
~ Kejutan yang tak terduga ~
Selesai sarapan pagi. gladis membawa naura beserta shine ke dalam kamarnya. banyak hal yang ingin diceritakan oleh gladis kepada sahabat terkasihnya itu. Dia mempersilahkan duduk Naura. Naura terkejut kamar gladis yang begitu luas dan seperti apartemen saja.
"Wao dia benar-benar membuatmu menjadi ratu di rumahnya." kagum Naura kepada pria yang mencintai sahabatnya itu.
"kamu sangat pantas mendapatkan semua ini gladis." Lanjutnya sambil terus memperhatikan setiap sudut ruangan.
"Jangan terlalu berlebihan. kamu juga bisa mendapatkan pria sebaik dia. aku yakin hal itu." tutur Gladis.
"aku inginmenutup rumah bordir dan ingin memulai usaha baru. aku sangat lelah menghadapi pelanggan dan mengurus para kupu-kupu malam." Naura menunjukkan wajah lesunya dihadapan Gladis.
"aku rasa memang sudah saatnya kamu pensiun dari usaha seperti itu. aku yakin uang tabunganmu sudah cukup untuk membuka usaha baru yang lebih baik." saran Gladis kepada sahabatnya.
"kamu benar. ingat apa yang dulu pernah kita ikrarkan?" tanya naura kepada sahabatnya.
"Usaha yang halal meski hanya dapat untung sedikit, tapi akan membuat hidup kita lebih tenang." ucap mereka berdua dengan sangat kompak.
Gladis dan naura memang sangat ingin keluar dari dunia hiburan malam dan membuat sebuah bisnis yang mereka rintis bersama untuk kehidupan masa depan yang lebih baik dan terjamin keamanannya. dulu ibu angkat dari Naura banyak sekali mendapatkan teror dimasa dia menjadi pengelola. kini naura tidak mengalami hal itu, tapi tetap saja hal itu menjadi bayang-bayang kelam untuknya saat ini. naura masih terbayang bagaimana caranya mereka bertahan disaat pelanggan ingin mencicipi kemolekan tubuh ibu angkat Naura dan nick. saat ini naura lebih memperketat keamanan. dia dan nick juga saling menkjaga jadi tidak ada hal buruk yang menimpa mereka sampai detik ini.
"andai aku tidak mengalami hal menyakitkan dan tidak kehilangan seluruh tabunganku dan perhiasanku. jaka benar-benar tidak memikirkan aku dan anak yang ada didalam kandunganku saat itu. dengan mudahnya dia membawa kabur seluruh tabungan hasil jerih payahku." kesal gladis saat mengingat betapa kejamnya mantan suaminya itu. untung saja mereka sudah bercerai dan hakim sudah memberikan surat resmi atas perceraian mereka berdua.
__ADS_1
"Kamu benar-benar beruntung bisa memergoki dia yang berselingkuh dengan wanita lain. aku tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya hidup shine jika dia melihat kebejatan ayahnya. untung saja shine sudah menemukan daddy pengganti yang tampan, perhatian dan memiliki segalanya yang bisa membuatnya hidup dengan nyaman." naura tersenyum kepada gladis,
"justru itu naura yang aku sangat khawatirkan. statusku dengan dia sangat jauh berbeda. aku seorang yatim piatu dan hidup tanpa keluarga. bukan juga terlhir dari keluarga yang kaya. sedangkan dia jelas dia adalah seorang anak yang lahir dengan pakaian sutra ditubuhnya. aku tidak mau menjadi kekurangan baginya. aku tidak mau malah membuat jelek namanya." begitu besar kekhawatiran gladis mengenai status sosial mereka yang bak bumi dan langit itu.
"jangan pernah mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi. aku dengar dari penjaga kamu adalah pawang dari macan hutan yang sangat buas dan tak kenal ampun. mereka semua berdyukur karena memiliki calon nyonya yang bisa meluluhkan hati bosnya dan menjadikan bosnya pribadi yang sangat baik. meski dia juga dikenal dengan royalanya, tapi tetap saja saat dia marah rasanya mereka seprti sedang berjalan di bara api yang sangat panas." cerita naura yang tidak sengaja menguping pembicaraan para anak buah jerry yang sedang menjaga mereka saat di rumah nenek gladis.
