
Sore harinya Gadis dan Irfan sudah berada dirumah Wisnu, kemudian Gadis pun menelfon Bastian sesuai arahan kedua temannya itu.
Tut...Tut..Tut..
Panggilan tersambung tapi belum ada jawaban dari Bastian, Karena Bastian sedang berada di panggilan lain.
Hingga dering terakhir, barulah terdengar suara.
*Hallo Sayang
#iya, kamu lagi dimana Bas?
*aku lagi dirumah, maaf tadi Kakak telfon dis
#Ohh iya, gini Bas, Aku ngirim paket buat kamu, tapi paketnya dititipin dirumah Wisnu, tadi Wisnu ngabarin, kalo kurirnya titip paket dirumahnya.
*hah? paket apa sayang?
#ada deh, yaudah kamu buruan ambil sana !
*iya iya, aku kesana dulu kalo gitu ya
Panggilan pun terputus, Wisnu menyuruh Irfan untuk sembunyi di kamarnya. sedangkan Gadis dan Wisnu menunggu kedatangan Bastian.
Rumah mereka memang agak jauh, sekitar 10 menitan dari rumah Bastian.
Tak lama suara motor pun terdengar di depan, dan itu adalah Bastian. Ia mengetuk pintu, dan langsung dibuka oleh Gadis.
"Kejutaaaaaaaaaannnnn........." ucap Gadis ceria
Seketika Bastian seperti orang linglung, ia diam saja di depan pintu sambil menatap Gadis.
"Bas ! kamu ga seneng ya aku pulang" sentak Gadis
"Eh, gak. Seneng kok sayang aku cuma kaget aja tiba-tiba kamu disini" jawabnya kemudian
" Beneran???" tanya Gadis
__ADS_1
Bastian hanya mengangguk sambil tersenyum kaku.
"Dimana Wisnu ?" tanyanya sambil ikut duduk disebelah Gadis
"Wisnu ada lagi bikin minum kayaknya" jawab Gadis
"kamu kapan pulang? kok gak ngabarin aku dulu, kan bisa aku jemput" kata Bastian
"ya kalo bilang gajadi ngasih kejutan dong..
Oh iya ni ada oleh-oleh buat kamu"ucap Gadis sambil memberikan paperbag
"apa nih ..makasi ya sayang"
Wisnu pun keluar dengan membawa minuman.
"cieilehh, yang pacarnya pulang pasti seneng tuh?" ucap Wisnu
Ia tahu bahwa Bastian saat ini sedang bingung karena Gadis pulang otomatis dia tidak bisa bertemu Sarah dengan leluasa
"haha makanya lu buruan punya cewe Napa nu?" ucap Bastian
"CK,, gabakalan ada itumah.. Gadis hanya untukku seorang" ucap Bastian dengan pedenya
Irfan yang sedari tadi menguping dari kamar, menahan tawa mendengar penuturan Bastian.
Tiba-tiba tangan Gadis terulur akan meraih ponsel Bastian yang diletakkan di meja.
"pinjem Hp mu sebentar dong Bas?"tanya Gadis
Dan cepat-cepat Bastian menepis tangan Gadis
"Eh, jangan sayang hp ku lowbet loh" kilah Bastian
"Masa sih? coba liat" tanya Gadis lagi
"beneran kok" kata Bastian tidak memperlihatkan Handphone nya tetapi malah memasukkan nya dalam saku.
__ADS_1
"CK,,, pelit deh padahal cuma sebentar aja" kata Gadis dongkol sambil melipat tangannya didada
Kemarin ia melihat foto mesra Bastian dan Sarah, tapi tidak sesakit saat ini, namun ia mencoba untuk menahan Emosinya.
Wisnu pun mempersilahkan minum untuk mengurangi kecanggungan diantara kedua temannya.
"Dis, masa Bastian aja sih yang lu kasih hadiah?!" tanya Wisnu mencairkan suasana
"CK,, tenang aja nanti kalo gue udah balik gue kirimin dari sana deh"
"wihh, beneran ya ! awas kalo boong" kata Wisnu
"sayang udah sore, ayo aku anter pulang" ajak Bastian
"kamu pulang aja dulu, aku kan bawa motor sendiri" kata Gadis agak ketus karena masih merasa jengkel
"trus kamu mau berduaan sama Wisnu gitu?! ayok ah pulang, nanti aku ikutin dari belakang" ajak Bastian memaksa
Gadis menatap Wisnu yang ada didepannya, Wisnu pun mengangguk tanda agar Gadis setuju. tentu saja Bastian tidak tau saat Wisnu mengkode. hehe
"yaudah Nu, gue pulang dulu ya thanks" kata Gadis
"Oke siap !" ucap Wisnu singkat
Gadis pun pulang diikuti oleh Bastian, Gadis terpaksa meninggalkan Irfan agar rencananya tidak ketahuan.
Bastian hanya mengantarkan sampai gang masuk ke desa Gadis, dia belum pernah kerumah Gadis, malu katanya.
Berbeda dengan Irfan, Mamat dan Udin yang sudah terbiasa main kesana dan bertemu kakek, nenek Gadis.
...*********...
...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa π...
...Terimakasih yang sudah berkenan memberikan like, gift, dan vote π...
...Semoga rezekinya tambah lancar π...
__ADS_1
...Happy reading πΌπΌπΌ...