Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )
SP 64


__ADS_3

~ Bukti nyata ~


Jerry sudah mendapatkan semua berbagai informasi tentang cucu perempuan dari Mr. T. kini dia kembali percaya diri dan kembali siap untuk berperang.


"kalian harus mengawasi dan membaca situasi dengan cepat. jika sesuatu terjadi kalian harus menanganinya secepat mungkin dan jangan sampai kalian lengah." pesan jari sebelum dia masuk ke dalam rumah Mr.T.


Satria dan Bimo langsung mengangguk. mereka mengerti apa maksud dari bosnya berkata seperti itu. karena ketika dia membawa informasi berarti dia siap melawan seseorang.


jadi masuk Dan disambut oleh beberapa anak buah dari Mr. T. Jerry dipersilahkan masuk ke dalam sebuah ruangan yang harus melewati beberapa lorong hingga akhirnya dia sampai di sebuah ruangan terpencil di dalam rumah tersebut.


"hebat juga pria ini yang membuat sebuah ruangan rahasia yang terpencil di dalam rumahnya." Jerry mengagumi kepintaran dari seorang pria yang baru dikenalnya.


Jerry melihat Mister T sudah berada di ruangan tersebut menunggunya. Jerry memperhatikan setiap interior yang ada di dalam ruangan tersebut dan dia mendapati bahwa ruangan tersebut adalah ruangan yang kedap suara. Jerry semakin mengerti dan semakin yakin bahwa pria paruh baya itu menyembunyikan bahwa dia sedang mencari keberadaan cucu perempuannya hal ini semakin membuat Jerry semakin tertarik.


" seperti yang kamu lihat dan kamu ketahui ruangan ini adalah ruangan rahasia yang kedap suara. Ada hal yang tidak bisa saya ungkapkan kepada orang lain, tapi karena kamu mengetahuinya dan kamu menginginkan tanah itu dengan memberikan saya bantuan. maka saya mempersilahkan kamu untuk mencarinya, karena sudah lebih dari lima belas tahun Saya Mencari keberadaannya.  namun, hasilnya nihil."


Jadi menjadi semakin mengerti situasi yang dihadapi oleh pria paruh baya ini karena memang jadi sudah mengetahui tentang hazel juga Papanya. Jerry juga paham sebagai seorang pengusaha besar atau pria yang sangat kaya raya pasti ingin melindungi keluarganya sama seperti Jerry yang ingin melindungi Gladis dan juga shine.


" Jadi apa yang sudah kamu dapatkan tentang keberadaan cucu saya?" Tanya pria itu tanpa basa-basi lagi.


" saya sudah menemukannya. hanya saja saya butuh kepastian dari anda, selesaikan dulu kesepakatan dengan notaris untuk penjualan tanah dan pengalihan nama anda atas nama saya. baru setelah itu kita akan kembali bertukar informasi. satu hal lagi! saya membutuhkan DNA anda untuk memastikan bahwa dia benar-benar adalah cucu anda." Pinta Jerry.


" kau bahkan belum memberikan bukti apapun kalau telah menemukan cucuku. sekarang anda berani memerintah saya dan ingin mengambil DNA saya?" Mr. T menuntut bukti.

__ADS_1


" bukti itu sudah ada di tangan saya. saya akan memberikannya kepada anda. silahkan anda lihat." Jerry memberikan ponselnya agar pria paruh baya itu agar dia bisa melihat kebenaran dari ucapan Jerry.


Jerry bukan orang yang mudah bermain-main dengan kata-katanya. dia tidak pernah menjilat ludahnya sendiri, hanya saja saat dia mencari keberadaan cucu dari pria paruh baya itu. dia sangat terkejut, ternyata orang yang dia cari begitu dekat dengan dirinya.


" kamu tahu di mana dia sekarang? benar ini adalah kunci yang dimiliki oleh Istriku yang diberikannya kepada putri kami. semudah itukah kau Mencari keberadaannya? Sebenarnya aku masih ragu, tapi karena bukti ini. aku akan berusaha percaya kepadamu. aku akan mengurus penyelesaian berkas-berkas penjualan dan kepemilikan atas namamu." Janji Mr. T.


Jerry tersenyum bahagia karena dengan dia menyatukan keduanya berarti Jerry mendapatkan bukan hanya dua poin tapi kemungkinan lima poin. Jerry benar-benar senang ketika benar bahwa kunci itu terkonfirmasi adalah milik dari cucu perempuan Mr.T.


