanita yang mas cintai saat ini. Apa adek bersedia berjanji?" tanya Wahyu.


" Insyaallah adek tidak akan marah mas karena bagi adek mas juga satu satunya lelaki yang saat ini adek cintai dan apapun itu adek akan berusaha menerima dengan ikhlas." jawab Iza.


__ADS_2