
Skip . . Skip . . skip
Tania sudah seminggu ini tidak masuk sekolah, namun surat keterangan sakit baru Gadis baca kemarin diatas meja guru, entah pada siapa Tania menitipkannya.
Gadis sungguh khawatir terhadap Tania, dia penasaran sakit apa sampai seminggu ini ia tidak masuk sekolah.
Saat jam istirahat Gadis menemui Yohan dan menceritakan tentang Tania, kemudian ia mengajak Yohan untuk menjenguk Tania, karena Yohan tau alamat rumah Tania.
"Nanti kalau disana ada Rio gimana dis?"tanya Yohan
"Yaudah sih, bilang aja kita disuruh pihak sekolah, buat jenguk Tania gitu"
"Tenang aja, kalau lu sampe di apa-apain sama teh Rio, gue yang pertama ngelindungin lu, gimana! ayolah semua demi Tania, cintamuh"
"Ish apaan?!" Yohan berusaha menampik perkataan Gadis
"CK,, gausah ngeles lagi deh lu, gue udah tau kok kalo selama ini lu suka kan sama Tania, tapi lu Cemen ga berani nyatain makanya keburu di srobot teh Rio"
Yohan tidak menjawab, ia hanya cengar-cengir.
Dengan berat hati Yohan pun mengiyakan permintaan Gadis, dan rencananya besok mereka akan menjenguk Tania.
"Oke, besok gue mampir ke rumah lu"
"Iya-iya Mak lampir"
.
.
Keesokan harinya Gadis sudah keluar dari rumah Jay kurang lebih pukul 09.00, Alan menawarkan tumpangan untuk pulang, namun Gadis menolak karena ia akan pergi ke rumah Tania yang arahnya berlawanan.
"lu beneran gamau gue anterin pulang?"tanya Alan
"Engga, gue mau jenguk temen gue soalnya sama penguasa bumi" jawabnya
"udah izin Ayah lu belum?"
"Udah kok yaudah gue cabut dulu, kalian hati-hati ya, bay" kata Gadis melambaikan tangan kepada Alan dan Edo
__ADS_1
Gadis berjalan ke rumah Yohan, dan kebetulan ibunya sedang berada di teras.
"Assalamualaikum Bu, Yohan nya ada?!" tanya Gadis sopan
"Walaikumsalam, eh nak Gadis..
Lho, Yohan sudah berangkat 10 menit yang lalu katanya mau nunggu kamu di depan tadi. Ibu kira nak Gadis sudah datang, makanya ibu lihat Yohan sudah tidak ada"
"didepan mana Bu?"
"ya itu depan, seberang jalan nak"
"kemana tuh anak? masa ninggalin gue, kan gue gatau rumah Tania dimana?!" batin Gadis
Gadis pun mengecek ponselnya, ternyata ada pesan dari Yohan,
"aku duluan kesini tadi kamu nyusul aja, alamatnya udah aku kirim"
"sialan gue ditinggalin sama tu anak, hmm pasti dia udah kangen banget tuh sama Tania" ia berucap dalam hati sambil tersenyum
"Bu kalo gitu Gadis berangkat dulu ya, ini Yohan sudah memberi kabar Assalamualaikum"
"Baik Bu"
Gadis pun menyeberang jalan dan menunggu angkot, tanpa menyetop tiba-tiba ada angkot yang berhenti didepannya, dan tanpa berfikir panjang Gadis masuk dan menyebutkan alamat yang dikirimkan Yohan tadi kepada sopir angkot.
selama di dalam angkot perasaan Gadis tidak enak, pasalnya hanya dia saja penumpang perempuan dan ada 2 penumpang laki-laki, belum lagi sepanjang jalan yang di lewatinya adalah hutan, Namun ia mencoba berfikir positif.
Setengah jam perjalanan, tiba-tiba Angkot berhenti diujung hutan, dilihatnya sebuah rumah mewah dengan pagar besi yang lumayan tinggi.
"beneran disini mas alamat yang saya kasih?"
"Iya, memang hanya ada satu rumah disini, coba masuk aja buat memastikan!"
Gadis mengangguk kemudian ia berjalan kerumah tersebut,
Ia sejenak mengamati rumah dan sekelilingnya.
Sebelum masuk Gadis menelefon Yohan terlebih dahulu.
__ADS_1
Berdering namun tak kunjung diangkat, Gadis pun menekan tombol merah karena kesal, dan tak lama terdengar suara notifikasi pesan
"Masuk aja, aku ada di dalam"
"CK,, kenapa ga mau ngangkat telefon gue sih ni anak?!"kesal Gadis
"mba silahkan masuk, mas Yohan nya ada di dalam"tiba-tiba ada seseorang dari balik gerbang yang menyuruhnya masuk
"Ehh,, iyaa pak...."
Gadis pun masuk setelah dibukakan pintu, ia mengikuti langkah seorang pria berseragam satpam itu.
Namun anehnya, ia tidak diajak masuk rumah lewat pintu utama, melainkan berjalan ke arah Garasi.
Gadis melihat beberapa mobil terparkir disana, ada juga beberapa motor sport.
"kok aneh yaa, ini beneran rumah Tania bukan sih" sambil berjalan ia terus bertanya-tanya dalam hati
"Kalau bener sih, keren juga bokap nya Tania punya koleksi motor sport"
"Eh tunggu-tunggu, kok yang ini gue kaya ga asing sih, punya siapa ya" Gadis mencoba mengingat-ingat
Pak Satpam menyadarkan lamunan Gadis, kemudian ia menyuruh Gadis untuk masuk kedalam sebuah ruangan yang ada di garasi tersebut.
Dengan ragu-ragu Gadis perlahan membuka pintu tersebut,
Ceklek !
"Penguasaaaa Bumiiiiiii" teriaknya saat melihat Yohan
...*********...
...Hmm, kira-kira apa yang dilakukan oleh Yohan sehingga Gadis berteriak seperti itu? Atau apakah ada sesuatu yang terjadi dengan Yohan?!...
...Hmm...Yuk tunggu kelanjutannya,...
...sebelum itu, jangan lupa berikan like setelah membaca yaa 💕...
...Bila berkenan berikan gift agar Othor semangat update nya ...
__ADS_1
...Terimakasih 🙏😍...