
"Bukan gitu za... aku benar benar minta maaf sama kamu. aku benar-benar menyesal atas segala yang terjadi. Aku cuma gak mau hubungan kita semakin hancur za. makanya aku memutuskan untuk bicara secara langsung sama kamu. Aku benar-benar minta maaf sayang. aku tau aku salah. aku mohon maafin aku." ucap Aan sambil menatap Iza yang terus memalingkan wajahnya. Aan nampak sangat frustasi dengan sikap Iza. Aan menundukkan kepalanya diatas setir mobil. Aan terdiam cukup lama.
"Apa wanita itu juga ikut bersamamu?" tanya Iza yang kembali teringat dengan wanita yang beberapa kali dia lihat bersama Aan.
" Wa... wanita siapa maksud kamu???"
"Wanita yang kamu ajak jalan jalan dimall dikota xxx dan wanita yang membuat kita bertengkar kemarin." jelas Iza.
Jleb... Seperti ada yang menancap didada Aan. Jalan dimall??? kapan??? dan bagaimana Iza tahu... begitu banyak pertanyaan dihati Aan tapi dia berusaha untuk mencoba santai menjawabnya.
"Maksud kamu jalan dimall???kapan???"tanya Aan penasaran.
__ADS_1
"Beberapa bulan yang lalu... waktu aku ada seminar dikota xxx dekat dengan tempat kamu bekerja. Awalnya aku ingin memberimu kejutan dengan aku datang ke tempatmu tapi ternyata justru aku yang kau kagetkan. Awalnya aku kemall itu untuk mencari hadiah untukmu tapi aku justru melihat kamu begitu mesra bersama wanita lain dan kejadian itu aku lihat lagi kemarin saat divilla." jelas Iza.
Aan yang mendengar apa yang dikatakan Iza sangat kaget. Dia bingung mau bicara apa.
" Sa....sayang aku bisa bisa jelasin semuanya sama kamu. Semua yang terjadi itu gak seperti yang kamu lihat... jawab Aan gugup
"Sudahlah itu sudah tidak penting lagi. sekarang kamu jawab apa wanita itu ikut." tanya Iza yang dijawab dengan anggukan kepala oleh Aan.
"Ki... kita gak ada apa apa sayang.. Dia atasanku dan kita cuma sebatas itu." jawab Aan berbohong
"Baiklah. Jika memang yang aku lihat itu salah maka aku minta maaf karna telah berfikir kamu menghianati kepercayaan ku. tapi jika ternyata kamu berbohong dan benar benar menghianati kepercayaan ku maka aku tak kan pernah memaafkan kesalahanmu an. Sekalipun kau memaksaku dengan apapun." ucap Iza
__ADS_1
Jleb. ucapan Iza benar benar membuat Aan terdiam dan tak berani menjawab apapun. Ucapan Iza saat ini bukan hanya sekedar ucapan tapi lebih tepatnya adalah ancaman untuknya. Walau bagaimanapun Aan memang sangat mencintai Iza namun karena Aan yang bekerja dikota dan pergaulan diantara teman-temannya sangatlah bebas membuatnya terjerat hubungan dengan atasannya yang kebetulan atasannya juga menyukai Aan.
"Baiklah aku akan turun. Kamu hati hati disana. Jaga dirimu baik baik An. Jangan pernah tergoda pergaulan bebas diluar negeri an. Ingat masih ada akhirat. Semua yang kamu lakukan akan dimintai pertanggung jawaban. Aku akan selalu berdoa untuk kesuksesanmu. Semoga kamu selalu dilindungi Allah." ucap Iza yang mampu membuat Aan tersadar dan meneteskan air mata.
Maaf za... Maafin aku.... aku sudah membohongimu sejauh ini. aku benar benar minta maaf. aku janji aku akan kembali padamu. ucap Aan dalam hatinya.
"Makasih sayang karna kamu selalu ngertiin aku. aku janji akan sering menghubungi mu.
I LOVE YOU Sayang..." ucap aan yang hanya mendapat senyuman dari Iza.
Iza pun turun dari mobil Aan. setelah pintu tertutup jendela mobilpun terbuka. Aan terlihat tersenyum dan melambaikan tangannya pada iza. Iza pun terlihat memberikan senyuman termanisnya pada Aan dan melambaikan tangannya..
__ADS_1
Bersambung...