Salahkah Aku

Salahkah Aku
58


__ADS_3

Keesokan harinya pun Iza dan Wahyu sudah siap untuk kembali ke kota. Setelah berpamitan dengan Ayah dan Bunda mereka pun langsung berangkat.


Setelah beberapa jam diperjalanan kini mereka sudah tiba dikota. Wahyu memarkirkan mobilnya di halaman sebuah masjid untuk menunaikan sholat Dzuhur terlebih dahulu sebelum mengantarkan istri dan ketiga sahabatnya itu. Wahyu pun membangunkan Iza dengan hati-hati.


"Sayang bangun..." ucap Wahyu sambil mengusap-usap pelan lengan istrinya.


"Emmm. kita sampai dimana mas?" tanya Iza sambil mengusap-usap matanya.


"Kita sudah dikota sayang. Kita sholat dulu ya nanti setelah sholat dan makan mas antar adek kepondoknya bangunin mereka ya mas mau ketoilet dulu..." jelas Wahyu melepaskan sabuk pengaman dan membuka pintu mobilnya sedangkan Iza membangunkan ketiga sahabatnya.


" Kita sudah sampai ya.." tanya Sanya.


"Kita sudah dikota tapi belum kepondok, kita sholat dulu yuk habis tu makan..." jelas Iza.


" ok... oiya suami kamu mana za???" tanya Ningrum.

__ADS_1


" Mas Wahyu sudah duluan soalnya mau ketoilet dulu. Yuk cepet turun." ucap Iza membuka pintu mobilnya


Setelah selesai sholat Wahyu menunggu Iza didalam mobil sambil menutup matanya sedangkan Iza setelah selesai sholat langsung menuju mobilny karna ketiga sahabatnya masih ingin beristirahat sebentar. Dari jauh Iza melihat suaminya sedang memejamkan matanya didalam mobil.


tok tok tok


suara kaca mobil yang diketuk oleh Iza membangunkan Wahyu


" eh sayang kamu sudah selesai. Dimana para gadis itu???" tanya Wahyu membuka kunci pintu mobil.


" Hanya capek sedikit sayang tapi udah gak papa. Sayang mau makan apa habis ini?" tanya Wahyu mengalihkan pembicaraannya.


" Adek terserah mas saja mau makan apa. Tapi Mas beneran gak papa kalo nanti adek tinggal di pondok beberapa hari??"tanya Iza


" Sebenarnya sih mas gak mau jauh-jauh dari adek tapi mau gimana lagi mas kan juga gak boleh egois sayang apalagi ini juga sudah menjadi tanggung jawab adek dan mas juga harus kekantor besuk karena ada sedikit masalah dengan tender yang baru mas tangani dan harus mas sendiri yang menyelesaikan." jelas Wahyu yang masih menggenggam tangan Iza

__ADS_1


" Baiklah tapi mas jangan sampai kecapekan ya.. Mas harus makan teratur dan jangan lupa minum vitamin. Adek sudah siapkan vitamin didalam koper mas. Mas juga jang lupa istirahat yang cukup ya.. Jangan begadang.." ucap Iza cerewet.


" Iya Istriku sayaaanggg... Kok mas ngerasa kalo istri mas ini ternyata cerewet juga ya.." goda Wahyu mencubit hidung Iza.


" Adek cuma gak mau mas sakit aja." Ucap Iza.


" Iya sayang mas akan menjaga kesehatan mas kok. Oiya nanti mas pulang antar adek rencana mas mau mampir kerumah Om Andi dulu ya mau ada yang mas bicarakan dengan Om Andi tentang rencana resepsi pernikahan kita baru setelah itu mas akan pulang kerumah mama." pamit Wahyu.


"Iya mas. Adek titip salam ya buat Om dan Tante dirumah. salam juga buat mama dan papa. maaf Iza belum bisa pulang bareng mas." ucap Iza menundukkan kepalanya. Wahyu yang melihat istrinya sedih pun berusaha menenangkan dan memeluknya.


"Gak papa sayang. Nanti kalo acaranya Sudah selesai kita bisa pulang bareng kan? Sekarang malah mas yang takut nanti kalo adek digodain santri dipondok gimana. Kan mereka belum tahu kalo adek sudah menikah." ucap Wahyu pura pura cemberut sedangkan Iza hanya tersenyum melihat tingkah suaminya...


" Mas adek pingin makan batagor itu" ucap Iza melepaskan pelukan dan menunjuk gerobak batagor didepan masjid itu.


" Baiklah kalo itu mau Adek. kita makan disana ya tapi gimana dengan para gadis itu." ucap Wahyu sambil melirik ketiga sahabatnya yang sedang berjalan mendekati mereka.

__ADS_1


" Mereka pasti mau mas." jawab iza.


__ADS_2