Secret Of Love

Secret Of Love
PROLOG


__ADS_3

Namaku Gesya Anatasya Putri, umur 19th banyak orang yang berkata aku judes, sombong, cuek tapi kalo udah kenal sukanya bikin malu😁


Aku menyukai Rasya Andrian dari SMK, tapi dia gak pernah menganggapku lebih dari adik kelas. Lebih parahnya dia menyukai sahabatku dan menjalin hubungan dengannya Faizah Ariesta. Entah apa yang harus aku lakukan memilih merebutnya atau membiarkan dia bahagia dengan sahabatku, aku wanita normal yang bisa melakukan hal hal yang tak terduga. Rasya tampan, keren, dan idaman hingga menjadi incaran, sedangkan aku apa hanya butiran debu yang bisa melebur dengan mudah ketika angin besar menerpaku😢


Aku pernah pacaran dan rela melakukan apa saja untuknya tapi Tuhan berkata lain dia bukan jodohku, dia menikah dengan teman seangkatanku Rike Andiva. Padahal waktu itu ku denganya belum putus. Terbayang gak rasanya gimana? Menangis dalam diam dan mengutuknya dalam hati😭


Namanya Raka Handika, dia dari keluarga kalangan atas. Orang tua Raka baik denganku dan tak ada kata penolakan dalam hubunganku, tak pernah memandang statusku tapi entah kenapa dia harus menikah dengan Rike. Rike musuh besarku dan selalu bersaing dalam hal apapun, meski terkadang dia melakukan dengan curang. Selain itu keluarga Andiva sangat berpengaruh di kota M ini hingga siapapun yang mengusiknya, tak segan untuk mempertaruhkan segalanya walaupun itu nyawa.


To the point


Ditahun 2018 aku lulus dari SMK swasta di kota M, aku berniat untuknya tapi sebenarnya aku ingin kuliah tapi itu tidak memungkinkan karena keluargaku terkendala oleh biaya. Apalagi adikku Pevita kirana Putri harus masuk SMK. Ya kita hanya berbeda 4 tahun saja, sifatnya kita cenderung sama tapi fisik kita sangatlah berbeda, Pevita baik, cerewet, mudah akrab, dan ramah.


Aku hanya tinggal dengan ibuku Siska Andita. Ibuku single parent, dia selalu bekerja keras untuk membiayai hidup kami. Seorang ibu pasti akan melakukan apa saja untuk anaknya meski harus mengorbankan hidupnya. Sedangkan ayahku Andika Sukma, entah kemana keluargaku ditinggal olehnya sudah bertahun tahun sejak umurku 4 tahun hingga sekarang tak pernah bertemu apalagi menafkahi.


Setelah lulus aku berencana bekerja di kota S tapi aku gak rela meninggalkan ibuku dan adikku. Berat rasanya mungkin karna ini akan memakan waktu lama untuk bertemu. Sebelum berangkat kami sekeluarga menghabiskan banyak waktu dan membuat kenangan yang indah walau aku sebenarnya akan berangkat bekerja bukan untuk meninggalkannya.


Di bulan juli aku pergi ke kota S dan tinggal dirumah saudaraku. Aku diterima kerja di salah satu konter cabang daerah P. Sejak bekerja aku tak pernah bertemu dengan Rasya sehingga membuatku perlahan melupakannya. Aku dengar dia sudah putus dengan Faizah tapi aku tak pernah menanyakan pada Faizah karna hubunganku dengannya berantakan karna keegoisanku.


*Flashblack


Danica Indah "Sya, kamu tau gak kalo Izah kemarin ketemu dengan Rasya?"


Aku "Oh ya? Bagaimana kamu tau?"


Danica "Kemarin aku nganterin dia"


Mendengar jawaban Danica aku hanya memangut mangut saja.


Irinsya Parmita "Oey lagi gosipin apa?"


Danica "gosipin temen kita yang punya pacar sendiri nih" sambil melirik Faizah


Irin "What? Maksud kamu Izah sama Rasya?"

__ADS_1


Danica "Siapa lagi😩"


Faizah "Sya kenapa diam saja? Apa kamu sakit" ucap Izah sambil memegang keningku


Aku "Gak papa lagi gak mood aja" berjalan meninggalkan mereka


Irin "Kenapa Gesya ya?"


Danica "Entahlah, aku bingung"


Disisi lain aku menangis dengan apa yang barusan aku dengar, dadaku terasa sesak. 'Itu masih belum seberapa Sya kamu belum liat langsung. Aku yang dulu mencintainya kenapa harus Izah yang mendapatkannya, bagaimana caranya aku harus membuat mereka pisah. Jika aku gak bisa bersanding dengan Rasya, Izah pun begitu' ucap dalam hatiku.


Keesokan harinya


Aku "Zah Renaldi inbox aku nih jelek jelekin kamu" Renaldi teman geng Rasya


Danica "cobak liat" aku memberikan hpku pada Danica.


Irin "Jahat ya Renaldi tapi kita harusnya sabar."


Danica "Sabar kok terus Rin"


Kemudian Faizah dan Rasya datang


Rasya "Temanku siapa?" tanyanya padaku.


Aku "Tanya saja sama temanmu semua" langsung meninggalkannya


Izah "Sya aku capek kalo begini terus, aku selalu dibully oleh fans mu juga dengan temanmu. Kita akhirinya saja ya kayaknya kita lebih pantes jadi temen."


Rasya "Jangan menyerah Zah, aku mencintaimu" ucap Rasya dan memeluk Izah


Izah "Sorry Sya aku gak bisa, selamat tinggal semoga kau bahagia" ucap Izah dan melangkah pergi dengan tangisan.

__ADS_1


'Maafin aku ya Zah, aku harus melakukan ini semua' ucapku dalam hati.


Aku mengejar Izah yang menghampiri Danica dan Irin.


Aku "Zah?"


Izah "Kamu puas kan Sya?" nada bentaknya


Danica "Izah maksud kamu apa jangan bentak Gesya, dia gak salah tau!"


Izah "Gak salah? Cobak tanya dia apa yang dia lakukan!"


Irin "Apa maksudmu Zah?"


Izah "Aku udah tau dari awal kalo dia suka sama Rasya, dia juga yang membuat hubunganku dengn Rasya hancur seperti ini!"


Aku "Jadi kamu tau kalo aku suka sama Rasya?"


Izah "Ya kenapa? Kaget? Dari pancaran matamu terlihat Sya? Memangnya aku bodoh?"


Irin "Kamu tau Gesya suka sama Rasya, kenapa masih kamu terima Rasya jadi pacar kamu. Kamu tau kan akhirnya jadi begini hubungan persahabatan kita akan ada duri? Apa kamu memang mau hubungan kita hancur?"


Izah "Aku iri dengannya selalu mendapat perhatian sebenarnya apasih kurangku hiks hiks"


Danica "Gila lo Izah, hanya karna iri lo bisa begini?"


Izah "Sekarang kita, kamu sudah gak ada ya yang ada hanya lo😒?"


Aku "Zah aku minta maaf tapi aku gak tau kalo kamu selama ini iri denganku"


Izah "WTF lo semua!! Mulai hari ini kita bukan sahabat lagi, lakukanlah semau lo lo lo semua! Dan anggap kita gak pernah kenal!"


Flashback Off

__ADS_1


__ADS_2