Jerry keluar dari ruangan tersebut seorang diri,  sedangkan pria paruh baya itu masih berada di dalam ruangannya. setelah menelusuri lorong. Dia Kembali ke tempat di mana para penjaga berada.jerry bertemu kembali dengan satria dan bimo. Lalu dia tersenyum kepada keduanya. Satria dan bimo mengerti kode itu berarti mereka berhasil.


"Kalian segera jalankan rencana selanjutnya. Kita akan memberikan identitas baru untuk seseorang." Jerry kembali tersenyum senang.


*"Kamu akan segera bertemu keluargaku. Kamu tidak akan lagi sendirian. Kamu ternyata adalah seorang putri raja yang hilang. Sungguh aku tidak menyangka akan hal ini. Akan tetapi aku yakin ini adalah takdir kita. Aku berbisnis dengan kakekmu dan kamu akan bertemu dengannya. Berbahagialah mulai sekarang." *Jerry merasa dia menjadi orang yang sangat beruntung.


"Maaf pak Jerry, saya harus memandikan shine karena haru sudah sore." Gladis mengambil shine dari gendongan Jerry.


"Aaawh, apa yang kamu lakukan?" Gladis menjerit kesakitan.


"Maaf tidak sengaja. Jariku sedikit tersangka di rambutmu." Jerry berkelit dan langsung membalik badannya untuk kembali ke rumah.


Jerry menatap beberapa helai rambut yang ada di tangannya saat ini. dia berhasil mendapatkan rambut itu dan langsung memasukkan ke dalam plastik.


"Bawa ini ke rumah Mr. T. pastikan dia yang menerimanya bukan orang lain. dengar semua ini adalah rahasia. jangan sampai kalian ketahuan. saat satria menemui Mr. T. kamu harus berjaga di luar. mengerti?" tanya Jerry dengan sangat tegas.

__ADS_1


"Kami berdua mengerti. Kami pergi dulu." Satria dan Bimo langsung pergi ke kediaman Mr. T.


melihat semuanya berjalan dengan sangat lancar Jerry yakin kalau akan beres dalam beberapa hari. Jerry kembali ke ruang kerjanya dan membereskan beberapa hal yang akan mereka urus besok di kantor.


Satria dan Bimo sampai di kediaman Mr. T. mereka menemui Mr. T di ruangan kerjanya dan memberikan amplop coklat berisikan beberapa helai rambut untuk mereka jadikan sample DNA.


"Ini adalah rambut cucuku?" tanya Mr. T sambil memperhatikan baik-baik helai rambut yang ada di dalam plastik yang telah dia keluarkan dari dalam amplop coklat.


Mr. T menjadi sedikit berkaca-kaca. Dia sangat berharap bahwa sample ini bisa cocok dengan sample DNA-nya.


"Kalian akan mendapatkan kabarnya besok. Terima kasih atas usahanya."


Satria dan Bimo kemudian berpamitan dan keluar dari ruangan Mr. T.


"Semoga semuanya kembali berjalan lancar. Semoga itu cocok dengan DNA Mr. T." ucap Bimo saat mereka sudah keluar dari rumah besar pria paruh baya itu.


"Semoga saja. saya juga berharap semuanya lancar dan jika benar maka pak Wihardja tidak mungkin lagi menghalangi hubungan mereka. hanya saja Nona Hazel yang menjadi hambatannya." Cemas Rendy.


"Itu masalah mudah. kita punya bukti kejahatan mereka. dan kalau Mr. T telah merestui hubungan Pak Jerry dengan calon nyonya, sudah pasti semua akan menjadi lebih mudah." Ujar Bimo.


"Kamu benar Bimo. aku tidak terpikirkan sampai ke sana. Sudah kita sekarang segera kembali ke rumah. kita tunggu kabar baiknya besok." Harap satria.


Mereka semua berharap apa yang ada di pemikiran mereka semua sesuai dan mereka akan segera memulai hari penuh bahagia. karena mereka sudah tidak sanggup menghadapi sikap bosnya yang seperti macan hutan. Beberapa bulan kemarin sudah begitu damai dan bahkan tidak ada tanda-tanda taringnya akan keluar. hanya karena kedatangan wanita licik itu semua menjadi terkena imbasnya. mereka menjadi harus menghadapi bosnya yang dulu lagi. pemarah, tidak sabaran, tidak pernah bersikap lembut meski sebenarnya orang yang baik.

__ADS_1


__ADS_2