Salahkah Aku

Salahkah Aku
13


__ADS_3

" Kamu curiga sama aku??? emang kamu fikir aku mau nyulik kamu dek??? ato jangan jangan kamu mikir ak mau ngapa ngapain kamu iya kan???" goda Wahyu...


" ya sapa tau mas Wahyu mau ngapa ngapain ak" jawab Iza sambil ketawa...


" Jadi kamu berharap kamu mau aku apa Spain nih???" goda Wahyu sambil menatap Iza dengan mengangkat kedua alisnya...


Iza pun tertawa melihat sikap Wahyu.


" ih mas Wahyu kenapa alisnya naik naik gitu."jawab iza sambil ketawa.


Wahyu sangat bahagia karna bisa membuat Iza tertawa lepas hari ini. Dia merasa puas karna bisa sedekat ini dengan iza.


Matahari telah tenggelam. Suara adzan pun telah berkumandang tanda waktu maghrib telah tiba. Wahyu dan Iza pun bergegas pergi kemasjid dekat pantai dan sholat berjamaah disana. Setelah selesai sholat mereka pun kembali kevilla dan mereka juga tak lupa untuk mampir ke rumah makan untuk makan malam terlebih dulu.


Setelah sampai divilla semua keluarga tengah berkumpul diruang tengah. Paman Iza nampak ikut bahagia karna melihat keponakannya kembali dengan senyuman diwajahnya. Awalnya dia ragu ketika meninggalkan Iza pergi dengan Wahyu karna takut Iza akan canggung nantinya. Namun setelah Iza kembali dan terlihat sangat bahagia paman Wahyu pun ikut bahagia dan berterima kasih pada Wahyu karna sudah mengembalikan senyum diwajah Iza.

__ADS_1


Tak terasa sudah hampir 5 hari Iza dan keluarga berada divilla. Dan semakin hari Iza dan Wahyu pun semakin dekat, Bahkan tak jarang Iza dan Wahyu keluar bersama dengan sybil untuk menikmati suasana divilla. Seperti hari ini, mereka nampak berjalan jalan dikebun teh dekat villa. Syibil nampak sangat bahagia karna jarang sekali mereka bisa berkumpul seperti ini. Dan ketika mereka sedang asyik duduk disebuah gubuk ditengah kebun tiba tiba handphone Iza berdering. Ada nama seseorang yang hampir 5 hari ini tak pernah lagi menghubunginya.


Iza pun mengangkat tlf itu. namun iya tak bersuara.


" Hallo sayang... Kamu lagi dimana??? Kamu udah pulang dari villa belum?? Ini aku lagi dikota xxx. Kebetulan client ku ngajakin meeting disini sekalian refreshing makanya aku hubungin kamu. Siapa tau kamu belum pulang dan kita bisa janjian disini." suara dibalik telfon.


Wahyu dan Syibil hanya diam dan saling menatap melihat Iza yang menerima telfon tapi tak berbicara..


" Oh yaa. Aku masih disini." jawab Iza singkat


"Oh yaa.." jawab Iza sambil menundukkan kepalanya. Dia terlihat sangat gelisah.


Wahyu yang penasaran dengan keadaan Iza pun memberanikan diri untuk bertanya..


" Kamu kenapa dek??? Ada masalah??? kok mas perhatiin kamu agak pucat??? Kamu sakit??? tanya Wahyu penasaran..

__ADS_1


Iza tak menjawab pertanyaan Wahyu. Dia hanya mengucapkan sebuah nama. Nama yang benar benar membuat Wahyu cemburu.


"Aan.." jawab Iza singkat.


Deg. Detak jantung Wahyu berdetak. Ada rasa cemburu didalam hatinya namun dia berusaha menetralkan kembali perasaannya.


" Ada apa dengannya???" tanya Wahyu.


" Apa?? Apa yang dia lakukan disini??? Apa dia meminta seseorang untuk mengikutimu??" tanya Wahyu penasaran.


" Tidak. dia tidak mungkin melakukan itu. Dia hanya sedang ada meeting disini dan dia memintaku untuk bertemu dengannya nanti malam." jelas Iza.


" Tidak. kamu tidak boleh bertemu dengannya." ucap Wahyu tiba tiba yang membuat Iza sedikit kaget dan menatap Wahyu seolah meminta penjelasan. Wahyu yang sadar akan ucapannya itu seketika berbicara lagi,


"Bu..Bukan gitu maksudku dek... Aku cuma takut nanti kalian bertengkar lagi dan Aan marah lalu meninggalkan kamu begitu saja. Sedangkan kamu juga tidak tau daerah sini kan???" Ucap Wahyu asal.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2