Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )
SP 46


__ADS_3

~ Desa Berilmu ~


Jerry dan satria masuk ke dalam ruang meeting. Mereka berdua bersiap untuk perang secara halus dengan para pesaing bisnis mereka semua.


Jerry dan orang-orang yang hadir di tempat ini adalah orang-orang yang sedang mengincar salah satu tanah yang begitu strategis untuk di uat sebuah bangunan dan untuk pusat berbisnis.


"Selamat siang semuanya. Saya adalah pemilik tanah di desa Cempaka atau lebih dikenal desa berilmu. karena perkampungan itu banyak sekali melahirkan orang-orang hebat dan berpendidikan." Ujar pemilik tanah.


Mereka semua langsung terkesima dengan nama lain desa Cempaka. desa itu memang sangatlah indah. banyak yang tida bisa melupakan keindahan dan pesona yang disajikan oleh desa Cempaka.


rerumputan hijau yang bisa dinikmati sepanjang mata memandang. juga tempat yang banyak sekali yang bisa dijadikan tempat berfoto.


Semua orang sangat ingin mendapatkan tanah itu karena berada di tengah-tengah pusat kabupaten. itu membuat mereka mudah untuk membangun bisnis di sana.


persaingan mereka dimulai. peperangan mereka menggunakan kertas dan strategi bisnis. Jerry melihat semua pesaingnya sangat bersemangat. Mereka menggunakan strategi yang sangat matang.

__ADS_1


Tuan tanah itu mau menjual tanahnya jika ada seorang pebisnis yang bisnisnya membuatnya tertarik. entah apa maksud tuan tanah itu.


"semoga bisnis kita yang dia incar." kata seorang pria yang merupakan CEO dari perusahaan baru bara yang ingin menjadikan tempat itu gudang terbesarnya.


"Ya, kita harus berhasil. sudah sepuluh tahun bos mengincar tanah itu." ujar seorang pria yang duduk di sampingnya.


Ternyata sudah banyak sekali orang yang mengincar lama tanah itu. tanah yang sangat strategis dan katanya ada harta Karun di sana. desas desus itulah yang membuat semua orang semakin ingin memilikinya.


Jerry mendapatkan gilirannya untuk mempresentasikan bisnis apa yang rencananya akan dia bangun.


tuan tanah itu juga tersenyum ketika mendengar Jerry menjelaskan secara terperinci apa yang akan dia bangun di sana dan apa saja manfaat yang akan di dapatkan oleh penduduk di sana.


Jerry menyadari kalau tuan tanah itu tertarik dengan apa yang dia rencanakan. Jerry memang sudah menyelediki terlebih dahulu siapa tuan tanah yang ada di depannya itu. Dia pergi ke luar negeri hanya untuk mencari tahu lebih banyak pria itu. karena diketahui pria itu tinggal lama di luar negeri.


pria itu adalah pria yang sukses. Dia banyak membeli tanah dan dia juga banyak memberikan tanah.

__ADS_1


selesai Jerry menjelaskan secara terperinci dia kembali duduk di bangkunya bersama dengan satria.


Jerry menyembunyikan rasa puasnya. karena jika terlihat emosinya. maka bisa jadi tuan tanah itu malah akan menarik minatnya. Jerry bukan sekedar berbisnis dan pebisnis. Dia adalah seorang pria yang selalu bisa punya cara untuk mencapai apa yang diinginkannya. dia juga akan mempelajari tentang orang-orang yang akan diajak berbisnis atau bekerja sama dengan dirinya.


.


.


.


selesai pertemuan, Jerry dan satria ikut keluar dari ruangan bersama dengan para pebisnis lainnya. Namun, sebelum dia keluar ruangan, seseorang menghampiri dirinya.


"Tuan meminta anda untuk menghubunginya." pria itu memberikan selembar kartu nama.


Awal pertemuan. mereka semua lah yang memberikan nomor kontak atau email kepada orang kepercayaan tuan tanah, baru setelah itu mereka akan dihubungi melalui email resmi perusahaan di tuan tanah. Namun, setelah presentasi ini. Jerry seakan mendapatkan angin segar dari pria paruh baya itu.

__ADS_1


__ADS_2