Salahkah Aku

Salahkah Aku
62


__ADS_3

" Jadi sebenarnya kemarin ketika kita sedang berada di penginapan itu sekertaris mas telfon dan mengatakan jika ada permasalahan dikantor. Masalah itu dibuat oleh orang tua dari Sari."


"Orang tua Sari?" tanya Iza penasaran.


" Iya. Jadi sebenarnya dulu mas dan keluarga sari itu sudah sangat dekat karena kita rekan bisnis. Bahkan Om Andi pun juga mengenalnya. Pada suatu hari mereka mengundang mas untuk menghadiri sebuah acara dirumah mereka dan disitulah mas dikenalkan dengan sari. Semenjak hari itu kedekatan antara mas dan sari terjalinlah hingga pada akhirnya diketahui oleh kedua orang tuanya. Karena mereka mengetahui kedekatan itu akhirnya mas meminta kepada kedua orangtuanya namun pada saat itu sari masih meminta waktu untuk berfikir dan mas juga menyetujui itu. Seiring berjalannya waktu hubungan kita bukannya semakin dekat namun semakin renggang. Sari terlalu asyik dengan kehidupannya sampai pada suatu saat mas merasa kita sudah dekat terlalu lama namun dia selalu mengulur- ulur waktu. Dan disaat kebimbangan itu akhirnya mas bertemu dengan adek. Disitu mas merasa sangat bimbang tapi mas masih berusaha untuk tetap konsisten dengan hubungan mas dengan sari namun ketika terakhir kali mas menjemput dia distasiun itu akhirnya mas menemui sebuah fakta jika selama ini dia sengaja mengulur waktu karna sebenarnya ditempat itu dia juga memiliki seorang kekasih. Dan singkat cerita Mas akhirnya memilih adek sebagai istri mas." jelas Wahyu


" Trus apa hubungannya dengan perusahaan mas?" tanya Iza lagi yang membuat Wahyu sedikit tersenyum.


"Sayang, kenapa istri mas jadi sangat penasaran begini sih?" goda Wahyu

__ADS_1


"Enggak.. adek nggak penasaran." Bohong Iza.


" Bener adek gak penasaran? kalo gak penasaran mas gak jadi cerita kalo gitu?" goda Wahyu lagi


" Yaudah kalo gak mau cerita gak papa. Adek mau kekamar Syibil." ucap Iza melangkahkan kaki untuk keluar kamar namun baru selangkah tangan i,a ditarik Wahyu hingga dia terjatuh dalam pelukannya.


" Mas akan menceritakan semuanya. Jangan pergi, mas gak mau istri mas salah paham lagi dan berfikir jika mas tidak mencintai istri mas." bisik Wahyu pada iza.


" Jadi bisa dikatakan selama adek dipondok mas menemui Mbak Sari dan kedua orangtuanya?" tanya Iza sedikit kesal karena ternyata yang membuat Wahyu lupa akan dirinya adalah wanita yang sebelumnya pernah mengisi hati Wahyu.

__ADS_1


"Maafkan mas sayang.. Mas mengaku mas salah karena mas tidak membicarakan ini dari awal kepadamu. Mas gak mau membebani pikiranmu dengan permasalahan yang mas hadapi." jelas Wahyu mengecup kening istrinya..


"Trus sekarang bagaimana dengan perusahaan mas?" tanya Iza.


" Insyaallah jika Allah masih menghendaki itu menjadi ladang rezeki kita maka insyaallah Allah akan membantu kita sayang."


"Memangnya apa sebenarnya yang terjadi mas?"


" Jadi begini sayang kedua orang tua Sari merasa mas telah mempermainkan Sari dan mereka tidak terima dengan pernikahan kita. Mereka berusaha menjatuhkan mas dengan berbagai cara sampai pada akhirnya kemarin perusahaan mengalami krisis besar. Kemudian mas meminta tolong kepada Om Andi dan Om Pram untuk memecahkan masalah ini. Alhamdulillah sekarang perusahaan sudah kembali normal. Mas minta maaf ya sayang karna mas tidak sempat memberimu kabar dan menjelaskan semuanya dari awal. Mas hanya tidak mau kalau istri mas akan terbebani dengan pekerjaan mas." jelas Wahyu meraih tangan Iza dan menciumnya.

__ADS_1


"Maafin adek karena adek sudah salah paham sama mas." ucap Iza memeluk suaminya.


__ADS_2