Secret Of Love

Secret Of Love
Episode : Rencana selanjutnya


__ADS_3

Saat Gadis pulang, Syifa juga terlihat masih duduk menunggunya diteras rumah.


"Mba masih disini ? " tanya Gadis yang baru tiba


"Engga, tadi mba udah pulang, baru aja datang. Kamu tadi kemana" tanya balik Syifa


"sama Irfan mba kerumah Wisnu, tadi kan Bastian bilang kalau dia kesana, tapi ga ada tuh. Padahal wisnu juga dari pagi dirumah" jelas Gadis


Syifa menghela nafas panjang


"hmm...sudah kita masuk rumah dulu makan yuk, ini mba bawakan sayur"


"ayolah mba, makasi ya. Oh ya nenek udah pulang belum?"


"Belum pulang dari tadi"


Mereka berdua pun masuk rumah kemudian makan bersama.


.


.


.


Keesokan harinya, Irfan datang kerumah Gadis Untuk memberitahukan sesuatu hal. Namun yang dicari tidak ada dirumah, Gadis sedang dirumah Syifa.


Alhasil, Irfan pun memilih menunggu di teras sambil ngobrol dengan kakek Gadis.


"Gadis bawa handphone tidak ya kek?" tanya Irfan


"koyone gowo le telpunen wae (kayaknya bawa nak, ditelfon saja)" jawab kakek

__ADS_1


Irfan pun mendial nomor Gadis, tersambung cukup lama namun akhirnya diterima juga oleh Gadis.


Gadis pun berjalan pulang tanpa mematikan panggilan dari Irfan, tangan satu membawa semangkuk sayur dan yang satunya lagi memegang handphone yang ditempelkan di telinganya.


"Widihhh, semingit bener lu pagi-pagi udah sampe sini fan ! ayo masuk" ucapnya sambil masuk rumah


"Ayo mlebu le dijak mlebu koncomu kui lho (ayo masuk nak, itu lho diajak masuk temenmu)" kata kakek sambil berdiri


Irfan pun masuk rumah mengikuti kakek.


Gadis tadi membawa semangkuk sayur yang diberikan oleh Ibu Syifa, biasanya walau Gadis tidak ada pasti Syifa yang mengirim sayur kerumah nenek, karena nenek jarang masak dan nenek banyak menghabiskan waktu di ladang.


Walau begitu seringkali nenek juga memberikan hasil panennya kepada Ibu Syifa, berupa sayur-sayuran, beras walaupun tak seberapa.


Mereka pun mengajak Irfan untuk sarapan bersama.


Gadis makan dengan lahapnya.


"mba mu ga ikut sarapan disini dis?" tanya nenek


Setelah sarapan kakek dan neneknya pamit untuk pergi ke ladang.


"nenek ke ladang dulu dis, temennya diajak ngobrol diluar saja tidak enak dilihat sama tetangga" ucap nenek


"Iya Nek beres, nenek tenang aja Gadis ga akan macam-macam kok" kata Gadis


Gadis dan Irfan pun ngobrol diluar, Irfan memberitahu Gadis bahwa Wisnu sudah punya bukti kalau kamaren Bastian pergi bersama Sarah.


Irfan pun mengirim foto Bastian dan Sarah kepada Gadis.


Expresi Gadis terlihat biasa saja, ia sudah tidak syok seperti kejadian tempo lalu.

__ADS_1


"Kuatin hati lu dis" kata Irfan memberi semangat


"tenang aja, gue ga akan nangis lagi kan gue udah janji sama lu ! dan juga gue sadar orang yang sekali selingkuh, walau dikasih kesempatan berapa kali pun bakalan kembali selingkuh" ucap Gadis tegar


"lu bener banget dis, Oya gue sama Wisnu punya rencana selanjutnya kalau lu setuju!" kata Irfan


"apaan tuh?!"tanya Gadis penasaran


Irfan pun memberitahukan misi selanjutnya.


cieileeehhh udah kaya detektif aja si Irfan haha


"boleh juga, tapi gue udah ga sabar pengen bongkar kebohongan mereka" ucap Gadis


"ya sabar dulu, setelah ini berhasil baru deh kita bongkar.


Yaudah gue pulang dulu, nanti kabarin gue ya ! ingat lu harus bersikap biasa dan gatau apa-apa, jangan menimbulkan kecurigaan" kata Irfan panjang lebar


"siap komandan !" ucap Gadis sambil hormat kepada Irfan


"eh, fan tapi jangan sampai Mamat tau tentang ini ya, bisa babak belur tu Bastian" imbuh Gadis lagi


"CK,, biarin aja Napa? biar Bastian tau rasa, karena udah nyakitin lu, kan bagus tu mukanya pada bonyok-bonyok gitu hahaha" kata Irfan terkekeh


"hish, entar ujung-ujungnya Mamat juga yang kena kasian!"


"iya-iya gue paham kali, yaudah bay !"


"Yoi hati-hati, makasi ya" ucap Gadis sambil melambaikan tangan


...*******...

__ADS_1


...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa 💕...


...Terimakasih 😍🙏...


__ADS_2