Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )

Sang Penari ( Kisah Seorang Singel Parents, Yang Menjadi Penari Malam )
SP 72


__ADS_3

~ Perasaan yang terungkap ~


Gladis yang sudah aman dan dalam kawalan anak buah satria dan bimo. Gladis dan Shine juga melakukan segala rangkaian pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter. Satria meminta dokter untuk memeriksa kondisi mereka berdua. inisiatif ini dia lakukan demi ketenangan bosnya.


"Saya sudah meminta mereka untuk diperiksa. Bos anda harus kuat demi melindungi mereka berdua." Satria berbisik ditelinga Jerry yang sudah tidak sadarkan diri dan siap dibawa ke ruang operasi untuk diambil timah panas yang menembus pundaknya.


Satria dan bimo menunggu di depan ruang operasi. mereka begitu khawatir dengan keadaan Jerry. bagi mereka Jerry adalah segalanya. Keluarga yang tidak ada hubungan darah, tapi selalu memperhatikan mereka semua.


"Aku berharap bos tidak mengalami hal buruk. Aku sangat ingin membalas semua kebaikan bos dengan menjaga keluarganya." tutur Bimo yang mulai melow.


"Kita doakan saja. aku yakin bos kita akan kuat. dia bukanlah laki-laki yang lemah yang mudah menyerah. apalagi dia pasti ingin melihat calon istri dan anaknya setelah penculikan ini." ujar Satria.


Kebaikan selalu akan menimbulkan kebaikan juga. Semua hal yang baik yang telah Jerry lakukan kepada setiap orang membuat mereka dengan tulus mendoakan kesembuhan Jerry. Mereka yang berada di luar dan sedang mengawal gladis dan shine, juga ikut mendoakan meski tak bersuara. Mereka mengkhawatirkan Jerry di dalam hati.


"Terima kasih dokter." ujar Gladis setelah dokter memeriksa Shine.

__ADS_1


"Sama-sama bu Gladis. Mulai saat ini terus berikan Asi anda. karena sepertinya dia cukup syok dan butuh ketenangan. dengan diberikan Asi dia akan menjadi tenang dan perlahan akan membaik seperti semula." ujar Dokter kepada Gladis.


"Baik dokter." Gladis menggendong kembali Shine.


"Hem, dokter. boleh saya bertanya?" ujar gladis.


"ada apa bu gladis?" dokter menatapnya.


"Saya mau bertanya tentang luka tembak, apa saja yang perlu diperhatikan dalam merawat bekas luka tembak?" tanya gladis.


Gladis dengan seksama memperhatikan dan menyerap semuanya ke dalam ingatannya. dia akan memastikan untuk merawat Jerry setelah pria itu keluar dari rumah sakit.


"Terima kasih atas informasinya dokter. saya izin pamit dulu." Gladis berpamitan.


"Istri yang sangat baik. dia terlihat begitu mengkhawatirkan suaminya. katanya suaminya tertembak saat menyelamatkannya. sungguh pasangan yang bisa saling memberi dan mengasihi." kagum sang dokter kepada sikap gladis kepada jerry.

__ADS_1


Seluruh rumah sakit dihebohkan dengan kedatangan Jerry dan Gladis karena luka tembak yang dialami oleh Jerry. dan karena dia diantar oleh salah satu warga desa perkebunan. Para suster mendengar cerita apa yang sebenarnya terjadi. hanya saja mereka menceritakannya kalau Jerry dan Gladis adalah pasangan suami istri. jerry pasti akan besar kepala karena tahu kalau dia digosipkan sebagai pasangan suami dan istri.


Sebagian anak buah Jerry masih tinggal di desa perkebunan yang menjadi tempat Hazel menyekap Gladis dan Shine. Mereka sedang berusaha meringkus Hazel. anak buah dari hazel dua orang sudah berhasil dibawa ke kantor polisi. sedangkan yang satu lagi sedang mereka cari. sebab pria itu tidak ditemukan di Tempat kejadian perkara.


"Kalian harus membuat hazel mengaku kalau dia yang telah menyekap calon nyonya kita dan calon anak bos." ujar salah seorang pria yang menjadi ketua pimpinan regu.


Mereka lalu melihat kalau Hazel sedang bersiap untuk melarikan diri. Hazel sudah nerasa ada yang aneh dengan rumah yang dia sewa untuk menyekap Gladis dan Shine. Hazel hendak keluar dari pintu dan dia akan bergegas untuk kabur. anak buah Bimo menghadangnya hingga dia tidak bisa memiliki celah untuk kabur.


"Cepat tangkap dia dan bawa dia ke hadapan Mr. T. kita akan membawanya ke rumah Mr. T. dia yang akan memberikan hukuman kepada nona Hazel.


Lima anak buah itu langsung menangkap Hazel dengan sangat mudahnya. dia dengan cepat di borgol dan digiring untuk masuk ke dalam mobil dan akan dibawa ke rumah Mr. T. Hazel terus memberontak. mulutnya yang tersumpal oleh kain tidak bisa digunakan untuk bicara. Hazel benar-benar frustasi dengan keadaan dirinya yang tertangkap dengan sangat mudah oleh anak buah Jerry. dia juga tidak bisa menemukan anak buahnya.


"anak buahmu sudah tertangkap dan sedang diintrogasi sekarang. sedang satu anak buahmu lainnya berhasil kabur, tapi kamu tenang saja. anak buahku sedang melakukan pencarian. mereka akan menemukan satu anak buahmu itu. dengan kesaksiannya. Bos kami tuan jerry akan lebih mudah untuk menghukum dirimu." beber anak buah satria dan bimo.


Hazel terbelalak dia terkejut dengan penuturan anak buah dari bimo. Dia ketakutan. dia takut seluruh indonesia akan tahu kalau dia yang membuat Gladis dan shine dalam bahaya.

__ADS_1


__ADS_2