Secret Of Love

Secret Of Love
Antusias


__ADS_3

Kulihat wajahnya memerah dan ada suara tertahan disana. Apakah dia terangsang? Cihh rasain hahaha.


"Kamu kenapa Sya? Wajahmu memerah apa kamu sakit? Puft..puft" aku menahan suara tawaku


"Kamu kucingku yang liar berani sekali menggodaku?"


"Siapa yang menggodamu, aku hanya melakukan apa yang kamu perintahkan"


"Kamu tahu, kucingku kamu telah menyalahkan api dalam tubuh kamu juga harus memadamkan" senyum menyiringai



"Baiklah, aku akan tanggung jawab"


"Serius kamu? Baiklah kemari" dia sangat antusias


"Sebentar aku akan menelfon seseorang"


"Siapa?"


"Pemadam kebakaran untuk memadamkan apimu, hahahha whleee😝" aku segera kabur dari dia sebelum menerkamku.


"Gesya, awas ya kamu. Aku akan beri kamu


pelajaran nanti"


"Hahaha rasain"


Aku kembali ke ruang tamu tapi aku tidak melihat orang tua Rasya. Aku clingak clinguk kanan kiri tapi tetap saja tidak menemukan mereka.


'Kemana ya tante sama om? Oh tidak jangan jangan aku kena jebak' gumamku

__ADS_1


"Mau lari kemana kamu" dia memelukku dengan erat


"Rasya, lepaskan aku"


"Tidak, aku akan menghukummu"


Dia membalikkan badanku dan mulai menciumku. awalnya hanya kecupan hingga berubah menjadi lumatan.


"Hem hem, lebih baik kalian melakukan itu dikamar saja" sontak membuat kami terkejut dan melihat pada arah deheman itu. Aku melihat orang tua Rasya dan juga kakaknya Randy Andrian.


Aku segera menjauh dari Rasya, aku sangat malu kenapa bisa seceroboh itu, rasanya aku ingin menggali lubang saja untuk mengubur diriku saat ini.


Kulihat Rasya juga tampak malu wajahnya memerah. Aku kembali melihat pada orang Rasya mereka hanya tersenyum dan kakaknya juga.


"Eh, kak Randy? Kapan pulang kak?" aku mencoba mengalihkan perhatian


"Barusan Sya, saat kamu berciuman dengan Rasya" wajahku seketika merona mendengar ucapan vulgar kak Randy


"Eh, aku gak tau kalo kakak datang"


"Iya kak, maaf" aduh kenapa aku berasa muka tembok ya gak tau malu tetep saja melawan kak Randy, ya sudah sudah terlanjur.


"Kakak kita udah lama gak ketemu ya kak?"


"Iya ya Sya, kamu makin cantik dan manis"


"Kakak tau kakak juga lebih tampan dari sebelumnya"


Aku tidak bisa berbohong, Kak Randy makin tampan dan imut saja makin lama. Sudah punya pacar belum ya, dia tampannya melebihi Rasya entah kalo sifat mesumnya itu. Dia terlihat lebih mudah dari adiknya, sangat cute hanya saja lebih keren Rasya yang cool dia lebih terlihat hot.


__ADS_1


"Oh ya kak, udah punya calon belum?"


"Hem hem" deheman Rasya


"Belum Sya, kenapa mau daftar?"


"Boleh juga kak, kakak lebih humoris, tampan dan cute dari adik kakak"


"Hem hem" deheman Rasya kembali


"Eh kak, nanti ada acara gak?"


"Gak ada, kenapa? Mau jalan?"


"Iya kak, ayo udah lama gak jalan sama kakak, aku kangen"


"Entar sore aja ya Sya"


"Siap kak"


"Hem hem" ketiga kalinya Rasya berdehem. Orang tua mereka hanya tersenyum geli melihat sikap kedua anaknya itu, yang satu antusias dan satunya cemburu😆


"Jam berapa kak nanti"


"Terserah kamu saja"


"Oh ya kak, nanti kita nonton film terbaru aja kak, hari ini keluar"


"Boleh juga, udah lama gak nonton aku"


"Nanti aku pesenin tiketnya ya?"

__ADS_1


"Iya, aku terserah kamu"


"Hem hem hem, kacang mahal kacang mahal. Mau beli terserah gak beli juga berserah. Mahal mahal" ucap Rasya dengan meninggalkan kami.


__ADS_2