
Hari ini adalah hari keempat Gadis berada di desa.
Hari ini juga ia ingin mengakhiri sandiwara nya pada Bastian yang berpura-pura tidak tahu akan perselingkuhannya.
Pagi-pagi sekali Bastian menelfon Gadis, ia mengira Bastian akan mengajaknya jalan-jalan, namun perkiraan nya salah.
Ternyata Bastian hanya menanyakan kira-kira kapan ia akan kembali ke kota. Gadis pun bilang ia akan liburan disini selama 2 Minggu.
*Baiklah sayang, karena kamu masih lama dirumah.
kita jalan-jalan lain waktu dulu ya, soalnya hari ini aku mau nganter Ibu aku belanja.
Setelah itu panggilan pun terputus.
Gadis menghembuskan nafasnya kasar
"ternyata semudah itu Bas kamu nglupain aku, kupikir kebersamaan kita selama 2 tahun itu bukan waktu yang singkat, tapi okelah kalau itu mau kamu, lagian juga usia kita ini belum pantas untuk merajut hubungan yang lebih serius"
ucap Gadis dalam hati menyadarkan dirinya sendiri
Ia beralih membuka grup yang selama beberapa hari ini ia abaikan
*Hampa Tanpamu*
D : dis kamu apa kabar? kok ga ada nongol
A : dia mah gitu bang, baru berapa hari disana udah nglupain kita
E : iya nih dis, kamu kemana sih ga ada bales chat kita
__ADS_1
V : mungkin Gadis lagi sibuk berenang tu di kaliπβοΈ
E : kayaknya asyik juga tu bang hahaha gue jadi pengen ikut
A : iya tuh berenangnya sama ayangnya pasti π
Itulah beberapa chat terakhir yang dikirim oleh sahabat-sahabatnya, Gadis pun tersenyum membaca chat dari mereka. Namun saat membaca chat terakhir dari Alan, ia jadi ingat harus segera bersiap dengan misi selanjutnya. Cieilehhh
G : hah? gue jadi rindu kalian bangett... tunggu aku balik ya π. ππ
Ia menyempatkan membalas pesan mereka agar tidak khawatir. Setelah itu ia menghubungi Irfan.
.
.
.
Jadi hari ini mereka bertiga membuntuti Bastian.
Seperti beberapa hari yang lalu, saat Gadis dan Irfan menanyakan keberadaan Bastian yang katanya mengajak Wisnu memancing, Wisnu pun penasaran kemudian menyadap lokasi Bastian dan mengikutinya.
Ternyata ia pergi bersama Sarah ke taman yang berada diujung desa. Disana ia mendapatkan beberapa bukti berupa foto dan juga pembicaraan mereka berdua yang berhasil Wisnu rekam.
Setelah itu ia mengirimkan nya kepada Irfan, dan Irfan memberitahu Gadis. Karena fakta itulah Gadis benar-benar ingin mengakhiri hubungan nya hari ini juga.
Saat ini Bastian dan Sarah berada di sebuah taman yang letaknya di pusat kota.
Wisnu, Irfan dan Gadis pun segera menyusul, Perjalanan kesana membutuhkan waktu setengah jam.
__ADS_1
Tiba disana mereka langsung mencari keberadaan Bastian dan juga Sarah, mereka bertiga tak lupa memakai masker dan juga topi.
"Nah, itu mereka dis ! lu mau langsung nyamperin atau gimana?" ucap Irfan memberitahu keberadaan orang yang mereka cari tengah bermesraan
"iya gue mau langsung kesana aja" kata Gadis
"lu harus kuat ya, jangan sampe lu nangis didepan Bastian, kalo mau nangis entar di pelukan ku ajah" kata Wisnu menggoda
"Yee lu mah ngambil kesempatan dalam kesempitan nu"ucap Irfan
"hehe sedikit" Wisnu nyengir
"udah lu siapin semua kan semua bukti ? kita dengerin dan pantau lu dari sini kok jadi tenang aja, kalo mereka macam-macam kita langsung kesana oke !"kata Wisnu sambil menunjukan alat sadap yang sudah ia pasang di Handphone Gadis
Gadis hanya mengangguk.
Ia menarik nafas beberapa kali lalu menghembuskan nya perlahan, lalu ia berjalan menuju tempat Bastian dan Sarah.
"kok jadi gue ya yang deg-degan" ucap Irfan
"sama ! kok gue jadi ngerasa kita lagi jadi Host di acara "Katakan Putus" trans tv ya fan" ucap Wisnu datar mengkhawatirkan Gadis
"hahahahah, beneran deh nu bener kata lu" kata Irfan terkekeh
...***********...
...jangan kan kamu fan, aku yang nulis aja juga ikut deg-degan hehehe...
...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa π...
__ADS_1
...Terimakasih ππ...