Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )
SP 48


__ADS_3

~ Mencari tahu ~


Jerry dipersilahkan masuk oleh wanita muda tersebut untuk menemui seorang wanita tua yang pikirannya sudah mulai tidak normal.


Jerry menyalami wanita tersebut dan memegang tangannya erat sambil dirinya berjongkok di kaki wanita tersebut.


"Nek, aku adalah Jerry. Aku seorang pria yang sedang mencari wanita yang begitu aku cintai. Dia pergi meninggalkan ku bersama seorang bayi yang begitu berharga dalam hidupku." Jerry terus berbicara tanpa menghiraukan apa wanita tua itu mendengarkannya atau tidak.


"Nek, wanita dan anak itu begitu berharga bagiku. Aku ingin nenek memberitahuku dimana dia berada saat ini." Jerry bahkan menitikkan air matanya.


"Mereka ada di desa berilmu." Sahut si wanita tua.


Jerry dan juga satria begitu terkejut ternyata nenek tersebut merespon semua cerita. Jerry langsung menghapus air matanya.


"Desa berilmu? bagaimana nenek tahu mereka berdua ada di sana?" tanya Jerry dengan sangat penasaran.

__ADS_1


"Aku dan neneknya adalah dua wanita desa yang begitu cantik. kami juga dua orang wanita yang sangat pintar di desa itu. Dulu kami sempat mengalami kesulitan di desa dan membuat beberapa orang dari kami tersingkirkan karena ulah desa tetangga. makanya sekarang di desa itu tidak ada yang boleh masuk kecuali menjadi pemilik tanah di sana. Neneknya dulu tidak mau meninggalkan desa. sedangkan aku meninggalkan desa karena tidak mau mati konyol di sana. Aku sangat menyayangkan keputusan sahabatku itu. Namun, aku tau dia wanita yang kuat. di bisa melewati kesulitan itu dan menikah dengan seorang pria di desa kami. Hanya saja putrinya menikah dengan pria berbeda desa sehingga dia diusir dan tinggal di desa ini." Ceritanya dengan sangat panjang lebar.


Jerry yang mengenal desa itu kini tahu kenapa tuan tanah itu sangat sulit sekali untuk melepaskan tanah yang begitu luas.


"Terima kasih atas ceritanya. Aku harap nenek tetap sehat dan panjang umur. aku akan membawanya pulang. aku akan memperlakukan dia dengan sangat baik." Janji Jerry.


"Jangan kamu ingkari janji itu. agar sahabatku bisa tidur dengan tenang di surga." Ujarnya sebelum Jerry meninggalkan rumahnya.


Jerry dan satria kembali ke apartemen. Di sana mereka mendiskusikan bagaimana caranya bisa memiliki tanah itu. Mereka bahkan belum menerima pesan apapun dari si tuan tanah.


"Mungkin karena menghindari pertikaian. yang saya dengar kampung sebelah masih mempertahankan tradisi mereka juga." info satria.


Satria sudah menyelidiki sekitaran kampung di dekat desa berilmu. dia ingin memastikan semuanya aman dan informasi yang mereka dapatkan bisa membantu mereka menjadi pemilik tanah.


Satria dan Jerry kembali menyusun rencana. mereka memiliki beberapa rencana besar dan kecil. memang jumlah mereka lebih sedikit, tapi Jerry tidak mau meremehkan desa tersebut. karena memang desa tersebut begitu berharga. jika sampai salah bertindak bisa jadi sasaran akan meleset dan tidak akan mendapatkan kesempatan kedua lagi.

__ADS_1


"Jangan sampai salah langkah. Kita pastikan dulu apa benar Gladis dan shine ada di sana. karena dengan begitu kita bisa menjalankan rencana kita dengan tepat." Jerry merasa kalau dia memang berjodoh dengan Gladis.


Bisnis dan wanita yang berharga dalam hidupnya keduanya berada di dalam lingkungan yang sama. Bisnis ini seakan memberi tanda kepadanya untuk datang ke desa itu. Ketertarikan dia terhadap desa itu memang cukup besar. dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.


Jerry juga menunggu balasan email yang dikirimkan oleh sekretarisnya di kantor. Dia ingin segera mengetahui ada apa tuan tanah itu memberinya sebuah kartu nama dan menginginkan dirinya untuk menghubungi.


"Masih belum ada kabar tentang balasan email dari tuan tanah itu?" tanya Jerry.


"Belum ada Pak. sekretaris juga belum menghubungi saya. apa perlu saya tanyakan kepadanya?" tanya satria.


Jerry hanya menggerakkan kepalanya ke kiri dan kanan. Gelengan kepala Jerry menandakan Satria tidak perlu menghubungi sekretaris terus menerus.


Jerry juga sedang memikirkan cara apa yang bisa membuat papanya sadar kalau wanita yang menjadi istrinya sekarang hanya seorang wanita yang biasa menjajakan tubuhnya untuk para pejabat kelas kakap.


"cari tahu juga siapa yang mengetahui kehidupan gelap ibu sambung ku. aku mau papa ku sadar telah memilih wanita kotor itu." Jerry sangat gemas karena papanya begitu gak terpengaruh dengan perkataannya saat terakhir mereka bertemu.

__ADS_1


__ADS_2