"benarkah? aku tidka tahu akan hal itu. dia memang sangat dingin kelihatannya dari luar, tapi sangat hangat ketika kita sudah sangat mengenal karakternya." gladis menjadi tersenyum.
tok tok tok terdengar suara ketukan pintu dan naura segera membukanya.
"nyonya dan bu naura di minta turun oleh tuan jerry. katanya tamunya sudah datang." kata dewi
mereka langsung menuruni tangga dan gladis melihat seorang pria yang sudah beruban dan memegang tongkat di tangannya. dia tidak tahu kenapa jerry ingin ada acara keluarga dan bilang akan memberinya sebuah kejutan.
"Ini dia gladis." jerry memperkenalkan gladis kepada pria beruban itu.
"Gladis." panggilnya kepada gladis.
gladis sasmar-samar seperti mengenal pria yang ada di depannya saat ini. dia berusaha mencari tahu di dalam memorinya, sebab wajahnya sangatlah familiar untuk dirinya.
"apa kamu sudah melupakan aku?" tanyanya dengan mata yang sudah berkaca-kaca.
__ADS_1
"abah?" gladis mencoba merab apa yang dia ingat tentang kenangan dengan kakeknya.
"benar sayang ini abah. abah mu yang begitu menyayangi dirimu." Mr. T langsung memeluk cucunya yang begitu sangat dia rindukan.
"maafkan abah yabgf baru bisa menemuimu. abah sudah mencari dirimu bertahun-tahun dan ternuyata baru bisa menemukanmu melalui pak jerry yang membeli tanah abah di desa berilmu."
"abah au menjual rumah abah dan nenek di kampung?" gladis terlihat sangat terkejut.
"bukan sayang, tapi tanah yang abah beli saat pulang dari amerika. abah membelinya dan sekrang menjualnya. abah benar-benar bersyukur tuhan mempertemukan kita lagi. abah ingin sekali melihatmu."
Abah adalah panggilan kesayangan gladis untuk kakeknya. karena dia berasal dari keluarga sederhana. gladis juga ingin memanggil kakeknya dengan cara sederhana, tapi jarang sekali orng menggunakannya. terdengar sangat isti,ewa alsan gladis memanggil kakeknya dengan sebutan abah.
jerry telah mene[ati janjinya dengan memberikan hadiah kejutan untuk wanita pujaan hatinya. " aku sudah memberikan hadiah kejutan untukmu. aku tak menyangka kamu adalah cucu dari seorang pria yang sangat kaya raya. dibandingkan dengan kekayaanku yang tak sebanding ini." jerry memuji abahnya gladis.
"kaya raya? maksudnya?" gladis tidak mengerti.
"abah bekerja keras setelah nenekmu tiada. kami dulu mencarimu kemana-mana, di tempat dulu kamu tinggal kami cari tidk ada. hingga akhirnya nenek meninggal karena sakit paru-paru. setelah hidup sendirian terasa kesepian, abah akhirnya merantau dan mendapatkan kesempatan untuk bekerja di sebuah perusahaan asing dan banyak dapat dipelajari di sana. setelah sepulubh tahun bekerja dan belajar. akhirnya abah membuka cabang snediri. dan ternyata perusahaan asing itu membutuhkan modal lebih. abah berinvesstasi di sana dan sekrang bisa seprti ini. perjuangan pasti akan membuahkan hasil. segala daya upaya yang kita kerahkan tidak akan sia-sia." tutur kakek gladis.
Gladis sangat berterima kasih kepada jerry yang telah mempertemukan kembali dirinya dengan sang kakek. dia sangat tidak percaya kalau bisa bertemu kembali dengan kakek tercintanya. gladis merasa dia semakin banyak hutang budi kepada jerry.
"aku bahagia jika kamu bahagia." bisik jerry di telinga gladis.
__ADS_1